1. Kedelai mengandung senyawa anti gizi dan senyawa off-flavor. Untuk mengurangi senyawa anti gizi dan off-flavor, perlu dilakukan aneka macam pengolahan terhadap kedelai. Beberapa contoh produk hasil olahan kedelai adalah tahu, tempe dan susu kedelai. Dalam pembuatan ketiga produk tersebut, kedelai akan mengalami perendaman, perebusan, pemanasan, fermentasi, dan lain-lain. Video di bawah ini akan memberi gambaran mengenai proses pengolahan produk kedelai.

     

  2. Video ini menjelaskan aneka jenis tahu dan cara pengolahannya.

    • Tahu putih mudah hancur sehingga sebaiknya digunakan untuk bahan penambah kudapan (misal: isi kroket) dan jika digoreng harus dicampur dengan tepung terigu dan telur. Waktu kadaluarsa 2 hari.
    • Tahu kuning (sering disebut tahu Takwa atau tahu Kediri) dapat ditumis dan digoreng langsung tanpa tepung terigu.
    • Tahu susu dibuat dari susu yang digumpalkan dengan asam. Masa kadaluarsa 2 hari.
    • Tahu sutera (tofu) adalah tahu yang dicampur dengan telur ayam atau udang. Teksturnya sangat lembut. Jika akan digoreng, perlu dibaluri dengan tepung maizena dan dengan api sedang.
    • Tahu kulit, misalnya tahu Sumedang. Tahu kulit sudang digoreng sebelumnya. Jika akan dikonsumsi, tahu kulit bisa digoreng sebentar. 

  3. Video pembuatan jeli kacang merah dapat kita saksikan di bawah ini.

     

  4. Video ini menunjukkan pembuatan selai kacang yang sederhana, cepat dan mudah.

     

  5. Pembuatan bumbu pecel dapat dilihat pada video berikut ini

     

Last modified: Wednesday, 21 December 2016, 3:04 PM