1. Membaca dengan buku bergambar agar tidak bosan dan mengantuk, disertai intonasi yang baik dan jelas, dengan buku-buku hits atau terkini, disertai dengan kegiatan interaktif melalui buku tersebut.
Â
2. Ketika mengajukan pertanyaan di kelas, penting bagi guru untuk memberi siswa waktu untuk berpikir mengenai tanggapan mereka. Terkadang seorang guru mengajukan pertanyaan, berdiam diri satu atau dua detik, dan ketika tidak seorang pun segera menanggapi, menjadi panik dan memberikan sendiri jawabannya. Pertanyaan yang efektif, bagaimana pun juga, terkadang membutuhkan pemikiran serta perenungan, dan para siswa mungkin membutuhkan waktu untuk menemukan jawaban atau untuk menyusun suatu jawaban yang berarti. Pada kesempatan tertentu akan membantu untuk memberi siswa waktu menuliskan jawaban mereka sebelum menanggapi.
Â
3. Pembelajaran merupakan upaya untuk membelajarkan anak agar dapat berkembang secara optimal. Pengembangan yang diorientasikan dalam pembelajaran adalah kemampuan berpikir, bernalar, dan termasuk juga bagaimana anak tersebut dapat memecahkan masalah yang dihadapinya dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran pada masa sekarang ini lebih berorientasi kepada siswa aktif terlibat dalam proses pembelajaran sehingga mereka akan mendapatkan pengalaman yang dapat mengembangkan kemampuan berpikirnya.
Oleh sebab itu, siswa dituntut untuk berfikir kritis, kreatif dan agar mampu menyelesaikan masalah. Menjadikan anak berfikir kritis, kreatif dan mampu menyelesaikan masalah itu tidak mudah.Â
Berpikir kritis berarti berpikir secara cepat dan rasional sebagai bentuk tanggapan terhadap lingkungan sekitar sehingga dapat memecahkan masalah dengan baik dan membawa manfaat.
Â
4.Â
a. Pelajar aktif membina pengetahuan berasaskan pengalaman yang sudah ada.
b. Dalam konteks pembelajaran, pelajar seharusnya membina sendiri
pengetahuan mereka.
c. Pentingnya membina pengetahuan secara aktif oleh pelajar sendiri melalui
proses saling mempengaruhi antara pembelajaran terdahulu dengan pembelajaran terbaru.
d. Unsur terpenting dalam teori ini ialah seseorang membina pengetahuan dirinya secara aktif dengan cara membandingkan informasi baru dengan pemahamannya yang sudah ada.
e. Ketidakseimbangan merupakan faktor motivasi pembelajaran yang utama. Faktor ini berlaku apabila seorang pelajar menyadari gagasan-gagasannya tidak konsisten atau sesuai dengan pengetahuan ilmiah.
f. Bahan pengajaran yang disediakan perlu mempunyai perkaitan dengan pengalaman pelajar untuk menarik minat pelajar.6