PENDAHULUAN
Mata kuliah ini membahas tentang metode dasar MIPA (metode ilmiah) dalam penyelesaian masalah dan cara/teknik menyusunan kesimpulan berdasarkan kaidah penalaran (logika matematika) yang benar. Dalam kajian ini juga mencakup tentang konsep dasar sain dan perkembangannya terkini.
Pelatihan Kepala Laboratorium IPA dirancang untuk mentransformasi seorang tenaga pendidik IPA menjadi manajer operasional yang handal dan visioner di laboratorium. Melalui pelatihan ini, peserta akan dibekali dengan kompetensi, antara lain (1)Â Manajerial dan Administrasi Laboratorium, (2)Â Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di Laboratorium dan (3)Â Pengembangan Keilmuan, khususnya pada pengintegrasian fungsi laboratorium dengan kurikulum untuk menciptakan pengalaman belajar yang eksploratif bagi siswa.
Yuli Arti, M.Pd. 1199607172024102001
Teacher
Prof. Dr. Insih Wilujeng, M.Pd. 196712021993032001
Teacher
Dr. Drs. Yusman Wiyatmo, M.Si. 196807121993031004
Teacher
Dr. Maryati, S.Si., M.Si. 197202192000032003
Teacher
Prof. Dr. Tien Aminatun, S.Si., M.Si. 197207021998022001
Teacher
Dr. Ixora Sartika Mercuriani, M.Si. 197309232005012001
Teacher
Dr. Kuswari Hernawati, S.Si., M.Kom. 197604142005012002
Teacher
Dr. Pujianto, S.Pd., M.Pd. 197703232002121002
Teacher
Husna Arifah, S.Si., M.Sc. 197810152002122001
Teacher
Denny Darmawan, S.Si., M.Sc. 197912022003121002
Teacher
Dr. Evy Yulianti, S.Si., M.Sc. 198007262005012001
Teacher
Dr. Agung Wijaya Subiantoro, S.Pd., M.Pd. 198101272005011002
Teacher
Dr. Sabar Nurohman, S.Pd., Si., M.Pd. 198106212005011001
Teacher
Dr. Erfan Priyambodo, S.Pd.Si., M.Si. 198209252005011002
Teacher
Susilowati, S.Pd.Si., M.Pd.Si. 198306232009122005
Teacher
Purwanti Widhy Hastuti, S.Pd., M.Pd. 198307302008122004
Teacher
Prof. Dr. Asri Widowati, S.Pd.Si., M.Pd. 198308162006042002
Teacher
Widodo Setiyo Wibowo, S.Pd.Si., M.Pd. 198602252012121001
Teacher
Anggiyani Ratnaningtyas Eka Nugraheni, S.Pd.Si., M.Pd., Ph.D. 198709092014042001
Teacher
Didik Setyawarno, S.Pd.Si., M.Pd. 198810132015041004
Teacher
Mata kuliah Kalkulus Lanjut mencakup barisan dan deret, integral garis, integral permukaan, fungsi Gamma dan fungsi Beta. Topik-topik yang dipelajari meliputi pengenalan barisan dan deret tak hingga, serta pengujian kekonvergenan atau kedivergenan deret secara teknis, deret Taylor dan MacLaurin, integral garis, integral permukaan beserta hubungannya dengan Teorema Divergensi Gauss dan Teorema Stokes, serta aplikasinya.
Dalam mata kuliah Analisis Real dibahas dasar-dasar dalam matematika analisis yang berkaitan dengan diferensial dan integral. Topik diferensial di R1 yang dikaji meliputi turunan, teorema maksimum interior, teorema role, teorema nilai tengah, aturan L’Hopital, teorema Taylor, serta pertukaran limit dan turunan. Topik integral Riemann di R1 yang dikaji meliputi definisi integral Riemann beserta generalisasinya, fungsi-fungsi terintegral Riemann, teorema fundamental, dan teorema-teorema terkait.
Algoritma dan Pemrograman membahas pemecahan permasalahan (matematika), penyusunan dan penyajian langkah-langkah penyelesaiannya, serta pembuatan program menggunakan Bahasa Pemrograman Phyton.
Topik-topik yang dipelajari meliputi: (1) pemecahan masalah, algoritma dan cara penyajiannya, (3) struktur program bahasa Phyton, perintah input-output, identifier, (4) tipe data, variabel, dan operasi aritmetika dan logika, (5) alur kendali dan struktur pengambilan keputusan (6) perulangan, (7) tipe data lanjut: list, tuple, dictionary, (8) function, (9) file dan exception.
Mata kuliah ini mencakup Syarat Batas Dirichlet, Neumann dan Robin, Deret fourier, integral Fourier, transformasi Fourier, Masalah Syarat Batas Non-homogen, Metode Numerik untuk MNASB.
|
Mata kuliah ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman teori dan keterampilan praktis dalam merancang, mengembangkan, dan menerapkan media pembelajaran kimia berbasis TIK untuk mendukung pembelajaran yang efektif dan berkelanjutan. Ruang lingkup materi mencakup teori belajar, pemanfaatan berbagai platform digital, desain media interaktif, serta integrasi TIK dalam pembelajaran kimia abad ke-21. Pembelajaran dilakukan melalui diskusi kritis, kajian literatur, dan proyek pengembangan media berbasis TIK. Mahasiswa juga dilatih untuk menilai kualitas dan relevansi media yang dikembangkan terhadap capaian pembelajaran. Penilaian meliputi partisipasi aktif, tugas individu/kelompok, presentasi, dan produk media inovatif yang sesuai dengan prinsip pedagogik dan etika akademik. |
Mata kuliah ini merupakan mata kuliah pilihan (advanced) bagi mahasiswa Program Studi Fisika dan merupakan mata kuliah MBKM bagi Prodi yang lain.Â
Mata kuliah ini memiliki bobot 3 sks, merupakan mata kuliah teori.Â
Mata kuliah ini mempelajari tentang kristal cair, meliputi klasifikasi dan struktur kristal cair, keteraturan dan simetri bahan, pengaruh medan listrik dan magnet pada kristal cair, penerapan kristal cair di berbagai bidang, polimer kristal cair, dan elastomer kristal cair.Â

Matakuliah Metode Numerik berbobot 3 SKS dan mencakup materi tentang: galat dalam hampiran numerik, penyelesaian sistem persamaan linier secara numerik, hampiran akar persamaan tak linier secara numerik, interpolasi, penurunan dan pengintegralan secara numerik, persamaan diferensial biasa (masalah nilai awal). Beberapa metode numerik untuk menyelesaikan masalah matematika diperkenalkan dalam matakuliah ini. Sebagai kesatuan matakuliah ini adalah kegiatan praktik menggunakan software EMT (Euler Math Toolbox) untuk menyelesaikan masalah matematika secara numerik. Untuk mengambil matakuliah ini, mahasiswa sudah harus mengambil mata kuliah Aljabar Linier, Kalkulus, dan Persamaan Diferensial. Penggunaan EMT dikarenakan program komputer ini sangat cocok untuk komputasi numerik dan memerlukan teknik pemrograman yang sangat sederhana.
Dalam matakuliah ini mahasiswa belajar menggunakan berbagai alternatif penyelesaian masalah matematika secara numerik, berlatih berfikir secara sistematis dan algoritmik – yakni menyelesaikan masalah langkah demi langkah untuk menarik suatu kesimpulan. Oleh karena itu, setelah selesai mengikuti perkuliahan ini diharapkan mahasiswa dapat menggunakan metode numerik yang sesuai dengan menggunakan bahasa pemrograman EMT untuk menyelesaikan masalah-masalah matematika. Kemampuan ini dapat berguna untuk menyelesaikan masalah-masalah matematika yang tidak dapat diselesaikan secara eksak (analitik).