Potensi Sumberdaya Bentuklahan Marine di Daerah Bantul

Potensi Sumberdaya Bentuklahan Marine di Daerah Bantul

by PHEBI HASTUTI 14405241012 -
Number of replies: 3
Potensi Sumberdaya Bentuklahan Marine di Daerah Bantul Anggota Kelompok : Riska Maida Wulandari 14405241002 Phebi Hastuti 14405241012 Nurul Rahmawati 14405241014 Deddy Akbar Perkasa 14405241021 Wahyu Renni Perwitasari 14405241035 Nur Afan Purnomo Jati 14405241040 Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta mempunyai lima Kabupaten dan satu Kotamadya, salah satu kabupaten tersebut adalah Kabupaten Bantul. Apabila dilihat dari bentang alamnya, wilayah Kabupaten Bantul terdiri dari daerah dataran yang terletak pada bagian tengah dan daerah perbukitan yang terletak pada bagian timur dan barat, serta kawasan pantai di sebelah selatan. Kondisi bentang alam tersebut relatif membujur dari utara ke selatan. Secara geografis, Kabupaten Bantul terletak antara 07ΒΊ44'04" 08ΒΊ00'27" Lintang Selatan dan 110ΒΊ12'34" - 110ΒΊ31'08" Bujur Timur. Di sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Gunungkidul, di sebelah utara berbatasan dengan Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman, di sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Kulon Progo, dan di sebelah selatan berbatasan dengan Samudra Indonesia. Potensi yang terdapat di daerah Bantul diantaranya adalah sebagai berikut : 1. Lahan Letak Bantul bagian selatan yang merupakan kawasan pantai memberikan potensi lahan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitarnya. Lahan yang terbentuk karena pengaruh marine tersebut sebagian besar merupakan lahan yang memiliki tanah berpasir dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar sebagai lahan pertanian yang cukup subur. Selain untuk lahan pertanian, potensi sumberdaya lahan di daerah Bantul juga dapat dimanfaatkan untuk tambak udang. Potensi lahan lainnya adalah bentuklahan sand dunes yang dapat dimanfaatkan untuk penelitian dan wisata. Potensi lainnya berupa lahan pertambangan bijih besi yang terdapat di sepanjang Pantai Parangtritis, namun sampai saat ini potensi pertambangan ini belum berjalan karena banyak pro dan kontra. 2. Hayati Potensi hayati yang terdapat di daerah selatan Bantul diantaranya adalah pandan duri yang banyak terdapat di sekitar pesisir pantai yang dapat dimanfaatkan oleh warga sekitar sebagai bahan kerajinan diantaranya adalah untuk membuat tikar dan kerajinan lainnya. Potensi hayati lain yang terdapat di daerah selatan Bantul adalah pohon cemara udang yang dapat berguna untuk menahan erosi. Potensi hayati lain adalah pohon kelapa yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk membantu perekonomian karena kelapa yang masih muda banyak dijual disepanjang pantai, kelapa yang tua banyak dimanfaatkan untuk memasak, daun dan kayunya dapat dimanfaatkkan untuk mendirikan gubuk atau rumah. 3. Mineral Potensi mineral yang ada di daerah selatan Bantul adalah adanya pasir bijih besi yang dapat ditambang karena memiliki daya jual yang cukup tinggi, namun sampai saat ini pertambangan tersebut belum berjalan karena banyak pro kontra yang terjadi. 4. Air Potensi air yang terdapat di daerah selatan Bantul diantaranya adalah banyaknya pemandian air panas yang muncul diantaranya adalah pemandian air panas Parang Wedang. Potensi lain adalah wilayah laguna yang dapat dimanfaatkan untuk wisata air yang menyediakan jasa penyewaan kapal. Potensi lain adalah potensi laut yang banyak dimanfaatkan oleh penduduk sekitar pantai yang bermata pencaharian sebagai nelayan sebagai pencari ikan, selain itu daerah laguna juga banyak digunakan untuk pemancingan dan budidaya ikan. 5. Energi Potensi energi yang terdapat di daerah selatan Bantul diantaranya adalah adanya pemanfaatan energi angin yang digunakan untuk pembangkit listrik (PLTA). Energi matahari juga banyak dimanfaatkan yaitu untuk penjemuran pandan duri yang akan dibuat kerajinan dan untuk penjemuran ikan yang akan dibuat ikan asin.
In reply to PHEBI HASTUTI 14405241012

Re: Potensi Sumberdaya Bentuklahan Marine di Daerah Bantul

by RONI MARUDUT SITUMORANG 14405241016 -

dengan potensi-potensi sumberdaya marine di Bantul tersebut, potensi yang dapat membuat rusaknya bentuklahan aeolian yang merupakan geo-heritage nya Indonesia, yaitu potensi pertanian, tambak udang, wisata khususnya slancar pasir, penyebaran pohon cemara udang, setujukah anda bila potensi-potensi itu harus diprthankan, dikembangkan atau harus dihilangkan?

Dimana persebaran PLTA dan PLTS yang terdapat di pesisir selatan bantul, apakah itu menghambat pergerakan material pasir yang diangkut angin? jika iya, apakah anda setuju dengan proyek ini dan ingin menambah proyeknya? jika tidak, apakah setuju atau tidak? dan menurut anda apakah airtanah tidak terganggu pergerakannya akibat dari proyek ini?

Attachment Pesisir Bantul Roni.jpg
In reply to RONI MARUDUT SITUMORANG 14405241016

Re: Potensi Sumberdaya Bentuklahan Marine di Daerah Bantul

by ERRY ERSANI 14405241028 -

Mencoba menanggapi:
Pendapat saya: mengenai pertanyaan setujukah anda bila potensi-potensi itu harus diperthankan, dikembangkan atau harus dihilangkan? Iya, saya setuju. Menurut saya, potensi-potensi yang harus dipertahankan dan dikembangkan adalah pertanian, pohon cemara udang dan tambak udang dengan catatan diadakan arahan lokasi mana yang dapat digunakan sehingga tidak menganggu atau seminimal mungkin dapat mengurangi gangguan terhadap proses pembentukan bentuklahan aeolian. Sedangkan potensi-potensi yang menurut saya harus dihilangkan adalah selancar pasir (sandboarding) karena kegiatan ini dapat membuat barkhan longsor sehingga lama-kelamaan menjadi landai dan datar padahal yang menjadi icon wisata sanddune bukankah barkhan itu sendiri?
PLTA yang dimaksud Pembangkit listrik tenaga angin (bayu) bukan pembangkit listrik tenaga air kan?. Setahu saya PLTA dan PLTS tersebut di pusatkan berada di kawasan Pantai Baru (Ngentak, Poncosari, Srandakan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta *coba baca materi kelompok Kearifan Lokal di Pantai Baru). Mengenai pertanyaan apakah itu menghambat pergerakan material pasir yang diangkut angin, menurut saya menghambat karena ada bangunan yang didirikan. Meskipun menghambat, menurut saya itu tidak mempengaruhi proses pembentukan sanddune Parangkusumo karena letak pantainya di sebelah barat pantai Parangkusumo. Saya setuju dengan penambahan proyek ini karena di Indonesia potensinya sangat besar dan berdasarkan berita yang pernah membaca kemungkinan 50 tahun lagi cadangan listrik Indonesia akan sangat drastis berkurang. Bagaimana jika hal ini benar-benar terjadi? Tarif listrik tentu akan naik dan yang dapat menikmati listrik hanya golongan atas? Selain itu, bukankah kegiatan ekonomi dapat terhambat bahkan bisa menimbulkan konflik akibat perebutan listrik? Oleh karena itu perlu usaha membuat cadangan listrik agar tidak terjadi krisis listrik salah satunya melalui energi alternatif seperti PLTA dan PLTS tersebut.

In reply to PHEBI HASTUTI 14405241012

Re: Potensi Sumberdaya Bentuklahan Marine di Daerah Bantul

by JULIA AVIONITA 14405241063 -

melanjutkan dari pendapat roni, dari materi yang kalian bawakan hanya menyebutkan tentang potensi positifnya saja, bagaimana dengan potensi negatif sumberdaya marin yang ada di pesisir bantul tersebut? contohnya adalah masalah intrusi air laut terhadap akuifer airtanah yang menyebabkan airtanah menjadi terasa asin/payau dan licin, seperti yang kita ketahui, pesisir bantul merupakan pantai yang disusun oleh material dari gunung merapi berupa pasir sehingga penyerapan air yang tejadi di sana tinggi telebih air laut, lalu bagaimana cara warga sekitar untuk menanggulangi atau mengatasi masalah tersebut?

yang kedua adalah masalah mengenai tambang pasir, menurut kalian apakah kalian setuju dengan adanya kegiatan penambangan pasir yang dilakukan di pantai bantul? bagaimana efek terhadap kenampakan bentuklahan yang akan terjadi jika penambangan pasir tersebut dilakukan, selain akan merusak keindahan asli pantai, apakah akan mengubah potensi bencana yang ada?

terimakasih, mohon jawabannya. :D