Potensi Sumberdaya Bentuklahan Marine di Daerah Bantul
Re: Potensi Sumberdaya Bentuklahan Marine di Daerah Bantul
dengan potensi-potensi sumberdaya marine di Bantul tersebut, potensi yang dapat membuat rusaknya bentuklahan aeolian yang merupakan geo-heritage nya Indonesia, yaitu potensi pertanian, tambak udang, wisata khususnya slancar pasir, penyebaran pohon cemara udang, setujukah anda bila potensi-potensi itu harus diprthankan, dikembangkan atau harus dihilangkan?
Dimana persebaran PLTA dan PLTS yang terdapat di pesisir selatan bantul, apakah itu menghambat pergerakan material pasir yang diangkut angin? jika iya, apakah anda setuju dengan proyek ini dan ingin menambah proyeknya? jika tidak, apakah setuju atau tidak? dan menurut anda apakah airtanah tidak terganggu pergerakannya akibat dari proyek ini?
Re: Potensi Sumberdaya Bentuklahan Marine di Daerah Bantul
Mencoba menanggapi:
Pendapat saya: mengenai pertanyaan setujukah anda bila potensi-potensi itu harus diperthankan, dikembangkan atau harus dihilangkan? Iya, saya setuju. Menurut saya, potensi-potensi yang harus dipertahankan dan dikembangkan adalah pertanian, pohon cemara udang dan tambak udang dengan catatan diadakan arahan lokasi mana yang dapat digunakan sehingga tidak menganggu atau seminimal mungkin dapat mengurangi gangguan terhadap proses pembentukan bentuklahan aeolian. Sedangkan potensi-potensi yang menurut saya harus dihilangkan adalah selancar pasir (sandboarding) karena kegiatan ini dapat membuat barkhan longsor sehingga lama-kelamaan menjadi landai dan datar padahal yang menjadi icon wisata sanddune bukankah barkhan itu sendiri?
PLTA yang dimaksud Pembangkit listrik tenaga angin (bayu) bukan pembangkit listrik tenaga air kan?. Setahu saya PLTA dan PLTS tersebut di pusatkan berada di kawasan Pantai Baru (Ngentak, Poncosari, Srandakan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta *coba baca materi kelompok Kearifan Lokal di Pantai Baru). Mengenai pertanyaan apakah itu menghambat pergerakan material pasir yang diangkut angin, menurut saya menghambat karena ada bangunan yang didirikan. Meskipun menghambat, menurut saya itu tidak mempengaruhi proses pembentukan sanddune Parangkusumo karena letak pantainya di sebelah barat pantai Parangkusumo. Saya setuju dengan penambahan proyek ini karena di Indonesia potensinya sangat besar dan berdasarkan berita yang pernah membaca kemungkinan 50 tahun lagi cadangan listrik Indonesia akan sangat drastis berkurang. Bagaimana jika hal ini benar-benar terjadi? Tarif listrik tentu akan naik dan yang dapat menikmati listrik hanya golongan atas? Selain itu, bukankah kegiatan ekonomi dapat terhambat bahkan bisa menimbulkan konflik akibat perebutan listrik? Oleh karena itu perlu usaha membuat cadangan listrik agar tidak terjadi krisis listrik salah satunya melalui energi alternatif seperti PLTA dan PLTS tersebut.
Re: Potensi Sumberdaya Bentuklahan Marine di Daerah Bantul
melanjutkan dari pendapat roni, dari materi yang kalian bawakan hanya menyebutkan tentang potensi positifnya saja, bagaimana dengan potensi negatif sumberdaya marin yang ada di pesisir bantul tersebut? contohnya adalah masalah intrusi air laut terhadap akuifer airtanah yang menyebabkan airtanah menjadi terasa asin/payau dan licin, seperti yang kita ketahui, pesisir bantul merupakan pantai yang disusun oleh material dari gunung merapi berupa pasir sehingga penyerapan air yang tejadi di sana tinggi telebih air laut, lalu bagaimana cara warga sekitar untuk menanggulangi atau mengatasi masalah tersebut?
yang kedua adalah masalah mengenai tambang pasir, menurut kalian apakah kalian setuju dengan adanya kegiatan penambangan pasir yang dilakukan di pantai bantul? bagaimana efek terhadap kenampakan bentuklahan yang akan terjadi jika penambangan pasir tersebut dilakukan, selain akan merusak keindahan asli pantai, apakah akan mengubah potensi bencana yang ada?
terimakasih, mohon jawabannya. :D