Â
Â
Â
Pembelajaran yang bermakna adalah di mana siswa benar-benar paham mengenai materi yang diberikan oleh guru. Ada empat prinsip pembelajaran yang bemakna, yaitu:
1. Guru harus terlibat dalam preconception siswa. Pengetahuan baru didasari oleh prior knowledge yang dimiliki siswa, oleh karena itu selama proses pembelajaran guru harus bisa mengaktifkan prior knowledge yang dimiliki siswa dan mengaitkannya dengan pengetahuan baru yang akan dipelajari.
2. Guru harus memahami factual knowledge dan conceptual framework yang dibutuhkan siswa.
3. Pendekatan metakognitif memungkinan adanya self-monitoring siswa. Dengan meniliki kemampuan metakognitif yang baik, siswa akan dapat mengarahkan proses belajarnya secara mandiri.
Untuk menciptakan pembelajaran yang bermakna, guru harus mengetahui karakteristik pengetahuan yang akan diajarkan serta tingkatan berpikir seseorang. Terdapat dua versi tingkatan berpikir (Bloom's Taxonomy), yaitu versi lama dan versi baru.
Bloom's Taxonomy versi lama

Bloom's Taxonomy versi baru
Â

Remembering: memunculkan kembali prior knowledge dan konsep dasar yang telah dielajaari, termasuk kegiatan mendeskripsikan, mendata, mengulang, dan mencocokkan. Salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah strategi mnemonics (menggunakan singkatan, jembatan keledai).
Understanding: menjelaskan suatu ide atau konsep, termasuk kegiatan mengklasifikasikan, mendeskripsikan, mendiskusikan, menjelaskan, dan mengidentifikasi. Salah satu strategi yang dapat digunakan adalah concept map dan falsh card.
Applying:Â menggunakan informasi yang diperoleh pada situasi yang baru, termasuk kegiatan mengimplementasikan, mendemonstrasikan, menginterpretasikan, dan memecahkan masalah.
Analyzing:Â memahami hubungan atau keterkaitan antara konsep-konsep/ide-ide, termasuk kegiatan membandingkan, mengorganisasikan, dan mengaitkan.
Evaluating: menjustifikasi keputusan atau kesimpulan, termasuk kegiatan menilai, membantah, dan mengkritik. Apabila tingkatan berpikir seseorang telah mencapai tahap analyzing dan evaluating, artinya seseorang tersebut telah berpikir kritis.
Creating:Â menciptakan hal baru, termasuk kegiatan mengkonstruk, menduga, mengembangkan, memformulasikan, dan menginvestigasi.