Meta-cognitive activity week-16

Meta-cognitive activity week-16

oleh SUCI RENITA SARI 14301241052 -
Jumlah balasan: 0

Meta-cognitive week 16

Pada minggu terakhir saya mempelajari tentang cooperatif learning. Beberapa ciri dari pembelajaran kooperatif adalah: setiap anggota memiliki peran, terjadi hubungan interaksi langsung di antara siswa, setiap anggota kelompok bertanggung jawab atas belajarnya dan juga teman-teman sekelompoknya, guru membantu mengembangkan keterampilan-keterampilan interpersonal kelompok,guru hanya berinteraksi dengan kelompok saat diperlukan. Prinsip pembelajaran kooperatif adalah saling ketergantungan (positive interdependence), interaksi berhadapan (face to face interaction), tanggung jawab individu (individual accontability), keterampilan sosial (social skills), terjadi proses dalam kelompok (group proccesing).

Prinsip pembelajaran kooperatif learning:

1. Saling ketergantungan (positive interdependence)

Dalam hal ini siswa saling terikat dengan siswa yang lainnya, sehingga saling ketergantungan dan masing-masing anggota kelompok merasa saling dibutuhkan, sehingga masing-masing anggota kelompok memiliki kontribusi dan juga tanggung jawab dalam kelompoknya.

2. Interaksi berhadapan (face to face interaction)

Siswa saling mendukung satu sama lain, dalam pembelajaran ini siswa dituntut untuk saling bertatap muka dalam mengerjakan tugas kelompoknya. Apabila dikerjaan secara terpisah dan tidak adanya tatap muka antara anggota kelompok maka pembelajaran semacam ini bukan dinamakan pembelajaran kooperatif.

3. Tanggung jawab individu (individual accontability)

Dalam kooperatif learning ada dua tanggung jawab yaitu tanggung jawab kelompok dan tanggung jawab individu, dimana tanggung jawab kelompok adalah bersama-sama mencapai tujuan yang hendak dicapai, sementara tanggung jawab individu adalah kontribusi setiap individu untuk mencapai tujuan yang hendak dicapai.

4. Keterampilan sosial (social skills)

Siswa terikat dengan tugasnya mempelajari bahan ajar dan siswa terikat dengan tugasnya sebagai anggota kelompok. Β Dalam keadaan ini akan terjadi konflik pada diri siswa yang dapat diatasi apabila siswa sudah terlatih. Ketrampilan sosial(kepemimpinan, mengambil keputusan, membangun kepercayaan, komunikasi) dalam kaitannya dengan kerjasamatidak begitu saja muncul saat pembelajaran, tetapi harus diajarkan dan dilatihkan pada siswa sebagaimana ketrampilan akademik. Apabila siswa sudah terlatih dalam ketrampilan sosial maka tidak mustahil siswa dapat mengatasi konflik tersebut dan mengelola konflik tersebut serta mengembangkan konflik-konflik yang lainnya.

5. Terjadi proses dalam kelompok (group processing)

Hal ini terjadi apabila anggota kelompok berdiskusi untuk mencapai hasil terbaik kelompoknya dengan selalu menjaga hubungan kerja yang efektif, serta mendeskripsikan tindakan yang menguntungkan dan merugikan kelompoknya sehingga menunjukan proses perbaikan berkesinambungan dan menimbulkan sikap bekerjasama untuk menciptakan kelompok yang efektif.

Kooperatif learning merupakan salah satu proses pembelajaran berbasis masalah. Dimana proses pembelajaran berbasis masalah ini dapat dilakukan dengan baik apabila siswa memiliki prior knowledge yang cukup. Sehingga dengan prior knowledge yang cukup tersebut siswa dapat menyelesaikan masalah yang diberikan.

Β 

386 kata