Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001 -
Number of replies: 74

Halo para mahasiswa yang selalu penuh idee, apa kabar? Semoga kita selalu sehat dan tidak lupa bersyukur dan bergembira.. Yuk sekarang kita berdiskusi (memberikan pendapat, menambahi informasi dari teman lain atau menyanggahnya): mengkaitkan pengalaman belajar anda, dan teori mengenai HOTS & pembelajaran kreatif yang sudah kita pelajari. Fokus kita kali ini pada pembelajaran membaca (Leseverstehen).

Bagaimana pemikiran anda sebagai calon guru bahasa jerman di SMA/sederajad mengenai cara / langkah yang efektif untuk: (1) menciptakan pembelajaran membaca yang menyenangkan?; (2) mengajak peserta didik menganalisis dalam pembelajaran membaca?; (3) mengajak  peserta didik memecahkan masalah? (4) mengajak peserta didik membangun pengetahuan yang didapatnya?

Silahkan kemukakan pendapat anda secara urut ya.. selamat berkreasi..!

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by EKA SEPTIARY MAGHFIRA 16203241019 -

1. Menurut saya pembelajaran membaca yang menyenangkan bisa dilakukan guru dengan memberikan teks yang disertai dengan gambar-gambar. Hal tersebut akan membangkitkan semangat siswa dalam membaca teks. Dengan gambar juga siswa dapat lebih mudah memahami isi teks, contohnya jika kita membaca Maerchen.

In reply to EKA SEPTIARY MAGHFIRA 16203241019

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by OLGA PRAMESTI SIWI 16203241026 -

saya sependapat dengan saudara Eka, suatu teks bacaan yang akan dipelajari oleh siswa sebaiknya diselingi dengan gambar agar tidak monoton, jika siswa harus membaca teks panjang tanpa gambar maka siswa cenderung akan malas membaca dan membuat siswa mengantuk melihat teks panjang tersebut. selain itu sebaiknya teks bacaan menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh siswa, teks tidak harus panjang-panjang yang penting siswa mampu memahami materi dalam bacaan dengan baik.

In reply to EKA SEPTIARY MAGHFIRA 16203241019

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by MONICA MELINDA PUTRI SUSANTI 16203241009 -

Menurut saya, pendapat Eka perlu diacungi jempol, karena tidak semua siswa tertarik atau sudah terbiasa untuk membaca buku yang tebal tanpa gambar. dan menurut saya, dengan adanya gambar-gambar dalam bacaan (walaupun hanya sekedar hitam putih), itu akan sangat membantu siswa yang kesulitan membaca teks yang panjang dan juga, jika secara teratur siswa diberikan bacaan dengan konsep bergambar ini akan membuat siswa perlahan-lahan mulai terbiasa membaca teks panjang, dan akhirnya mereka akan dapat dengan mudah memahami suatu wacana atau teks tanpa gambar. 

In reply to EKA SEPTIARY MAGHFIRA 16203241019

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by WULAN INDAH CHAHYANI 16203241018 -

saya seyuju dengan pendapat eka, pembelajaran yang menyenangkan dalam keterampilan membaca menurut saya adalah pembelajaran yang menggunakan media atau metode yang kreatif dan siswa berpartisipasi secara aktif di dalamnya. Misalnya untuk menarik perhatian siswa dalam belajar membaca dapat menggunakan komik yang bergambar dan berwarna. selain dapat juga menggunakan metode every one is teacher here, seluruh siswa berpartisipasi secara aktif.

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by MONICA MELINDA PUTRI SUSANTI 16203241009 -

Selamat pagi, nama saya Monica Melinda. Pada kesempatan kali ini saya akan mengemukakakn pendapat untuk pertanyaan nomor 1, yaitu jenis pembelajaran membaca yang menyenangkan. menurut saya, yaitu:

siswa di kelas dibagi menjadi beberapa kelompok yang mana tiap kelompok terdiri dari 2 orang, dan masing-masing kelompok diberikan teks yang sama, tetapi tiap kelompok diberikan pertanyaan yang berbeda mengenai teks yang diberikan. setelah itu, tiap kelopmpok diminta untuk menganalisis dan menjawab pertanyaan yang diberikannya, seluruh siswa diberikan masing-masing 15 menit untuk memahami teks dan menjawab soalnya. setelah semuanya selesai, tiap kelompok diminta maju ke depan kelas dan mengkomunikasikan jawabannya dari hasil diskusi berdua, dan siswa dari kelompok yang lain juga boleh menambahkan atau membantu apabila jawabannya kurang tepat. demikian pemikiran dari saya, dari situ dapat diketahui sejauh mana siswa memahami teks dan bagaimana cara siswa membaca dan mendalami teks. Terima kasih

In reply to MONICA MELINDA PUTRI SUSANTI 16203241009

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by INGGRID PRINSIA MAHARANI 16203241001 -

Saya sangat setuju dengan pendapat Melinda. Metode yang saya kemukakan sebelumnya juga mirip dengan yang dikemukakan Melinda. Dengan mengomunikasikan, siswa dapat memahami teks dengan mudah dibandingkan hanya dengan membaca saja.

In reply to MONICA MELINDA PUTRI SUSANTI 16203241009

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by APRILIA KOMALASARI 16203241012 -

saya setuju, karena kegiatan belajar mengajar menggunakan metode tersebut lebih disenangi oleh siswa-siswi. mereka tidak monoton dengan kegiatan belajar mengajar yang seperti biasanya dilakukan. metode itu juga membangkitkan interaksi sesama teman yang terjadi didalam kelas.

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by AYU NINGRUM 16203241034 -

1. Membaca dengan buku bergambar agar tidak bosan dan mengantuk, disertai intonasi yang baik dan jelas, dengan buku-buku hits atau terkini, disertai dengan kegiatan interaktif melalui buku tersebut.

 

2. Ketika mengajukan pertanyaan di kelas, penting bagi guru untuk memberi siswa waktu untuk berpikir mengenai tanggapan mereka. Terkadang seorang guru mengajukan pertanyaan, berdiam diri satu atau dua detik, dan ketika tidak seorang pun segera menanggapi, menjadi panik dan memberikan sendiri jawabannya. Pertanyaan yang efektif, bagaimana pun juga, terkadang membutuhkan pemikiran serta perenungan, dan para siswa mungkin membutuhkan waktu untuk menemukan jawaban atau untuk menyusun suatu jawaban yang berarti. Pada kesempatan tertentu akan membantu untuk memberi siswa waktu menuliskan jawaban mereka sebelum menanggapi.

 

3. Pembelajaran merupakan upaya untuk membelajarkan anak agar dapat berkembang secara optimal. Pengembangan yang diorientasikan dalam pembelajaran adalah kemampuan berpikir, bernalar, dan termasuk juga bagaimana anak tersebut dapat memecahkan masalah yang dihadapinya dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran pada masa sekarang ini lebih berorientasi kepada siswa aktif terlibat dalam proses pembelajaran sehingga mereka akan mendapatkan pengalaman yang dapat mengembangkan kemampuan berpikirnya.

Oleh sebab itu, siswa dituntut untuk berfikir kritis, kreatif dan agar mampu menyelesaikan masalah. Menjadikan anak berfikir kritis, kreatif dan mampu menyelesaikan masalah itu tidak mudah. 

Berpikir kritis berarti berpikir secara cepat dan rasional sebagai bentuk tanggapan terhadap lingkungan sekitar sehingga dapat memecahkan masalah dengan baik dan membawa manfaat.

 

4. 

a. Pelajar aktif membina pengetahuan berasaskan pengalaman yang sudah ada.
b. Dalam konteks pembelajaran, pelajar seharusnya membina sendiri
pengetahuan mereka.
c. Pentingnya membina pengetahuan secara aktif oleh pelajar sendiri melalui
proses saling mempengaruhi antara pembelajaran terdahulu dengan pembelajaran terbaru.

d. Unsur terpenting dalam teori ini ialah seseorang membina pengetahuan dirinya secara aktif dengan cara membandingkan informasi baru dengan pemahamannya yang sudah ada.
e. Ketidakseimbangan merupakan faktor motivasi pembelajaran yang utama. Faktor ini berlaku apabila seorang pelajar menyadari gagasan-gagasannya tidak konsisten atau sesuai dengan pengetahuan ilmiah.
f. Bahan pengajaran yang disediakan perlu mempunyai perkaitan dengan pengalaman pelajar untuk menarik minat pelajar.6

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by INGGRID PRINSIA MAHARANI 16203241001 -

Selamat pagi Frau Wening.Saya ingin menanggapi tentang pertanyaan yang pertama, yaitu:

Bagaimana cara menciptakan pembelajaran membaca yang menyenangkan?

Untuk menciptakan pembelajaran membaca yang menyenangkan tentunya kita sebagai guru tidak boleh hanya memberikan tugas membaca sebuah teks saja, karena hal itu sangat membosankan. Terlebih jika siswa disuruh membaca buku teks yang tebal dan teks yang dibaca hanya penuh dengan tulisan. Di situlah kreativitas kita sebagai guru diuji. Guru harus menciptakan suasana yang menyenangkan dalam pembelajaran untuk mencegah kebosanan. Salah satu cara yang saya pikirkan adalah dengan membuat media belajar yang asyik, contohnya siswa dibentuk dalam sebuah kelompok, dan dalam kelompok itu siswa menyusun teks itu secara bersamaan. Lalu tiap orang mendapatkan bagian teks yang berbeda, kemudian siswa menjelaskan apa yang ia pahami dari teks yang telah ia baca kepada temannya. Hal ini menurut saya sangat efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa, karena saat siswa mengajarkan apa yang ia pahami kepada temannya, hal tersebut dapat membuat siswa ingat dengan materi yang ia pelajari.

Itu pendapat saya, bagaimana menurut teman-teman?

In reply to INGGRID PRINSIA MAHARANI 16203241001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by NOVIA SOLEHATI 16203241002 -

saya setuju dengan pendapat Inggrid, karena pembelajaran yang monoton akan membuat peserta didik mudah merasakan lelah. Terlebih lagi tidak semua siswa gemar membaca, maka disnilah kreatifitas seorang guru dibutuhkan.

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by ANNISA TRI UTAMI 16203241028 -

Cara/ langkah Menciptakan pembelajaran membaca yang menyenangkan didalam kelas adah dengan menggunakan metode metode yang berbeda dari metode yang biasa digunakan didalam kelas. Sebelum itu juga kita sebagai pendidik harus memilih teks yang mudah dipahami dan jangan terau panjang, karena sisea cenderung bosan dengan teks yang panjang. Dan bisa juga disertai gambar yang dapat menarik minat siswa dalam membaca, agar siswa tidak cepat bosan. Mungkin guru dapat membuat permainan dengan menggunakan paragraf2 yang ada. Setiap paragraf ditempel di dinding, dengan urutan yang berbeda. Siswa diberi tugas, siswa mengelilingi kelas, dan menyusun setiap paragraf yang ada di dinding menjadi teks yang sempurna.

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by AYU WULANDARI 16203241032 -

1.

Semangat Pagi! Saya Ayu Wulan, menurut saya bagaimana cara menciptakan pembelajaran membaca yang menyenangkan adalah pertama kita harus memiliki teks. Tapi teks yang dipilih tidak terlalu panjang dan bahasanya mudah dipahami. Selain itu sebaiknya disertai gambar yang menarik, agar fokus siswa tidak hanya pada teks dan tidak mudah bosan. Dibentuklah sebuah kelompok. Sesuai paragraf, setiap paragraf digunting kemudian dibagikan kepada setiap anggota kelompok. Setiap anak berusaha memahami paragraf miliknya, setelah selesai mereka satu persatu menjelaskan kepada teman sekelompok mereka. Ini akan lebih meningkatkan konsentrasi siswa, dan juga siswa berperan aktif disana. Ini diterapkan di tutorium dan menurut saya ini jauh lebih efektif dibanding kita membaca seluruh teks dan tidak memahami seluruh info disana. Demikian pendapat saya, terima kasih.

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by APRILIA KOMALASARI 16203241012 -

selamat pagi, kabar saya baik frau Wening. cara efektif untuk menciptakan pembelajaran membaca yang menyenangkan yaitu menciptakan pembelajaran dengan media permainan, karena biasanya siswa-siswi kurang fokus dalam menghadapi pembelajaran dan kurangnya pemahaman dalam materi yang diberikan. oleh karena itu guru harus kreatif, aktif, dan menciptakan suasana seefktif mungkin dalam kelas. media permainan tersebut menciptakan suasana yang menyenangkan, seperti membuat kuis-kuis kecil dan ada hadiah kecil agar siswa-siswi termotivasi untuk mempelajari bahan materi yang diajarkan. namun, guru harus teliti untuk menciptakan suasana yang menyenangkan agar siswa-siswi paham materi yang diajarkan.

In reply to APRILIA KOMALASARI 16203241012

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by MONICA MELINDA PUTRI SUSANTI 16203241009 -

Saya sangat setuju dengan pendapat Mala, karena biasanya siswa di sekolah mengalami hari-hari yang panjang dengan tugas yang menggunung, sehingga cenderung lelah di sekolah dan tidak mampu memahami pelajaran bahkan suatu teks. Dengan adanya permainan di sela-sela pelajaran, siswa mampu (mau tidak mau) membuka mata untuk mengikuti alur permainan dan juga menjadi terjaga untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar selanjutnya. Permainan yang dilaksanakan dapat berupa peregangan tubuh atau permainan yang yang berkonsep pembelajaran.

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by ZULAIKA RAHMASASI 16203241022 -

Menurut saya untuk menciptakan pembelajaran membaca yang menyenangkan itu sangat penting. Karena suasana pembelajaran adalah salah satu faktor penting dalam mendukung pembelajaran berjalan dengan baik. Salah satu metode yang baru-baru ini saya alami adalah metode Galerie Gang, Menurut saya metode tersebut sangat membantu saya dalam memahami suatu teks atau pun materi. Metode tersebut mengharuskan siswa untuk memahami dan menganalisis suatu teks atau materi, kemudian menuliskan gagasannya dalam sebuah poster yang kemudian ditempel di dinding kelas. Setelah itu kelompok siswa mengitari kelas untuk melihat poster hasil teman-teman mereka sembari dijelaskan oleh siswa tersebut, layaknya galeri. Menurut saya, metode tersebut sangat aktif, kreatif, efektif, dan juga menyenangkan.

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by ZAENUNNNI HAYAH MARIFAH 16203241006 -

Selamat Pagi, Frau Wening.

Pendapat saya mengenai cara / langkah yang efektif untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan diantaranya seorang pengajar dapat menciptakan suasana pembelajaran yang nyaman, kemudian pengajar juga sudah menyiapkan bahan ajar yang relevan untuk diberikan kepada peserta didik. Dalam pengaplikasiannya seorang pengajar sewaktu-waktu harus memberikan selingan humor dan jeda yang tepat agar peserta didik tidak bosan, dan mengantuk. Kemudian pada saat mengajar, seorang pengajar bisa juga menggunakan metode permainan. metode tersebut dapat digunakan agar pembelajarannya menyenangkan dan tidak membosankan, selain itu dengan menggunakan metode permainan, peserta didik pun dapat berperan aktif mengikuti pembelajarannya.

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by NOVIA SOLEHATI 16203241002 -

Selamat pagi, saya Novia Solehati. Bagaimana menciptakan pembelajaran membaca yang menyenangkan?. Menurut saya di era modern seperti ini, kita dapat memanfaatkan banyak media sebagai media pendukung pembelajaran di kelas dan sekaligus menyenangkan dengan cara mengajak peserta didik untuk bersama-sama memanfaatkan gadget atau laptopnya sebagai media pendukung lalu mereka dapat belajar contohnya melalui Kahoot.it (dalam keterampilan membaca) dan disuguhkan tampilan yang menarik dan pasti juga menyenangkan. Media lainnya kita dapat menggunakan pula aplikasi-aplikasi pembelajaran Bahasa Jerman dalam keterampilan membaca yang dibuat langsung oleh Goethe-Institut di Playstore sambil bermain bersama atau memecahkan masalah bersama secara kelompok ataupun individu. Dengan kecanggihan teknologi kita dapat membuat media pembelajaran semakin kreatif dan menyenangkan.

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by ITA MAULITA 16203241004 -

Selamat Pagi Frau Wening, menurut saya langkah yang efektif atau langkah yang utama sebagai calon guru bahasa jerman adalah, menciptkan pembelajaran yang menyenangkan. kita sebagai calon guru harus mampu menciptakan pembelajaran yang menyenangkan didalam kelas, karena dengan pembelajaran yang menyenangkan, siswa tidak akan mudah bosan dan materi yang disampaikan oleh guru akan dapat tersampaikan dengan baik oleh siswa dan juga siswa akan dengan mudah memahami apa yang sudah guru sampaikan dalam pembelajaran dikelas. jika seorang guru sudah mampu menciptakan pemebelajaran yang menyenangkan didalam kelas, maka pembelajaran selanjutnya akan menjadi lebih enak dan siswa merasa nyaman. selain itu siswa juga tidak merasa tegang dengtan suasana pembelajaran dikelas. Dengan pembelajaran yang menyenamgkan maka materi akan tersampaikan dengan baik dan mampu mencapai hasil belajar yang baik. Terimaksih

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by PURNANI UTAMI 16203241024 -

Selamat Pagi ,

Menurut saya cara menciptakan pembelajaran membaca yang menyenangkan yaitu dengan dibubuh i media permainan dalam proses menelaah teks bacaan tersebut. Sehingga menarik minat peserta didik dan tidak membosankan.Dalam hal ini guru juga harus memperhatikan media apa yang pas dengan kondisi para peserta didik.

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by ISNAINI NUR FAJRIYAH 16203241008 -

Selamat pagi Frau Wening.

 

1. Siswa dapat belajar dengan baik dalam suasana yang wajar, tanpa tekanan dalam kondisi yang merangsang untuk belajar. Untuk menciptakan suasana yang dapat menumbuhkan gairah belajar, maka diperlukan pengorganisasian kelas yang memadai. apabila kita sebagai guru dapat melaksanakan dan  mengembangkan yang lebih kreatif dapat mencipatakan suatu pembelajaran dikelas lebih hidup dan bermakana. Lagipula dapat dilaksanakan  dengan rasa penuh disiplin, tanggungjawab, dedikasi serta loyalitas yang tinggi , tidak mustahil akan tercipta Sumber Daya Manusia ( SDM) Indonesia yang handal dan mampu berkompetatif dengan bangsa-bangsa didunia.

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by ANGGRAINI RIANDANI 16203241016 -

Selamat pagi Frau Wening, pemikiran saya sebagai calon guru bahasa jerman di SMA/sederajad mengenai cara / langkah yang efektif untuk

  1. Membuat media pembelajaran yang unik dengan berbagai sumber dan beragam media seperti buku, komputer, permainan, game android, media pembelajaran berbasis e-learning, menggunakan aplikasi, website, dan lain-lain. Selain itu saya juga harus menciptakan suasana kelas yang menyenangkan dan mengajak seluruh elemen kelas untuk aktif dan kreatif. Dalam pelaksanaannya, saya juga harus membuat skenario agar proses belajar-mengajar yang akan saya lakukan berjalan lancar. Hal ini dapat dilakukan dengan pembuatan RPP yang jelas dan efektiv.

 

In reply to ANGGRAINI RIANDANI 16203241016

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by ANGGRAINI RIANDANI 16203241016 -

Mengajak peserta didik menganalisis dalam pembelajaran membaca

2. Saya harus menumbuhkan rasa keingintahuan di diri siswa, sehingga siswa akan bersemangat membaca untuk memuaskan rasa ingin tahunya. Selain itu, untuk materi yang membutuhkan pemahaman lebih, saya harus mengajak siswa berpikir aktif dengan cara membberi contoh isi materi tersebut dengan kehidupan nyata. jika materi tersebut berisi pengetahuan budaya Jerman, saya bisa mengajak siswa untuk menganalisis budaya Jerman tersebut, tentunya analisis yang saya lakukan tidak hanya sekedar pemahaman tentang budaya tersebut, melainkan juga sisi positif apa saja yang dapat siswa ambil dan sisi negatif apa yang harus siswa hindari.

In reply to ANGGRAINI RIANDANI 16203241016

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by ANGGRAINI RIANDANI 16203241016 -

Bagaimana mengajak  peserta didik memecahkan masalah?

3. Dalam hal ini saya harus bisa memancing siswa untuk berpikir kritis agar kemudian siswa dapat berpikir kreatif untuk menyelesaikan masalah yang ditemukannya. Saya juga harus dapat menumbuhkan kesadaran siswa bahwa dalam menyelesaikan masalahm dapat dilakukan berbagai cara, salah satunya adalah dengan kerja kelompok. Dalam metode kelompok ada banyak hal positif yang dapat siswa ambil, salah satunya adalah siswa akan belajar mendengarkan dan menghargai pendapat orang lain, selain itu siswa juga dapat belajar menahan diri untuk berlaku egois.

In reply to ANGGRAINI RIANDANI 16203241016

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by ANGGRAINI RIANDANI 16203241016 -

Bagaimana mengajak peserta didik membangun pengetahuan yang didapatnya?

 

4. Saya harus memberikan pengetahuan kepada siswa bahwa ilmu jika tidak diterapkan akan sia-sia. Hal-hal positif yang didapat siswa dalam materi yang sudah dipelajari haruslah diterapkan sehari-hari. Dan hal-hal negatif yang di dapat dari isi materi haruslah dihindari. misalnya, siswa mendapat materi tentang budaya Jerman. Hal positif dari budaya atau kebiasaan masyrakat Jerman adalah taat lalu lintas, maka siswa juga harus dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari bahwa dia juga harus tertip lalu lintas.

selain itu saya juga harus menumbuhkan jiwa kepedulian pada diri siswa untuk mau berbagi ilmu. misalnya ada siswa yang pandai sekali dan dapat menyerap materi dengan baik, hendaknya siswa yang pandai tersebut dapat berbagi ilmu dengan temannya yang kurang pandai.

Untuk membangun pengetahuan yang lain. saya harus dapat memahamkan siswa bahwa masih ada banyak hal menarik terkait materi tersebut yang dapat siswa pelajari. siswa akan menemukan hal meraik lainnya apabila siswa mau dan aktif mencari sumber belajar, misalnya adalah di internet, buku-buku perpustakaan, dan lain-lain

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by DITA MAULIDA 15203241014 -

1.Menurut saya untuk menciptakan pembelajaran membaca yang menyenangkan itu dengan metode permainan lempar bola dan siswa akan mendapatkan bola dari guru lalu siswa tersebut akan diminta untuk membaca teks yang sudah dibagikan dan permainan berjalan seperti itu.

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by ANNISA TRI UTAMI 16203241028 -
Nomor 2: Langkah-langkah mengajak siswa menganalisis dalam pembelajaran siswa adalah dengan mengajak siswa membaca selama waktu yg ditentukan. Setelah itu, memberikan pertanyaan yang dapat membuat ingatan siswa tentang teks tersebut.
In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by SRI SIWI ANDAMARI 16203241010 -

Selamat Pagi Frau Wening,

no. 3

menurut saya mengajak peserta didik memecahkan masalah yaitu dengan

cara guru tersebut mempersiapkan dan merumuskan masalah yang akan dipecahkan, siswa juga harus bisa mengumpulkan informasi sesuai alternatif permasalahan yang akan dipecahkan, dan yang terakhir guru tersebut haru bisa mengajak siswa untuk menyimpulkan dari pemecahan masalah tersebut.

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by AYU WULANDARI 16203241032 -

2.

Semangat pagi lagi! Saya Ayu. Menurut saya, cara menganalisis yang efektif bagi peserta didik : Berhubungan dengan metode yang saya sampaikan sebelumnya pada nomor satu, untuk menganalisis sebuah teks kita harus menganalisis atau menyusun poin-poinnya. Misalnya, apa temanya, dimana, kapan, siapa tokoh disana, apa ciri-cirinya, dan lain-lain. Intinya, merangkum semua poin yang ada dalam teks itu. Demikian terima kasih.

In reply to AYU WULANDARI 16203241032

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by INGGRID PRINSIA MAHARANI 16203241001 -

Pendapat Ayu sangat bagus. Saya juga sudah membaca di materi PAKEM bahwa siswa memang harus mempunyai rangkuman agar pembelajaran bisa efektif. Oleh karena itu, rangkuman sangatlah penting, terutama dalam kemampuan membaca.

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by SHAVIRA BERTI 16203241015 -

2. Menurut saya cara mengajak peserta didik menganalisis dalam pembelajaran membaca adalah dengan menciptakan suasana belajar yang kondusif. Kembali kepada fokus HOTS dimana siswa dituntut untuk berpikir kritis maka guru dapat memberikan suatu teks dan siswa diminta untuk mengadakan suatu forum diskusi. Maka terjadi proses interaksi yang baik antarpeserta didik serta terjadi pertukaran informasi. Hal itu tentu saja efektif untuk mengembangkan peserta didik untuk berpikir kritis dalam memecahkan suatu masalah pada teks. 

In reply to SHAVIRA BERTI 16203241015

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by EKA SEPTIARY MAGHFIRA 16203241019 -

Saya setuju dengan pendapat saudari SHavira. Dengan diadakan forum diskusi semacam itu, siswa mampu mengungkapkan pendapatnya di dalam forum. Di situ juga siswa mampu mengemukakan ide-ide kreatif mereka yang kemudian bisa dijadikan alternatif pemecahan masalah. Selain itu siswa juga diajarkan untuk menerima pendapat orang lain. Dari berbagai macam pendapat dapat disimpulkan 1 jawaban di akhir diskusi.

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by ELLENA GARCIANI 16203241025 -

selamat pagi Frau Wening

menurut saya cara/langkah yang efektif untuk menciptakan pembelajaran membaca yang menyenangkan yaitu dengan menggunakan metode yang belum pernah dipakai sebelumnya. penggunaan media pembelajaran juga dapat menarik perhatian siswa dalam mengikuti proses belajar mengajar.

 

nomor 2

cara/langkah dalam mengajak peserta didik menganalisis dalam pembelajaran membaca yaitu dengan membentuk kelompok kecil. selanjutnya peserta didik diberi teks kecil untuk dianalisis apa maksud dari teks tersebut. selain itu peserta didik juga diberikan kesempatan untuk mengemukakan pendapatnya

 

nomor 3

cara/langkah dalam mengajak peserta didik memecahkan masalah yaitu harus mengetahui masalah yang akan dipecahkan terlabih dahulu. selanjutnya peserta didik diminta untuk mengemukakan pendapatnya

 

nomor 4

cara/langkah mengajak peserta didik membangun pendapat yang didapatnya yaitu meminta peserta didik menuliskan pertanyaan tentang apa yang belum dimengerti pada materi yang usdah dipelajari. selanjutnya guru menjelasakan kembali tentang materi yang belum dipahami oleh peserta didik tersebut.

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by YOLANDA ARDHIA PRAMESTI 16203241029 -

menciptakan pembelajaran membaca yang menyenangkan?;

untuk menciptakan pembelajaran membaca yang menyenangkan didalam kelas yaitu dengan menyediakannya berbagai media seperti ketika kita membaca tentang märchen yang disana juga terdapat gambar yang menarik dan membuat peserta didik lebih tertarik.

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by KHANIFAH NAFULANI 16203241017 -

Assalamualaikum, Frau Wening. Pemikiran saya sebagai calon guru bahasa Jerman di SMA/sederajad mengenai cara/langkah yang efektif untuk (1) Untuk menciptakan pembelajaran membaca yang menyenangkan sebagai seorang guru hendaknya dapat berkreasi di dalam kelas misalnya dengan menggunakan metode Everyone is a teacher here. Seperti yang tercantum dalam bacaan sebelumnya dijelaskan bahwa metode ini efektif dan membuat siswa lebih efektif dan dapat mengkreasikan jawabannya atas pertanyaan yang diberikan oleh guru. Selain itu, akan melatih siswa supaya berani mengemukakan pikirannya. (2) Poin kedua cara yang dapat dilakukan oleh guru untuk mengajak peserta didik menganalisis dalam pembelajaran membaca yaitu guru memberikan bahan bacaan kepada siswa. Lalu, menyuruh siswa untuk membaca sekilas dan jika terdapat kata atau kalimat yang tidak dipahami dapat ditanyakan kepada guru. Setelah guru menjelaskan secara rinci bacaan tersebut, siswa dapat merangkum dan menganalisis dengan pertanyaan 5 W+1H dan menulis kembali teks tersebut dengan bahasanya sendiri.

In reply to KHANIFAH NAFULANI 16203241017

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by KHANIFAH NAFULANI 16203241017 -

Nomor 3: Cara yang dapat dilakukan untuk mengajak peserta didik dalam memecahkan masalah yaitu dengan Pendekatan Saintifik yang meliputi Mengamati, Menanya, Mengumpulkan informasi, menalar, dan mengkomunikasikan. Mula-mula guru memberikan permasalahan kepada siswa misal terdapat siswa di sekolah lain yang merasa malas untuk mengikuti mata pelajaran bahasa Jerman. Setelah itu, siswa bertanya kepada guru mengenai detail masalah tersebut. Lalu, siswa mengumpulkan informasi berdasarkan penjelasan yang diberikan guru kepada mereka. Langkah selanjutnya yaitu siswa menalar dan mencoba untuk memecahkan masalah tersebut. Selanjutnya, siswa mengkomunikasikan solusi dari permasalahan tersebut kepada siswa lainnya. Solusi dalam pemecahan tersebut

Nomor 4: Langkah yang dapat dilakukan untuk mengajak peserta didik dalam membangun pengetahuan yang didapatnya yaitu guru memotivasi peserta didik supaya rajin membaca buku karena dengan banyak membaca buku pengetahuan peserta didik akan bertambah dan dapat memperbaiki pemahaman peserta didik terhadap suatu hal. Langkah kedua menyuruh peserta didik untuk membaca bahan ajar sebelum pembelajaran dimulai dan dapat mencari sumber referensi lainnya supaya pengetahuan peserta didik dapat bertambah. Selain itu, guru dapat memberi tugas kepada siswa untuk membaca buku berkaitan dengan mata pelajaran di sekolahnya misalnya dalam sebulan 2-4 buku. Kemudian, siswa diminta untuk menjelaskan intisari dari buku yang dibacanya. Tugas lainnya yang dapat diberikan guru kepada siswa yaitu menyuruh siswa untuk membuat karya tulis dengan berbagai sumber referensi. Apabila beberapa langkah di atas dapat diterapkan, maka peserta didik perlahan-lahan dapat membangun pengetahuan yang didapatnya karena semakin banyak pengetahuan yang dimiliki peserta didik, maka akan sangat berguna bagi peserta didik di masa depannya. 

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by PURNANI UTAMI 16203241024 -

2. Mengajak peserta didik menganalisis dalam pembelajaran membaca?

Menurut saya untuk menganalisis suatu bacaan, alangkah lebih baiknya peserta didik diajak untuk menemukan poin-poin intinya terlebih dahulu seperti 5W + 1H. Sehingga saat proses pemahaman bacaan tersebut peserta didik tidak perlu mencari-cari lagi.Hal ini akan mempermudah  peserta didik untuk memahami materi bacaan tersebut dan akan lebih menyingkat waktu.

 

 

In reply to PURNANI UTAMI 16203241024

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by ERIKA 16203241033 -

Saya setuju dengan pendapat Purnani. Menemukan poin 5 W + 1 H merupakan salah satu metode yang efektif dalam pembelajaran membaca. Hal tersebut dapat mempermudah siswa dalam memahami isi teks/suatu bacaan.

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by AYU WULANDARI 16203241032 -

3.

Cara memecahkan masalah : jika kita ingin memecahkan masalah, tentu pertama kita harus tahu dulu apa masalahnya. Setelah itu kita harus menentukan beberapa cara atau alternatif dalam pemecahan masalah tersebut. Misalnya, peserta didik tidak tahu apa isi atau tema dari sebuah teks, maka dia setidaknya bisa melihat beberapa kata atau vokabular yang berhubungan dengan itu. Misalnya, lagi, teks yang ia analisis adalah bertemakan Familie, maka disana akan ada kata Vater, Mutter, dan lain-lain. Demikian terima kasih.

In reply to AYU WULANDARI 16203241032

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by EKA SEPTIARY MAGHFIRA 16203241019 -

Saya setuju dengan pendapat saudari Ayu. Dengan melihat vokabular, itu akan menambah kosa kata baru untuk siswa. Namun, menurut saya ada cara lain untuk memecahkan masalah, yaitu dengan cara melakukan diskusi di dalam kelompok atau dengan partner. Dengan diskusi kelompok, akan ada banyak jawaban dari masing-masing individu sehingga bisa saling bertukar ide. Kemudian yang lain bisa menanggapi ide tersebut. Ide-ide yang sudah ada ditarik kesimpulan untuk menemukan 1 jawaban yang pasti.

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by ANNISA TRI UTAMI 16203241028 -

3. langkah-langkah mengajak siswa memecahkan masalah adalah dengan mengajak siswa mendiskusikan masalah yang ada. Masalahnya apa dan bagaimana cara memecahkan. didalam kelas dapat dibagi menjadi satu kelompok 2 orang, setiap kelompok hdiberikan tugas untuk mencari sebuah masalah dan memecahkannya, setelah itu dipresentasikan dalam waktu yang singkat. Didalam waktu yg singkat itu siswa harus menjelaskan dengan singkat, padat dan jelas.

In reply to ANNISA TRI UTAMI 16203241028

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by OLGA PRAMESTI SIWI 16203241026 -

saya sependapat dengan Saudara annisa, dengan cara mengajak siwa berdiskusi bersama tentang masalah yang ada yang kini sedang dihadapi bersama, itu adalah metode yang tepat. dengan cara berdiskusi siswa menjadi aktif dan dengan begitu mampu mengetahui dan memahami suatu masalah bersama. Dengan opsi jawaban atau pendapat siswa tentang cara menyelesaikan masalah maka akan di dapat berbagai langkah yang mempermudah dalam proses menyelesaikannnya. Diakhir diskusi akan ditarik kesimpulan bersama untuk penyelesaian masalah tersebut.

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by ERIKA 16203241033 -

Hallo! Nama saya Erika.Saya ingin menanggapi soal nomer 1 dan 2.

Dalam pembelajaran siswa sering mengalami kejenuhan dan guru hendaknya dapat menciptakan suasana pembelajaran yang efektif dan menyenanakan  bagi siswanya dengan menggunakan metode-metode yang bervariasi. Selain itu guru juga dapat menggunakan berbagai media yang mendukung keterampilan membaca tersebut, misalnya menggunakan media game. Melalui game, siswa dapat memahami tanpa menyadari bahwa ia sedang belajar. Metode ini juga dapat menjadi sangat efektif untuk usia berapapun. Satu hal yang paling penting, teknik bermain games dapat membuat siswa merasa bersemangat. Maka, guru perlu mendesain games yang cocok untuk siswa, sesuai dengan usia dan pengetahuan yang dimiliki. Membuat online quiz mengenai salah satu topik tertentu, bisa jadi contohnya. Lalu dalam pembelajaran ini siswa juga dituntut untuk dapat menganalisis persoalan yang ada. Siswa harus mampu mengutarakan pendapatnya dan mengomentari pendapat temannya. Metode tanya-jawab dengan teman sebangku, misalnya.

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by OLGA PRAMESTI SIWI 16203241026 -

2. sebagai seorang pengajar, guru harus mampu mengajak siswa ikut serta  aktif dalam menganalisis pembelajaran membaca yang sedang berlangsung, dengan cara setiap siswa menterjemahkan satu atau dua kalimat dalam bacaan secara berurutan misalkan siswa A menterjemahkan kalimat no 1 dan 2, dan yang lain menterjemahkan kalimat selanjutnya sampai selesai. setelah semuanya selesai masing-masing siswa membacakan terjemahan dan dibahas serta dipahami bersama dengan guru. Guru juga menambahkan materi dan mengevaluasi hasil kerja siswa.

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by ZAENUNNNI HAYAH MARIFAH 16203241006 -

Selamat Pagi, Frau Wening
Menurut saya cara yang tepat untuk mengajak peserta didik menganalisis dalam pembelajaran membaca diantaranya guru dapat menuliskan sebuah judul bab yang akan dipelajari di papan tulis, kemudian guru meminta peserta didik untuk membacakannya. Setelah itu guru meminta peserta didik untuk menganalisis apa saja yang akan dipelajari dalam bab tersebut. Kemudian peserta didik diminta untuk membaca dan meringkas bahan ajar yang telah diberikan guru. Setelah itu guru menyimpulkan materi pembelajarannya.

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by ANNISA TRI UTAMI 16203241028 -

4. Cara membangun pengetahuan yang didapat siswa:

karena kit belajar bahasa, siswa harus terus menerus mempraktikkan/menerapkan bahasa yang diprlajari. kita sebagai pendidik harus pintar-pintar memancing peserta didik untuk terus menggunakan bahasa jerman. Seperti menyala dengan menggunakan bahasa jerman, berbicara didalam kelas di campur dengan bahasa jerman Dan sebagainya. Menggunakan bahasa jerman didalam kegiatan sehari-hari.

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by PUTRI MAHMUDAH 16203241021 -

saya akan mencoba menjawab nomer 3 yaitu bagaimana mengajak  peserta didik memecahkan masalah. menurut saya, guru dalam mengajak peserta didik dalam memecahkan masalah dalam pembelajaran membaca ini dimana guru harus bisa kreatif dalam menyajikan materi yang akan diajarkan kepada siswanya. Guru dalam memilih masalah yang akan dibahas sebisa mungkin masalah yang saat ini sedang aktual, karena menurut saya masalah yang aktual dapat menarik minat siswa dalam pelaksanaan pembalajaran yang sedang berlangsung. Siswa juga dapat aktif dalam mengumakakan pendapatnya untuk memecahkan masalah tersebut.

In reply to PUTRI MAHMUDAH 16203241021

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by MONICA MELINDA PUTRI SUSANTI 16203241009 -

Saya sangat setuju dengan pendapat Putri, mengenai guru yang memilih fenomena aktual sebagai materi untuk mengajak siswa dalam hal memecahkan masalah. Tidak hanya mampu menarik minta siswa saja, melainkan juga mampu membuat siswa yang pada mulanya sangat individualis menjadi tanggap dengan keadaan sekitarnya, selain itu siswa juga sedikit demi sedikit mampu mengembangkan pola pikir mereka menjadi kritis terhadap apa yang sedang terjadi.

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by YOLANDA ARDHIA PRAMESTI 16203241029 -

mengajak peserta didik menganalisis dalam pembelajaran membaca?

 Langkah kedua yuaitu dengan diberikan bacaan atau teks lalu dibuat kelompok per 3-5 setelah itu peserta didik dapat menganalisi bacaan tersebut dan juga mengemukakan pendapatnya.

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by YUANITA ANISA RAHMAWATI 16203241027 -

Selamat pagi Frau Wening, menurut saya cara yang efektif

1. Menciptakan pembelajaran membaca bahasa Jerman yang menyenangkan adalah dengan metode permainan, yaitu membuat beberapa kelompok yang setiap kelompoknya mendapatkan potongan-potongan sebuah cerita dan meminta setiap kelompoknya untuk menyusun cerita tersebut.

2. Mengajak peserta didik menganalisis dalam pembelajaran membaca. Setelah setiap kelompok selesai menyusun potongan tersebut dan menjadi sebuah cerita, setiap kelompok diminta untuk memahami isi dari cerita ersebut. Menjelaskan inti dari cerita tersebut.

3. Mengajak  peserta didik memecahkan masalah. Apabila peserta didik memiliki kesulitan, sebagai contoh dalam kosakata bahasa Jerman, pendidik dapat memberikan solusi untuk mencari kata di kamus, atau bisa juga dengan cara guru membuat potongan kecil yang berisi 1 kata bahasa Jerman disertai dengan artinya.

4. Mengajak peserta didik membangun pengetahuan yang didapatnya. diharapkan peserta didik dapat menambah pengetahuan dengan memperbanyak kosakata dan juga pengetahuan tentang lainnya tentang bahasa Jerman. Dari cerita yang didapat peserta didik tersebut pasti memuat hal positif dan negatif. Peserta didik diharapkan dapat mengambil dan melakukan hal positif dari cerita tersebut.

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by PURNANI UTAMI 16203241024 -

3. Mengajak peserta didik memecahkan masalah?

Untuk memecahkan suatu masalah , peserta didik akan dibagi menjadi beberapa kelompok yang terderi dari 2-3 orang per kelompok. Dalam kelompok tersebut peserta didik harus mediskusikan permaslahan itu bersama dan harus menemukan solusi yang tepat untuk pemecahan masalah tersebut.Jika, salah satu kelompok sudah menemukan solusi yang tepat maka mereka boleh mempresentasikannya didepan kelas dan akan dikoreksi bersama.

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by ANGGITA RIANANDA 16203241030 -

2. Menurut saya cara mengajak peserta didik menganalisis dalam pembelajaran membaca adalah dengan membagi siswa dalam beberapa kelompok. Dalam pembelajaran HOTS dimana siswa dituntut untuk berpikir kritis dan juga aktif. maka dalam hal ini langkah pertama guru memberikan suatu teks dan siswa dibagi menjadi beberapa kelompok, setelah dibagi dalam beberapa kelompok siswa diminta untuk membaca teks tersebut lalu mendiskusikannya, dalam kelompok tersebut siswa dapat aktif bertukar informasi dan juga menyampaikan pendapat atas pemahaman teks yang telah mereka baca. Hal itu tentu saja efektif untuk mengembangkan peserta didik untuk berpikir kritis dalam menganalisis suatu masalah pada teks tersebut. 

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by AYU WULANDARI 16203241032 -

4.

Cara membangun pengetahuan yang didapat peserta didik: diterapkan. Apalagi kita sedang belajar bahasa, itu hukumnya wajib untuk diterapkan. Sebanyak apapun kita belajar jika tidak dipraktekkan setiap hari maka lama kelamaan akan hilang. Terdengar klasik sih, tapi memang ini berpengaruh sekali terhadap ilmu yang kita dapat. Itulah mengapa di UNY jurusan bahasa jerman ada dosen asing, salah satu tujuannya adalah selama beliau mengajar, kita dituntut untuk mendengarkan full dalam bahasa jerman, jika kita bertanya kita dituntut untuk berbicara full bahasa jerman, selama presentasi kita dituntut full berbicara bahasa jerman. Tentu ini demi kebaikan kita dan akan bermanfaat kedepannya. Demikian pendapat saya. Terima kasih.

In reply to AYU WULANDARI 16203241032

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by ERIKA 16203241033 -

Saya sependapat dengan Ayu Wulan. Cara paling tepat dalam membangun pengetahuan dalam pelajaran bahasa Jerman ini adalah dengan mempraktekannya. Misal dengan mengobrol dengan teman menggunakan bahasa Jerman sehari-hari. Atau mencari teman dari Jerman/luar negeri di media sosial untuk dijadikan partner dalam belajar bahasa Jerman.

In reply to AYU WULANDARI 16203241032

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by OLGA PRAMESTI SIWI 16203241026 -

saya setuju dengan pendapat saudara ayu. Dengan kita belajar bahasa jerman dengan dosen asing maka lama kelamaan, kita akan terbiasa menggunakan bahasa jerman dalam pembelajaran maupun dalam percakapan sehari-hari dengan teman sekelas. hal itu merupakan suatu cara yang efektiif untuk menerapkan dan membangun pengetahuan yang telah kita dapat. jika kita sudah terbiasa maka pengethuan yang kita dapat tidak akan lupa, dan berada dimemori jangka panjang. sekian pendapat saya terimakasih.

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by DITA MAULIDA 15203241014 -

2. Menurut saya langkah untuk mengajak peserta didik menganalisis dalam pembelajaran membaca yaitu siswa diajak berpikir kritis dan kreatif dalam pembelajaran membaca dan guru sudah menerangkan tentang materi yang akan dianalisisnya dan siswa akan memahami akan menganalisis dalam pembelajaran membca tersebut.

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by YOLANDA ARDHIA PRAMESTI 16203241029 -

mengajak  peserta didik memecahkan masalah?

Ada beberapa cara memberikan pengerahan kepada peserta didik dalam memcahkan masalah , sebelumnya kita harus mengetahui apa masaklah yang sebenarnya terjadi , contoh kurangnya vocabulary pada peserta didik kita dapat memberi tahu vocab apa saja yang dibutuhkan agar pesetrta didik lebih mudah memahami teks atau bacaan tersebut.

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by IKA ANGGIRI 16203241011 -
1. Cara untuk menciptakan pembelajaran membaca yang menyenangkan adalah dengan mengemas pemebalajaran tersebut semenarik mungkin, misalnya untuk SMA karena siswa gampang bosan jika di beri teks atau bacaan yang panjang. Oleh karena itu dalam teks bacaan diberi banyak gambar yang sedikit lebih banyak dan menarik. Tentunya gambar dengan teks bacaannya sinkron, seperti membaca cerita cerita bergambar, dengan menbaca cerita cerita bergambar maka kosa kata dan ke fasihan membacanya akan bertambah. Cara tersebut adalah untuk mengatasi kebosanan siswa. Kemudian bisa juga menggunakan cara membaca berdialog dan dibacakan di depan kelas dengan keras. Cara cara tersebut untuk menarik perhatian siswa dan mendorong siswa untuk lebih kreatif dalam membaca tentunya dengan cara membaca yang benar dan sesuai dengan ekspresinya. 2. Cara untuk mengajak peserta didik menganalisis dalam pembelajaran membaca: menurut saya dengan belajar membaca melalui internet dapat lebih mudah untuk menganalisis bacaan, dengan memberi batasan waktu untuk membaca seperti apa yang sudah Frau Wening berikan kemudian selanjutnya memberikan pertanyaan untuk menguji daya tangkap siswa dalam membaca selanjutnya dibahas di depan kelas dengan cara mempresentasikannya. 3. Cara mengajak peserta didik memecahkan masalah: menurut saya dengan mengumpulkan hasil masalah pada bacaan secara individu kemudian disampaikan di depan kelas beserta apa saja solusi yang dibutuhkan, kemudian siswa lain memberi sanggahan dan juga saran. Selain cara itu adalah dengan diskusi online seperti pada Besmart ini dengan menambahkan atau memberi sanggahan maka masalah masalah yang ada tadi menjadi terselesaikan secara bersama sama. 4. Cara mengajak peserta didik membangun pengetahuan yang didapatnya: menurut saya pada zaman yang serba instan dan kemajuan tekhnologi yang sangat pesat ini membangun pengetahuan yang didapat akan lebih cepat karena sebagian siswa sudah mempunyai HP atau komputer yang dapat tersambung dengan internet untuk mencari informasi informasi yang lagi Trend sangat mudah. Kemudian dengan cara itu siswa dapat menerapkannya pada kehidupan sehati hari dengan mengaplikasikannya di berbagai hal pendidikan. Karena menurut saya dengan siswa mendpatakan pengetahuan secara online akan sangat mudah diingatnya.
In reply to IKA ANGGIRI 16203241011

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by EKA SEPTIARY MAGHFIRA 16203241019 -

Saya akan menomentari jawaban saudari Ika yang nomor 4. Saya kurang setuju jika pencarian informasi yang berbau pendidikan hanya dari internet saja karena seperti yang kita tahu bahwa sumber-sumber dari internet tidak selalu benar. Banyak sumber yang justru malah menjebak kita. Oleh sebab itu kita sebagai pengguna internet harus pintar-pintar memilih dan mencari informasi dari internet. Menurut saya sumber yang paling baik adalah buku. Jadi guru bisa mengajak siswa belajar di dalam perpustakaan untuk menmukan berbagai macam pengetahuan. Jika yang sedang mengambil jurusan siswa, guru bisa mengajak siswa ke lab untuk praktik secara langsung setelah mereka mendapatkan materi dari guru.

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by WINDA ISMIYATUN 16203241007 -

3. Menurut saya langkah yang tepat untuk mengajak peserta didik memecahkan masalah adalah

  • Guru memberikan orientasi tentang permasalahan kepada siswa
  • Guru mengorganisasikan siswa untuk meneliti
  • Guru membantu investigasi mandiri dan kelompok
  • Guru mengembangkan dan mempresentasikan hasil
  • Guru menganalisa dan mengevaluasi proses mengatasi masalah
In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by WULAN INDAH CHAHYANI 16203241018 -

Dalam memecahkan masalah yang ada, siswa dapat menggunakan sistem belajar diskusi. Dengan adanya diskusi ini, siswa dapat mengeluarkan pendapat dan solusi yang dimiliki. Siswa lain dapat mengembangkan atau menambahkan solusi atas masalah tersebut. Disini guru berperan sebagai fasilitator, guru dapat memberi rangsangan agar siswa berpikir kritis dan kreatif. Contohnya disini siswa diberikan teks suatu masalah (pro dan kontra), siswa pertama-tama memahami teks tersebut kemudian memberikan tanggapannya dengan alasan yang logis. Dalam memberikan tanggapan siswa dapat menggunakan pengetahuan yang telah didapatkannya ataupun pengalaman yang telah diperolehnya.

In reply to WULAN INDAH CHAHYANI 16203241018

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by NOVIA SOLEHATI 16203241002 -

pendapat yang diberikan Wulan sangatlah bagus untuk membuat siswa lebih aktif dengan cara berdiskusi dan berkelompok untuk memecahkan suatu masalah secara bersama-sama dengan mengeluarkan pendapat secara individu.

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by NOVIA SOLEHATI 16203241002 -

Untuk mengajak siswa memecahkan masalah, sebagai seorang guru haruslah pandai-pandai memancing dan mengajak siswa menemukan masalah terlebih dahulu dalam bacaan tersebut, sehingga ketika permasalahan sudah diketahui maka siswa diajak untuk berfikir kritis sesuai yang ada di HOTS dan menemukan solusi yang terbaik untuk memecahkan permasalahan tersebut, setelah membaca dan mengamati bacaan yang diberikan atau yang telah dibaca sebelumnya.

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by PURNANI UTAMI 16203241024 -

4. Mengajak peserta didik membangun pengetahuan yang didapatnya?

Dalam membangun pengetahuan yang sudah didapatnya, peserta didik harus  mengakumulasikannya dengan pengetahuan yang sebelum-sebelumnya dan mengembangkannya.Sehingga pengetahuan itu akan saling melengkapi untuk pemahaman materi kedepannya.Dalam hal ini peserta didik juga harus pandai dalam memilah poin positif dan negatifnya.

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by ANGGITA RIANANDA 16203241030 -

Cara agar memecahkan masalah secara efektif dan sesuai dengan tujuan, diperlukan beberapa faktor yaitu:  perencanaan, waktu, sumber belajar-media, pengelolaan kelas serta teknologi. Perencanaan waktu harus efektif dan disesuaikan dengan kemampuan dan proses berpikir siswa. Guru seharusnya mampu memperkirakan seberapa banyak waktu yang dibutuhkan siswa dalam memahami teks dan juga menyelesaikan soal-soal. Selain itu guru perlu menyiapkan media alat-alat yang diperlukan siswa dalam membantu memahami dan memecahkan masalah.

In reply to ANGGITA RIANANDA 16203241030

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by NOVIA SOLEHATI 16203241002 -

benar apa yang dikatakan oleh Anggita. Seorang guru harus mempertimbangkan juga waktu dalam hal ini, karena jika siswa terlalu lama menghabiskan waktu untuk berfikir maka pembelajaran akan terasa kurang efektif. Disini guru harus mempunyai timer yang pas agar dapat mengingatkan kembali ke perencanaan pembelajaraan di awal.

 

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by DITA MAULIDA 15203241014 -

3. Menurut saya dengan membuat kelompok 3-4 orang dan siswa tersebut diminta untuk berdiskusi dalam memecahkan masalah tersebut,siswa akan belajar menyampaikan pendapatnya dalam diskusi tersebut. Guru meminta siswa untuk berpikir kritis dan kreatif dalam menyampaikan pendapatnya.

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by ISNAINI NUR FAJRIYAH 16203241008 -
  1. Siswa dapat belajar dengan baik dalam suasana yang wajar, tanpa tekanan dalam kondisi yang merangsang untuk belajar. Untuk menciptakan suasana yang dapat menumbuhkan gairah belajar, maka diperlukan pengorganisasian kelas yang memadai. apabila kita sebagai guru dapat melaksanakan dan  mengembangkan yang lebih kreatif dapat mencipatakan suatu pembelajaran dikelas lebih hidup dan bermakana. Lagipula dapat dilaksanakan  dengan rasa penuh disiplin, tanggungjawab, dedikasi serta loyalitas yang tinggi , tidak mustahil akan tercipta Sumber Daya Manusia ( SDM) Indonesia yang handal dan mampu berkompetatif dengan bangsa-bangsa didunia.
In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by ISNAINI NUR FAJRIYAH 16203241008 -
  1. Siswa dapat belajar dengan baik dalam suasana yang wajar, tanpa tekanan dalam kondisi yang merangsang untuk belajar. Untuk menciptakan suasana yang dapat menumbuhkan gairah belajar, maka diperlukan pengorganisasian kelas yang memadai. apabila kita sebagai guru dapat melaksanakan dan  mengembangkan yang lebih kreatif dapat mencipatakan suatu pembelajaran dikelas lebih hidup dan bermakana. Lagipula dapat dilaksanakan  dengan rasa penuh disiplin, tanggungjawab, dedikasi serta loyalitas yang tinggi , tidak mustahil akan tercipta Sumber Daya Manusia ( SDM) Indonesia yang handal dan mampu berkompetatif dengan bangsa-bangsa didunia.
In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by ISNAINI NUR FAJRIYAH 16203241008 -
  1. Siswa dapat belajar dengan baik dalam suasana yang wajar, tanpa tekanan dalam kondisi yang merangsang untuk belajar. Untuk menciptakan suasana yang dapat menumbuhkan gairah belajar, maka diperlukan pengorganisasian kelas yang memadai. apabila kita sebagai guru dapat melaksanakan dan  mengembangkan yang lebih kreatif dapat mencipatakan suatu pembelajaran dikelas lebih hidup dan bermakana. Lagipula dapat dilaksanakan  dengan rasa penuh disiplin, tanggungjawab, dedikasi serta loyalitas yang tinggi , tidak mustahil akan tercipta Sumber Daya Manusia ( SDM) Indonesia yang handal dan mampu berkompetatif dengan bangsa-bangsa didunia.
In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by ERIKA 16203241033 -

Salah satu cara membangun pengetahuan siswa adalah dengan cara presentasi. Ya, presentasi didepan teman-teman mungkin terdengar mudah, namun dibalik hasil presentasi tersebut ada perjuangan dari si 'pemateri' dalam menyusun rancangan presentasi dan 'memaksa' si pemateri untuk menguasai materi yang akan dipresentasikan tersebut. Dan secara tidak langsung proses tersebut dapat membangun pengetahuan yang telah dimilikinya. Sebaik-baiknya ilmu adalah ilmu yang bermanfaat.. artinya, kita harus mengamalkan ilmu yang telah didapatkan itu

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by ANGGRAINI RIANDANI 16203241016 -

Bagaimana pemikiran anda sebagai calon guru bahasa jerman di SMA/sederajad mengenai cara / langkah yang efektif untuk: (1) menciptakan pembelajaran membaca yang menyenangkan?; (2) mengajak peserta didik menganalisis dalam pembelajaran membaca?; (3) mengajak  peserta didik memecahkan masalah? (4) mengajak peserta didik membangun pengetahuan yang didapatnya?

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by SUCIASTUTI BUDIASIH 16203241023 -

1.Menurut saya pembelajaran membaca menyenangkan adalah dengan teknik membaca beruntun dengan cara guru memberikan potongan kertas mengenai suatu tema contoh : cerita pendek bahasa jerman ,puisi dll

Nanti siswa akan dibagi dalam beberapa kelompok dan setiap kelompok akan diberikan tema yang berbeda-beda setiap kelompok dibagi menjadi 5-6 orang nanti siswa akan disuruh untuk membacakan potongan kalimat tersebut dengan gerakan sesuai kalimat yang ada di teks dan siswa yang lain menyimak dan menunggu giliran kelompoknya untuk membaca.

minat peserta didik untuk membaca adalah dimulai dengan guru nya terlebih dahulu dengan membaca guru bisa memberikan contoh manfaat nyata dari membaca. contoh nya :Guru bisa membuat origami karena beliau terlebih dahulu membaca buku origami lalu menerapkannya sendiri.

 

2.Dalam hal menganalisis membaca peserta didik diharapkan untuk aktif bertanya dengan guru jika dirasa ada kata yang belum dia bisa baca. Dengan pembelajaran membaca yang terlebih dahulu menyenangkan maka siswa akan dengan sendirinya mengikuti program menganalisis pembelajaran membaca.

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by DITA MAULIDA 15203241014 -

4. Menurut saya dengan cara berdiskusi dan guru meminta siswa untuk melakukan eksperimen sendiri dalam membangun pengetahuan tersebut.

In reply to Prof. Dr. Dra. Wening Sahayu, M.Pd. 196408121988122001

Re: Menerapkan HOTS (analisis pemecahan masalah, dan mengkonstruksi pengetahuaan yang didapat)

by VINNY SEFITRIANA 16203241003 -

Hallo selamat siang Frau Wening, mohon maaf saya baru bisa ikut gabung menjawab pertanyaan dan diskusi. Menurut saya, langkah yang efektif untuk menciptakan pembelajaran membaca yang menyenangkan adalah dengan menggunakan gambar yang menarik, tujuannya adalah agar peserta didik mampu mendapat bayangan mengenai apa yang dibaca. Saya sepemikiran dengan eka mengenai bacaan yang diberi gambar. Selain itu, font penulisan juga menjadi faktor yang tidak kalah penting. Ketika font penulisan ditulis dengan huruf kecil dan jarak spasinya sempit, akan membuat proses membaca kita menjadi membosankan dan terkesan spaneng. Hal ini akan lebih terasa menyenangkan jika ditulis dengan ukuran font sedang dan jarak spasi yang renggang. (1)

Menurut saya, langkah yang efektif untuk mengajak peserta didik menganalisis dalam pembelajaran membaca adalah dengan metode Gruppenpuzzle. Maksud dari Gruppenpuzzle ini adalah dengan membagi siswa menjadi beberapa kelompok kemudian masing-masing kelompok diberi teks yang berbeda-beda. Masing-masing kelompok misalkan berjumlah 5 orang (tahap ini dinamakan Stammgruppe). Setelah mereka berkumpul dengan Stamgruppe untuk membahas materi yang sama, mereka kemudian berkumpul dengan Expertengruppe, yaitu kelompok yang tadi mendapatkan materi berbeda-beda. Fungsi grup ini adalah untuk menjelaskan kepada anggota kelompok lain mengenai materi yang telah ia baca dan bahas dengan kelompok Stammgruppe-nya. Metode ini menurut saya sangat efektif, karena kita tidak dituntut untuk memahami semua teks sendirian, melainkan secara bersama-sama. (2)

Dalam memecahkan masalah siswa dapat membaca terlebih dahulu teks yang diberikan, kemudian menuliskan poin-poin penting dari apa yang ia baca. Setelah itu, ia bisa menuangkannya dalam bentuk mind map/clustering/asosiogram. Dari penuangan poin bacaan menggunakan mind map, tentunya suatu masalah dapat dengan mudah ditemukan dan dipecahkan, apalagi jika didiskusikan bersama dengan temannya. Karena sesungguhnya membaca sendirian tanpa ada yang menjelaskan/berdiskusi akan lebih sulit dipahami. Karena terkadang bahasa teks lebih rumit, jika dibandingkan dengan bahasa lisan. (3)

Langkah yang baik untuk membangun pengetahuan peserta didik adalah dengan menasihati mereka untuk rajin membaca, minimal 30 menit sehari. Dengan membaca sesuatu yang ilmiah, akan melatih kita untuk berpikir ilmiah. Bacaan lain seperti yang terdapat dalam buku fiksi pun tidak kalah pentingnya, karena disamping dapat membangun potensi imajiner, peserta didik bisa melatih daya kreativitasnya melalui bacaan yang terdapat dalam buku fiksi. Membangun pengetahuan yang telah didapat mungkin juga bisa dengan cara memahami terlebih dahulu konsep dasar dari apa yang ia baca. Dengan memahami konsep dasarnya, peserta didik diharapkan tidak hanya belajar menghafal, melainkan juga belajar menalar dan menganalogikan apa yang telah dibacanya. (4)

Demikian ungkapan ide saya mengenai langkah/cara efektif yang dapat dilakukan guru dan peserta didik dalam pembelajaran membaca. Kurang lebihnya saya mohon maaf, terimakasih. Sampai jumpa!