WIGHTIA BORNEENSIS, SI CANTIK GUNUNG LAWU ASLI PEGUNUNGAN JAWA

WIGHTIA BORNEENSIS, SI CANTIK GUNUNG LAWU ASLI PEGUNUNGAN JAWA

by NOVITA ARMY RATNASARI 14405244009 -
Number of replies: 2

Nama kelompok:

Ghofar Amin 14405241053

Yusron Ahmad Nugroho 14405241056

Destian Budhi Pamungkas 14405241064

Rasyid Permana 14405244004

Novita Army Ratnasari 14405244009

Rustamuna 14405244014

Mussofa 14405244038

 

WIGHTIA BORNEENSIS,  SI CANTIK GUNUNG LAWU ASLI PEGUNUNGAN JAWA

Indonesia merupakan negera kepulauan yang memiliki keanekaragaman bentuklahan yang ada. Kesembilan bentuklahan ynag sudah diklasifikasikan oleh Van Zuidam dapat ditemui di negara kepulauan ini. Keanekaragaman bentuklahan yang ada menyebabkan Indonesia memiliki jenis flora dan fauna yang tidak dapat diragukan lagi jumlah dan macamnya. Dari kesembilan bentuklahan yang dapat ditemui di Indonesia, bentuklahan asal proses vulkaniklah yang paling sering dijumpai di negara tropis ini. Salah satu bentuklahan asal proses vulkanik yang terdapat di Indonesia adalah Gunung Lawu.

Gunung Lawu merupakan salah satu vulkan tua yang ada di Pulau Jawa. Secara geografis, Gunung Lawu terletak di sekitar 111o 15’ BT dan 7o 30’LS. Lereng barat termasuk Propinsi Jawa Tengah, meliputi Kabupaten Karanganyar, Sragen dan Wonogiri, sedang lereng timur termasuk Propinsi Jawa Timur, meliputi Kabupaten Magetan dan Ngawi. Gunung ini memanjang dari utara ke selatan, dipisahkan jalan raya penghubung propinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur, dengan Cemoro Sewu sebagai dusun teratas(Setyawan, 2011). Sebagai kawasan vulkan yang berada di daerah peralihan antara Jawa Timur dan Jawa Tengah, kawasan ini dapat menjadi tempat tumbuh flora khas pegunungan jawa, khususnya khas Jawa Timur.

Ketika vulkan erupsi, ia mengeluarkan bahkan melontarkan bahan mineral yang ada di dapur magmanya. Salah satu bentuk dari erupsi vulkan dapat berupa aliran lava. Ketika erupsi, aliran lava perlahan mengalir menuruni lereng dari lubang kepundannya. Aliran lava yang menggumpal membentuk permukaan yang sangat kasar, penuh retakan dan rongga. Van Steenis(2010) menjelaskan meskipun sepanjang perjalanan lava bergerak menuruni lereng membawa serta tanah dan vegetasi yang ada, sebenarnya aliran lava ini adalah batuan steril. Dikemudian hari lava ini akan tertutup oleh aliran lava dari letusan yang baru, tetapi dapat juga aliran ini berupa abu. Vegetasi yang tumbuh di kawasan aliran lava muda lazimnya kurus-kurus. Vegetasinya dapat digmbarkan sebagai semak-semak jarang. Sedangkan pada aliran lava tua dapat kita ambil contoh pada vegetasi yang ada di Gunung Guntur, vegetasi yang tumbuh diantaranya adalah Schefflera rigida dan Arundinella setosa mendominasi sebuah stepa rumput pada elevasi 800 m. Wendlandia densiflora pada elevasi 1050 m, Myrica Javanica pada elevasi 1600 m dan pada elevasi lebih tinggi tumbuh Ericaceae yang pendek dan semakin jarang. Lebih dalam Schroter (1928) dalam Van Steenis (2010) menjelaskan vegetasi yang dapat tumbuh di aliran lava tua yang ada di Jawa Timur berupa hutan rendah dan tumbuhan berkayu. Salah satu jenis vegetasi tumbuhan berkayu yang dapat ditemui adalah Wightia borneensis.

Wightia borneensis merupakan flora khas pegunungan jawa yang tumbuh di daerah rejengan(aliran lava tua). Ia biasanya mendominasi tegakan hutan pada kawasan vulkan tua yang ada di Jawa Timur hanya ada di Gunung Lawu, Wilis, Meru Betiri, Penanggunangan dan Ijen. Vegetasi ini juga dapat ditemukan di Sumbawa(Bima) dan Flores(Ende). Vegetasi ini memiliki tinggi 12 m bahkan dalam hutan kadang ia dapat tumbuh hingga 30 m dengan diameter 30 cm, bercabang rendah , pepagan kasar bergabus. Tumbuh polong dengan dengan panjang 2,5-5 cm, merekah dengan dua katup menjangat dan menampilkan banyak sekali biji tipis bersayap dengan panjang 1-1,5 cm yang mudah dipancarkan oleh angin. Vegetasi ini sering merupakan satu-satunya pohon dalam tegakan jarang di rejengan, jurang, sisa-sisa hutan primer, dan lereng berumput pada ketinggian 300-1500 m. Wightia borneensis hanya terdapat di daerah yang beriklim kering musiman, selama kemarau pohon ini gundul tidak berdaun yang tinggal hanya polong yang merekah. Sedangkan ketika hujan pada bulan Agustus-September, pohon ini memproduksi bunga yang permai bersama daun muda yang cantik. Vegetasi ini pantas sekali untuk ditanam di tepi jalan pegunungan di Jawa Timur. Waktu tumbuh pohon ini tergolong lambat dengan kayu yang keras sehingga membuatnya cocok untuk penanaman di tepi jalan pegunungan selain untuk mempercantik pemandangan mata juga memiliki fungsi untuk penyangga tanah yang ada. Sedangkan pepagan bergabus tebal yang ia miliki membuatnya tidak rentan terhadap kebakaran rumput yang mungkin terjadi(Van Steenis, 2010).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 1. Wightia borneensis

DAFTAR PUSTAKA

Setyawan, Ahmad Dwi. 2001. Potensi Gunung Lawu sebagai Taman Nasional. BIODEVERSITAS 2(2): 163-168.

Van Steenis, C.G.G.J. 2010. Flora Pegunungan Jawa. Terjemahan: Kartawinata, J.A. Bogor: LIPI Press.

 

In reply to NOVITA ARMY RATNASARI 14405244009

Re: WIGHTIA BORNEENSIS, SI CANTIK GUNUNG LAWU ASLI PEGUNUNGAN JAWA

by MELYSA AMBARWATI 14405241054 -

Wightia borneensis merupakan vegetasi yang tumbuh pada tempat tertentu seperti yang sudah dijeaskan. Saya sangat tertarik dengan topiknya karena vegetasi tersebut sepertinya masih banyak orang yg belum mengetahui. Akan tetapi saya masih kurang jelas, secara lebih detailnya mengapa vegetasi tersebut hanya dapat tumbuh di wilayah yang sudah disebutkan dan tidak dijumpai di wilayah lain? detailnya saja bagaimana. terimakasih