MODES OF THEORIZING IN STRATEGIC HUMAN RESOURCE MANAGEMENT

MODES OF THEORIZING IN STRATEGIC HUMAN RESOURCE MANAGEMENT

by RIRIS KUSUMA WARDANI 13808141031 -
Number of replies: 36
•Tujuan dari studi ini adalah untuk menjelaskan dan menguji tiga perbedaan teori framework dalam SHRM.
•Berdasarkan framework universalistik, beberapa praktek HR secara universal efektif . Organisasi yang mengadopsi praktek terbaik akan mendapatkan profit yang lebih tinggi.
•Dalam framework kontingensi, keefektifan dari praktek HR individu satu kesatuan dalam strategi perusahaan. Sebuah organisasi yang mengadopsi praktek HR secara tepat untuk strateginya akan lebih efektif.
•Akhirnya, dalam framework konfigurasional ada efek sinergi diantara praktek-praktek HR. Demikian, konsistensi dalam konfigurasional dari praktek HR dan antara praktek HR dan strategi dibutuhkan untuk mempertinggi kinerja.
In reply to RIRIS KUSUMA WARDANI 13808141031

Re: MODES OF THEORIZING IN STRATEGIC HUMAN RESOURCE MANAGEMENT

by NURUL MUTIARA RISQI AMALIA 13808141006 -

Dalam framework universalistik dijelaskan bahwa beberapa praktik HR secara universal efektif. Nah. kefektivitasan pratik HR tersebut dinilai dari faktor-faktor apa saja??


In reply to NURUL MUTIARA RISQI AMALIA 13808141006

Re: MODES OF THEORIZING IN STRATEGIC HUMAN RESOURCE MANAGEMENT

by RAYI ANYUNARI 13808141037 -

Keefektivitasannya dilihat dari praktek mana yang digunakan diantara "Tujuh praktek strategi HR". Contohnya, ketika sebuah perusahaan memilih praktek yang mengenai internal career opportunities maka faktor yang dinilai dari kemampuan karyawan mereka menyelesaikan tugas yang diberikan dsb

In reply to NURUL MUTIARA RISQI AMALIA 13808141006

Re: MODES OF THEORIZING IN STRATEGIC HUMAN RESOURCE MANAGEMENT

by AGUNG TRI UTOMO 13808141027 -

saya menambahkan jawaban mba rayi, menurut saya faktor keefektifan HR juga dipengaruhi oleh hubungan anggota, atasan dan bawahannya, dan sistem yang jelas dalam pembagian tugas masing-masing anggotanya sesuai kemampuan mereka dan bidang masing-masing, sehingga dengan faktor tersebut praktek HR dapar efektif.

In reply to RIRIS KUSUMA WARDANI 13808141031

Re: MODES OF THEORIZING IN STRATEGIC HUMAN RESOURCE MANAGEMENT

by FUADI FAUZI 13808141062 -

Pada slide 2 "dari teori imbedded"

Pada pernyataan tersebut, maksudnya gimana? Teori imbedded itu apa dan penjelasannya seperti apa?

In reply to FUADI FAUZI 13808141062

Re: MODES OF THEORIZING IN STRATEGIC HUMAN RESOURCE MANAGEMENT

by RIRIS KUSUMA WARDANI 13808141031 -
memperkenalkan penjelasan lebih komplit dari tiga model utama dari teori imbedded dalam bidangnya, yaitu: Universalistik, Kontingensi, dan Konfigurasional Perspektif.
jadi dari kalimat diatas dengan bantuan mbak nurul juga, maka teori imbedded adalah studi ini menjelaskan tentang penanaman perspektif tersebut dibidangnya yaitu manajemen. dan untuk penjelasan ketiga teori sudah ada dislide.
In reply to RIRIS KUSUMA WARDANI 13808141031

Re: MODES OF THEORIZING IN STRATEGIC HUMAN RESOURCE MANAGEMENT

by MEDHA WESTRI KUMARATIH 13808144003 -

dalam perspektif konfigurasional, kenapa konfigurasi ini diasumsikan untuk menjadi tipe ideal yang teoritikal konsepnya daripada fenomena empirically observable?

In reply to MEDHA WESTRI KUMARATIH 13808144003

Re: MODES OF THEORIZING IN STRATEGIC HUMAN RESOURCE MANAGEMENT

by ANARKHI DIANASTUTY 13808141007 -

Saya ingin mencoba membantu tim penyaji untuk menjawab pertanyaan dari mbak Medha.

Menurut saya, karena Perspektif Konfigurasional merupakan konsep yang berlandaskan pada teori - teori yang telah ada dan bukan berlandaskan pada observasi atau bukan sebuah spekulasi. hal ini juga telah disebutkan pada kalimat "configurational theories draw on the holistic principle of inquiry" dan pada kalimat "configurational theorists working in SHRM must theoritically derive internally consistent configurations of Human Resource practices, or employment systems, that maximize horizontal fit, and then link these employment systems to alternative strategic configurations to maximize vertical fit."

kalimat - kalimat tersebut memperjelas bahwa Perspektif Konfigurasional merupakan konsep teoritis.

Perspektif Konfigurasional menjadi konsep yang ideal karena penyelidikannya lebih kompleks dibandingkan dengan perspektif sebelumnya (universalistik dan kontingensi). 

In reply to MEDHA WESTRI KUMARATIH 13808144003

membalas dari Medha

by AHMAD RIZKI RAMADHAN 13808141041 -

Teori konfigurasional memiliki alasan yang kuat dari pada teori yang lainnya. Yang pertama, teori konfigurasional seimbang atas prinsip analisis keseluruhan dari penyelidikan untuk identifikasi konfigurasional àtau corak unik dari faktor, yang faktanya lebih efektif dan maksimal. Kedua, teori konfigurasi memasukkan asumsi dari equafinality dengan mengatakan bahwa konfigurasi unik multipel dari faktor relevan dapat menghasilkan performa maksimal.

In reply to RIRIS KUSUMA WARDANI 13808141031

Re: MODES OF THEORIZING IN STRATEGIC HUMAN RESOURCE MANAGEMENT

by FUADI FAUZI 13808141062 -

Pada slide 3 "hubungan antara independen variabel dan dependen variabel"

Independen variabel dan dependen variabel pada MSDM Stratejik itu seperti apa? Apakah mirip dengan yang dipelajari di metopen atau bagaimana?

In reply to FUADI FAUZI 13808141062

Re: MODES OF THEORIZING IN STRATEGIC HUMAN RESOURCE MANAGEMENT

by RIRIS KUSUMA WARDANI 13808141031 -

menurut kelompok kami iya, secara umum makna dari independen variabel dan dependen variabel memang sama. Variabel independen (independent variable) adalah tipe variabel yang menjelaskan atau mempengaruhi variabel yang lain. Variabel dependen (dependent variable) adalah tipe variabel yang dijelaskan atau dipengaruhi oleh variabel independen. jadi disini saya menarik kesimpulan dimana variabel dependen tersebut dipengaruhi oleh variabel independen.

contohnya variable dependen efektifitasan kinerja, maka variable independennya yaitu yang mempengaruhi keefektifan kinerja tersebut.

mungkin ada yang salah, atau terbalik mohon klarifikasi. terimakasih

In reply to RIRIS KUSUMA WARDANI 13808141031

Re: MODES OF THEORIZING IN STRATEGIC HUMAN RESOURCE MANAGEMENT

by ABISAG NINDYA PERMATASARI 13808141014 -

bagaimana karakteristik dari strategi prospector, analyzer, dan defender ?

In reply to ABISAG NINDYA PERMATASARI 13808141014

Re: MODES OF THEORIZING IN STRATEGIC HUMAN RESOURCE MANAGEMENT

by RIRIS KUSUMA WARDANI 13808141031 -

sebenarnya dislide sudah ada. tapi saya ulangi lagi dari sepengetahuan saya karakter dari ketiga tersebut yaitu:

•Defenders melakukan sedikit pencarian dan pengembangan. Ketika defender mengejar produk baru, mereka mengimpor teknologi dari luar organisasi.
•Prospectors dikatagorikan dengan pencarian yang tetap untuk produk dan pasar. Dengan demikian prospectors lebih perhatian dengan mencari kesempatan beru dan akan mungkin tidak efisien seperti defenders.
•Sedangkan analyzers memiliki katagori keduanya dari defenders dan prospectors.
In reply to RIRIS KUSUMA WARDANI 13808141031

Re: MODES OF THEORIZING IN STRATEGIC HUMAN RESOURCE MANAGEMENT

by MARIA HARTININGSIH 13808141002 -

Apa pengaruhnya terhadap perusahaan ketika kita menggunakan atau tidak menggunakan ketiga strategi tersebut?

In reply to MARIA HARTININGSIH 13808141002

Re: MODES OF THEORIZING IN STRATEGIC HUMAN RESOURCE MANAGEMENT

by RIRIS KUSUMA WARDANI 13808141031 -

menurut kami, pasti perusahaan menggunakan salah satu dari ketiga tersebut. karena merupakan poin penting dari membuat strategi. jadi dengan memilih salah satu dari ketiga tersebut maka perusahaan akan lebih mudah dalam menentukan tujuan, dapat melihat peluang dan juga mengatasi masalah yang mungkin timbul karena strategi yang dibuat. jadi itu merupakan seperti senjata atau kunci perusahaan agar dapat bertahan, berkembang dan mencapai tujuan.

In reply to RIRIS KUSUMA WARDANI 13808141031

Re: MODES OF THEORIZING IN STRATEGIC HUMAN RESOURCE MANAGEMENT

by FUADI FAUZI 13808141062 -

Maaf, tapi maksud saya pengertian atau definisi dari teori imbedded sendiri itu apa?

In reply to ABISAG NINDYA PERMATASARI 13808141014

Re: MODES OF THEORIZING IN STRATEGIC HUMAN RESOURCE MANAGEMENT

by LATIFAH ISNAINI FAUZI 13808144009 -

maaf sebelumnya, saya membantu penyaji menjawab pertanyaan mbak abisag.  sepertinya sudah dijelaskan pada materi penyaji. sepemahaman saya, strategi prospectors itu lebih bertahan pada produk yang ada dan segemen pasar yang ada.  

strategi defender lebih pada mencari dan mengembangkan produk yang ada kemudian diinovasi pada pasar yang berbeda.

strategi analyzer itu lebih pada menganalisis produk yang sudah ada, apa yang kurang dari produk tersebut dan melakukan pengembangan tetapi tetap pada pasar yang sama. 

In reply to ABISAG NINDYA PERMATASARI 13808141014

Re: MODES OF THEORIZING IN STRATEGIC HUMAN RESOURCE MANAGEMENT

by GAGAS WIRASTA 13808141023 -

saya akan coba membantu menjawab kelompok ini, tentang pertanyaan abysag tentang karakteristik strategi defender, prospector, dan analyzer

 

 

 

In reply to RIRIS KUSUMA WARDANI 13808141031

Re: MODES OF THEORIZING IN STRATEGIC HUMAN RESOURCE MANAGEMENT

by CAESAR ROSYAD A 13808141068 -

Pada situasi apa perusahaan memilih untuk menerapkan perspektif Kontingensi? Padahal perspektif universalitik lebih mengorientasikan pada profit yang tinggi dan lebih sederhana dibandingkan Kontingensi. Terimakasih

In reply to CAESAR ROSYAD A 13808141068

Re: MODES OF THEORIZING IN STRATEGIC HUMAN RESOURCE MANAGEMENT

by ANDRE REZZA SYAH P 13808141060 -

mau mencoba menjawab pak cesar. menurutku keduanya ini juga sama sama orientasinya kinerja yang efektif lalu profit tinggi. tapi yang membedakan adalah cara pandang. kalau universalistik itu frameworknya hanya konsen pada praktek HR misal adanya training formal. nah kalau, kalau kontingensi lebih dari itu. misalnya, jika perusahaan akan mengadakan training pada suatu job baru atau sistem baru tetapi juga harus menerapkan strategi "ngirit" atau high financial return, maka dengan perspektif ini perusahan bisa melakukan job on training, atau pelatihan sambil bekerja dan pelatihnyad dari alumni atau bisa dari dalam. ini akan dapat duaduanya, training dapat dan ngiritnya dapat. dibanding mengadakan pemusatan latihan disuatu tempat

In reply to ANDRE REZZA SYAH P 13808141060

Re: MODES OF THEORIZING IN STRATEGIC HUMAN RESOURCE MANAGEMENT

by NURUL MUTIARA RISQI AMALIA 13808141006 -

Andre : itu ngiritnya dilihat dari hal apa ya, bukankah melakukan training tentu saja sama2 mengeluarkan biaya??

In reply to NURUL MUTIARA RISQI AMALIA 13808141006

Re: MODES OF THEORIZING IN STRATEGIC HUMAN RESOURCE MANAGEMENT

by ANARKHI DIANASTUTY 13808141007 -

mungkin yang dimaksud mas Andre itu biaya yang ditimbulkan akan lebih murah atau ekonomis ketika menggunakan tenaga pengajar (trainer) dari dalam perusahaan. dan kalau dari dalam, kan bisa sekalian kerja (on the job training).

bisa irit biaya dan irit waktu.

 

kalau menggunakan trainer dari luar, kan, biayanya akan lebih mahal dibandingkan trainer dari dalam organisasi. selain itu juga tidak mungkin metodenya menggunakan on the job training. pasti perlu penggunaan tempat khusus untuk kegiatan training ini berlangsung. 

cenderung memakan waktu dan boros.

 

tapi perlu diketahui, penggunaan trainer dari dalam dan dari luar memiliki kelebiha dan kelemahannya masing - masing. kalau dari segi biaya tentu trainer dari dalam organisasi lebih irit.

In reply to CAESAR ROSYAD A 13808141068

Re: MODES OF THEORIZING IN STRATEGIC HUMAN RESOURCE MANAGEMENT

by RIRIS KUSUMA WARDANI 13808141031 -

menambahkan pendapat andre, saya menarik kesimpulannya ketika sebuah perusahaan menggunakan universalistik perspective maka perusahaan tersebut hanya terfokus pada hasil akhir yg berupa profit. hanya berfokus pada satu hal. sedangkan dalam kontingensi perpective itu berfokusnya pada cara bagaimana menuju tujuan dengan mengedepankan keefektifan dalam membuat strategi. 

In reply to CAESAR ROSYAD A 13808141068

Re: MODES OF THEORIZING IN STRATEGIC HUMAN RESOURCE MANAGEMENT

by LATIFAH ISNAINI FAUZI 13808144009 -

saya ingin membantu penyaji menjawab pertanyaan caesar, menurut artikel yang saya baca, asumsi pada perspektif kontingensi adalah ketika para pengambil keputusan mempunyai tujuan yang sama dan tujuan tersebut adalah untuk melayani kepentingan organisasi. Maka perspektif kontingensi ini digunakan, mungkin contohnya saat organisasi mempunyai masalah sdm yang kurang aktif seperti itu, untuk menyatukan tujuan yang sama antara sdm dan organisasi. 

kalau tentang perspektif universalitik lebih mengorientasi pada profit, karyawan juga adalah asset perusahaan?  menurut anda lebih penting profit apa asset?

In reply to LATIFAH ISNAINI FAUZI 13808144009

Re: MODES OF THEORIZING IN STRATEGIC HUMAN RESOURCE MANAGEMENT

by RIRIS KUSUMA WARDANI 13808141031 -

menurut saya lebih penting asset karena untuk mendapatkan profit juga memerlukan asset dan untuk mempertahankan perusahaan juga perlu untuk mempertahankan aset.

terimaksih atas tambahannya

In reply to RIRIS KUSUMA WARDANI 13808141031

Re: MODES OF THEORIZING IN STRATEGIC HUMAN RESOURCE MANAGEMENT

by ASRI PUSPITA ILSA PUTRI 13808144002 -

Apabila perusahaan berada pada grafik menurun, perusahaan cocok nya mengunakan persepektif apa? Dan mengapa?

In reply to ASRI PUSPITA ILSA PUTRI 13808144002

Re: MODES OF THEORIZING IN STRATEGIC HUMAN RESOURCE MANAGEMENT

by RIRIS KUSUMA WARDANI 13808141031 -

jika grafik yang dimaksud adalah mengenai profit perusahaan maka perusahaan akan lebih baik memilih perspektif dari teori universalistik karena dengan menggunakan teori ini seperti menanamkan tujuh praktek strateginya maka akan mendapatkan profit yang maksimal.

jika grafik yang menurun adalah kinerja perusahaan maka prespektif yang diambil lebih baik yaitu perspektif konfigurasional karena dalam teori ini berfokus pada kinerja perusahaan dan menjelaskan tentang cara untuk memaksimalkan kinerja karyawan.

In reply to ASRI PUSPITA ILSA PUTRI 13808144002

Re: MODES OF THEORIZING IN STRATEGIC HUMAN RESOURCE MANAGEMENT

by Wahyu Nur Febriyanto 13808141012 -

menurut saya yang cocok Perpektif bihavioral yang menyatakan bahwa kesuksesan implikasi dari strategi bisnis secara keras bergantung pada perilaku pekerja. kemungkinan ada yang kurang benar dalam perilaku pekerjanya atau ada yang salah dalam internalnya.

In reply to RIRIS KUSUMA WARDANI 13808141031

Re: MODES OF THEORIZING IN STRATEGIC HUMAN RESOURCE MANAGEMENT

by ANISAH DARUMEUTIA 13808144001 -

apakah ketiga perspektif tersebut ditentukan langsung oleh perusahaan atau bisa melalui pendapat karayawan?

In reply to ANISAH DARUMEUTIA 13808144001

Re: MODES OF THEORIZING IN STRATEGIC HUMAN RESOURCE MANAGEMENT

by ANDRE REZZA SYAH P 13808141060 -

menurut saya, inilah luarbiasanya orang SDM :D kita harus bisa peka dan tahu tindakan yang tepat. jadi jelas, ini adalah bagian dari orang SDM dan keputusan ada di pimpinan paling atas (direktur/CEO)

In reply to ANDRE REZZA SYAH P 13808141060

Re: MODES OF THEORIZING IN STRATEGIC HUMAN RESOURCE MANAGEMENT

by RIRIS KUSUMA WARDANI 13808141031 -

nah terimakasih atas tambahannya andre.

saya ingin membenarkan pendapat andre dimana SDM membantu CEO untuk menentukan mana yang akan dipilih, dan pemilihan tersebut dilihat dari tujuan perusahaan ingin mencapai ke arah yang mana. keefektifan kah? atau profit kah? dengan sudah menentukan tujuan maka kemudian dengan analisis tersebut SDM mampu menyimpulkan mana yang akan dipilih.

In reply to RIRIS KUSUMA WARDANI 13808141031

Re: MODES OF THEORIZING IN STRATEGIC HUMAN RESOURCE MANAGEMENT

by NURUL MUTIARA RISQI AMALIA 13808141006 -

yes, mau dilihat dari profit ataupun dari segi pembenahan di bagian SDMnya, setiap perusahaan pasti sudah merencanakan dan melihat risiko-risiko yang bisa terjadi. kalaupun utamanya profit, menurut saya setiap perusahaan sudah menyiapkan strategi untuk membuat produk yang punya nilai di masyarakat.
Jika dilihat dari pembenahan SDM, tentu dapat disimpulkan bahwa perusahaan menginginkan profit tapi tidak secara langsung. Namun melalui SDM2 yang berkompeten pasti profit bisa dicapai.

In reply to RIRIS KUSUMA WARDANI 13808141031

Re: MODES OF THEORIZING IN STRATEGIC HUMAN RESOURCE MANAGEMENT

by RIZKY AKBAR RACHMANSYAH 13808141009 -

yang ingin saya tanyakan adalah bagaimana cara memberikan training yang baik dan berkualitas kepada karyawan baru atau karyawan yang masih awam tentang pekerjaan ? karena proses training sangat menentukan hasil karyawan tersebut baik atau tidaknya kedepan untuik perusahaan tersebut. terima kasih

In reply to RIZKY AKBAR RACHMANSYAH 13808141009

Re: MODES OF THEORIZING IN STRATEGIC HUMAN RESOURCE MANAGEMENT

by MARIA HARTININGSIH 13808141002 -

Mencoba menjawab pertanyaan mas Akbar.

Menurut pendapat saya, Pelatihan yang diberikan bisa berbentuk kursus ataupun masa percobaan dengan beberapa tugas yang telah diatur dan direncanakan. 

Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mencapai keberhasilan dalam program pelatihan karyawan yang berkualitas antara lain adalah adanya sasaran pelatihan, mentor ataupun pelatih, materi pelatihan, metode pelatihan, dan peserta pelatihan itu sendiri. Kelima komponen tersebut tentunya saling berkaitan untuk bisa mencapai pelatihan yang sukses dan sesuai dengan target perusahaan sehingga dalam menyelenggarakan pelatihan hendaknya dipersiapkan dan direncanakan secara matang.

Kemudian untuk mempersiapkan program pelatihan karyawan bisa dimulai dengan melakukan inventarisasi kebutuhan pelatihan pada perusahaan tersebut sehingga pelatihan yang dilaksanakan akan sesuai dengan kebutuhan dan target (sasaran). Selain itu, pelatihan yang direncanakan sebaiknya juga memiliki target karyawan yang tepat untuk program tersebut. Pemilihan mentor ataupun pelatih juga menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Memilih mentor yang memiliki kualitas bagus akan membuat pelatihan tersebut memberikan lebih banyak manfaat bagi karyawan dan perusahaan. Terimakasih.