MAKALAH KELOMPOK 5

MAKALAH KELOMPOK 5

by MUHAMMAD HARIR MA`RUF 16808141030 -
Number of replies: 5

Di susun Oleh :

Muhammad Harir Ma’ruf       16808141030

Awanda Erna Lestari              16808141033

Setya Rahayu  N                     16808141039

Fahmi Andari                          16808141069

  1. Dikenalnya Humas UAD di kalangan stakeholders eksternal

Ketika ditanya mengenai seberapa kenal stakeholders eksternal dengan Humas UADmayoritas informan menyatakan sudah cukup mengenal Humas UAD. Melalui event-event yang diselenggarakan oleh UAD maupun Humas, para jurnalis media pun juga telahStrategi Humas dalam Menjalin Good Relationship 107 mengenal Humas UAD.

In reply to MUHAMMAD HARIR MA`RUF 16808141030

Re: MAKALAH KELOMPOK 5

by setyabudi indartono -

Pendapat amda menyatakan bahwa, Dalam banyak siklus, mereka disebut sebagai kelompok kepentingan, dan mereka bisa mempunyai posisi yang kuat dalam menentukan hasil suatu proses politik.

jelaskan mengapa hal ini diperlukan? (Awanda Erna Lestari )

apa keuntungannya? (Fahmi Andari)

In reply to setyabudi indartono

Re: MAKALAH KELOMPOK 5

by AWANDA ERNA LESTARI 16808141033 -

Hal tersebut diperlukan karena dengan kelompok kepentingan yang memperuangkan suatu kepentingan yang memberikan pengaruh kepada lembaga politik agar mendapatkan keputusan yang menguntungkan atau menghindarkan keputusan yang merugikan maka akan didapatkan posisi yang kuat dalam penentuan hasil dari seluruh rangkaian proses politik yang terencana dengan baik dalam mempengruhi kebijakan. Kelompok kepentingan yang teridentifikasi, teranalisis sesuai kebutuhan, dan kepedulian akan membantu mempengaruhi kebijakan.

In reply to setyabudi indartono

Re: MAKALAH KELOMPOK 5

by FAHMI ANDARI 16808141069 -

keuntungannya adalah mereka bisa menentukan keputusan dan memutuskan keputusan yang kira-kira sesuai dengan kondisi perusahaan. kelompok kepentingan sangat berpengaruh terhadap semua keputusan yang akan di ambil dari suatu kondisi yang terjadi di perusahaan juga dalam menentukan hasil suatu proses politik. karena kelompok kepentingan lebih banyak memiliki kepentingan terhadap perusahaan tentang harapan dibanding karyawan atau yang lain.

Peta pemangku kepentingan menurut Mitchell, Agle et al. (1997)
mengusulkan klasifikasi stakeholder berdasarkan kekuatan untuk
mempengaruhi, legitimasi hubungan masing-masing stakeholder dengan
organisasi, dan urgensi klaim stakeholder pada organisasi. Hasil klasifikasi ini
dapat menetapkan kelompok stakeholder yang layak atau memerlukan
perhatian manajer. Sedangkan Fletcher, Guthrie et al. (2003) pemangku
kepentingan dipetakan berdasarkan nilai hierarki dan area kinerja kunci.
Menurut Cameron, Crawley et al. (2010) peringkat stakeholder dibagi
berdasarkan kebutuhan dan kepentingan relatif stakeholder kepada orang
lain dalam jaringan. Savage, Nix et al. (1991) menawarkan cara untuk
mengklasifikasikan stakeholder sesuai dengan potensi ancaman dan potensi
kerjasama. Sedangkan Turner, Kristoffer dan Thurloway (2002) menganggap
peta pemangku kepentingan adalah hasil dari identifikasi, penilaian
kesadaran, dukungan, dan pengaruh yang mengarah pada strategi
komunikasi dan kepuasan pemangku kepentingan. Dimensi kepentingan
yang mewakili pemangku kepentingan adalah dimensi kekuatan (tinggi,
sedang, rendah), dukungan (positif, netral, negatif), Pengaruh (tinggi atau
rendah), dan dimensi kebutuhan (kuat, menengah, lemah)

In reply to MUHAMMAD HARIR MA`RUF 16808141030

Re: MAKALAH KELOMPOK 5

by YULIANA TRI PAMUNGKAS 16808141063 -

Perkenalkan, Saya Yuliana Tri Pamungkas (16808141063)

di bagian Saran terhadap Pengeloaan Media Komunikasi, ada pernyataan perlu adanya peningkatan kerjasama dengan berbagai sektor. Sektor disini maksudnya sektor apa aja?

In reply to YULIANA TRI PAMUNGKAS 16808141063

Re: MAKALAH KELOMPOK 5

by MUHAMMAD HARIR MA`RUF 16808141030 -

Perlu adanya peningkatan kerjasama dengan berbagai sektor, memperluas penggunaan media-media komunikasi sebagai sarana promosi UAD, mencari strategi kreatif yang dapat menarik perhatian masyarakat luas, memaksimalkan media-media baru seperti halnya website dan sosial media.

Kita tau di UAD ada beberapa media komunikasi yang sudah kita bisa temui di masyarakat salah satunya Adi TV, jadi kepada berbagai sektor bisa kepada lembaga pemerintahan, lembaga masyarakat, perusahaan, bahkan lembaga pendidikan. Sehingga terjadinya simbiosis mutualisme diantara kedua belah pihaknya.