Strategi Pembelajaran Matematika ~ week 9

Strategi Pembelajaran Matematika ~ week 9

by 'AZZANIE KARIMA ARROIDA 14301241017 -
Number of replies: 0

Langkah-Langkah Pembelajaran Berbasis Masalah

Problem Based Learning merupakan model pembelajaran yang berbasis pada pemecahan masalah. Adapun beberapa pendekatan pembelajaran berbasis masalah adalah sebagai berikut.

Pendekatan saintifik

Pendekatan saintifik atau yang disingkat dengan 5M, yaitu terdiri dari :

  • Mengamati, artinya peserta didik mengidentifikasi fenomena dengan panca indera (membaca, mendengar, menyimak, melihat, menonton, dan sebagainya) dengan atau tanpa alat.
  • Menanya, artinya peserta didik merumuskan pertanyaan tentang hal-hal yang tidak diketahui dari fenomena yang diamati.
  • Mengumpulkan Informasi, artinya peserta didik melakukan eksperimen, membaca sumber lain dan buku teks, mengamati objek/kejadian/aktivitas, wawancara dengan narasumber untuk mengumpulkan data/informasi yang relevan dengan pertanyaan.
  • Mengasosiasi, artinya peserta didik mengolah informasi yang sudah dikumpulkan untuk menjawab pertanyaan/menarik kesimpulan
  • Mengkomunikasikan, artinya peserta didik menyampaikan jawaban/kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya

Langkah yang utama adalah kelima langkah di atas, tetapi dapat pula dilanjutkan dengan tahap mencipta, artinya peserta didik menginovasi, mencipta, mendisain model, rancangan, produk (karya) berdasarkan pengetahuan yang telah ‘dikonstruksi’ atau diperoleh.

 

Pendekatan Polya

Pendekatan ini terdiri dari bebarapa langkah, yaitu :

  • Identifikasi, maksudnya mengidentifikasi masalah dan segala komponennya
  • Menyusun strategi (plan), menyusun strategi untuk menyelesaikan masalah dengan cara mengingat-ingat masalah serupa dan memilih strategi yang paling tepat.
  • Carry out, maksudnya mengeksekusi strategi yang telah dipilih untuk menyelesaikan suatu masalah.
  • Look back, maksudnya melihat dan memonitor kembali hasil pemecahan masalah.    

Apabila hasil telah sesuai, maka pemilihan strategi pemecahan masalah tepat. Namun, sebaliknya apabila hasil belum sesuai, maka perlu dievaluasi kembali.

 

Pendekatan kooperatif

Inti dari pendekatan ini adalah mendiskusikan masalah dalam kelompok, artinya peserta didik harus bertemu secara fisik (face to face interaction) di dalam suatu kelompok. Pendekatan kooperatif terdiri dari :

  • Colaborative learning. Bersifat umum, kemudian siswa dikelompokkan untuk saling berdiskusi dan melanjutkan pembelajaran selanjutnya.
  • Cooperative learning. Bersifat lebih khusus dan diturunkan dari sosio contructivistic. Ada berbagai macam strategi yang digunakan dalam cooperative learning di antaranya strategi Jigsaw, Team Game Tournament (TGT), Group Investigation, Think Pair Share (TPS), dan sebagainya.

Ciri dari pendekatan kooperatif adalah :

  • Prestasi kelompok ditentukan oleh prestasi setiap individu dalam kelompok
  • Kelompok dikatakan belum berhasil apabila prestasi setiap individu masih buruk
  • Menghindari permasalahan dominan dalam kelompok
  • Menghindari free rider
  • Pemberian hadiah/reward, misalnya berupa sertifikat
  • Kompetisi dalam kelompok akan memotivasi setiap kelompok untuk saling bekerjasama.
  • Mengukur student accountibility

366 words