berikut saya lampirkan resume artikel dari Strategic Human Resources Management and its Impact on Performance: The Case from Saudi Arabia
lampiran file asli tidak bisa diupload karna size terlalu besar. http://www.ijbmer.com/docs/volumes/vol7issue1/ijbmer2016070104.pdf
Resume artikel dari “Strategic Human Resources Management and its Impact on Performance: The Case from Saudi Arabia”.
Author: Dr. Ikhlas I Altarawneh (Associate Professor in HRM; Department of Business Administration, College of Business and Economics Al-Hussein Bin Talal University)
Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi adopsi Manajemen pendekatan Strategis Sumber Daya Manusia (SHRM) pada organisasi perbankan yang beroperasi di kota Abha, Sauid Saudi. Artikel ini bertujuan juga untuk menguji hubungan antara Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) dan kinerja organisasi, untuk mengeksplorasi utama masalah dan tantangan yang mungkin dihadapi (HRM) di bank-bank. Metodologi yang digunakan menggunakan kuesioner yang didistribusikan ke 50 manajer.
Banyak kesimpulan yang signifikan yang didapat. Pertama bank memang seharusnya mengadopsi pendekatan SHRM ketika mereka mengelola kegiatan HR mereka. HRM disana sudah memiliki departemen sendiri yang mencerminkan pentingnya HRM kegiatan di bank-bank. Kegiatan seperti pelatihan, pra-pengujian, reward dan kompensasi adalah aktivitas HR yang utama di bank yang ditargetkan pada penelitian ini . Namun, beberapa tantangan yang terjadi adalah kurangnya kerjasama dari para manajer dan kurangnya koordinasi dengan manajer HR serta anggaran HRM yang masih kurang cukup.
Temuan pertama berkaitan dengan keberadaan HRM di bank yang ditargetkan. Hasil dalam tabel (3 dan 4) menunjukkan bahwa sebagian besar bank yang berpartisipasi adalah organisasi kecil dalam hal jumlah karyawan. (58,6%) dari peserta manajer umum dan sisanya bertanggung jawab atas HR di organisasi mereka. 23 peserta dari 29 memiliki pengalaman kerja 6 tahun atau lebih-lihat Tabel (3). Berkaitan dengan struktur organisasi untuk HR di bank yang ditargetkan, hasil pada Tabel (4) menunjukkan bahwa (69%) dari peserta mengatakan bahwa mereka memiliki departemen khusus untuk HR di bank mereka, yang menunjukkan status organisasi yang baik untuk HR di bank. Dan menurut 25 peserta mereka memiliki HRM tidak departemen personalia, ini lagi mencerminkan perhatian besar bahwa bank-bank memberikan kepada HR sebagai sumber penting.
Pengdopsian dari SHRM telah berdampak pada kinerja bank dan berkorelasi positif. Ada banyak indikator yang dipengaruhi oleh kegiatan HRM seperti meningkatkan kepuasan pelanggan, meningkatkan profitabilitas, dan meningkatkan produktivitas, meningkatkan penjualan, meningkatkan kepuasan kerja, dan meningkatkan pekerja loyalitas.
Penelitian ini memberikan panduan yang bermanfaat dalam bentuk unsur-unsur penting dan faktor-faktor yang dapat meningkatkan keberhasilan dalam HRM. Hal ini membantu untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat menghambat efektivitas HRM dan sebagai pencari solusi untuk segala tantangan dan masalah yang ada.