Strategi Reciprocal Teaching
Strategi pembelajaran reciprocal teaching juga merupakan suatu prosedur pembelajaran kooperatif yang mengacu kepada siswa untuk bekerja bersama dalam kelompok kecil dan saling membantu dalam proses belajar. Dalam strategi ini terdapat empat strategi dasar, yaitu menyusun pertanyaan, memprediksi jawaban, mengklarifikasi jawaban, dan membuat rangkuman. Adapun penjelasan dari keempat strategi pembelajaran di atas adalah sebagai berikut.
- Menyusun Pertanyaan. Strategi bertanya digunakan untuk memonitor dan mengevaluasi sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi yang telah dipelajari. Dalam hal ini, siswa diharapkan selalu mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada dirinya sendiri.
- Memprediksi Jawaban. Pada tahap ini siswa diajak untuk menghubungkan pengetahuan yang dimiliki dengan informasi dari hasil membaca, kemudian digunakan untuk memprediksi jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang telah dibuat sendiri oleh siswa.
- Mengklarifikasi Jawaban. Pada tahap ini siswa mengklarifikasi jawaban yang dibuat dengan mengacu pada materi pelajaran yang disediakan oleh guru.
- Membuat Rangkuman. Dalam membuat rangkuman dibutuhkan kemampuan untuk membedakan hal-hal yang penting dan hal-hal yang tidak penting. Selain itu, juga diperlukan aktivitas membaca dan mengevaluasi agar materi pelajaran yang dipelajari menjadi bermakna serta perlunya bimbingan guru agar tidak terjadi kesalahan konsep.
Langkah-langkah Pembelajaran Reciprocal Teaching
Reciprocal teaching diajarkan dengan menerapkan pembelajaran langsung. Adapun tahapan pembelajaran langsung dalam reciprocal teaching adalah sebagai berikut.
- Guru menyediakan materi pelajaran yang akan diajarkan pada hari itu.
- Menjelaskan kepada siswa bahwa pada segmen pertama, guru akan bertindak sebagai guru (model).
- Siswa diminta untuk membaca materi pelajaran yang telah disediakan oleh guru.
- Jika siswa telah selesai membaca materi pelajaran yang disediakan, maka siswa diajak melakukan pemodelan selanjutnya, yaitu:
- Memprediksi pertanyaan yang mungkin ditanyakan oleh guru.
- Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Jika mengalami kesulitan, siswa boleh mengacu pada materi pelajaran yang telah disediakan oleh guru.
- Memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengajukan pendapat atau bertanya ketika menemukan hal yang kurang jelas dalam materi pelajaran yang telah disediakan.
- Merangkum pokok pikiran yang terdapat dalam materi pelajaran yang telah disediakan. Dalam hal ini, guru dapat menunjuk salah satu siswa untuk membacakan rangkumannya.
- Siswa dilatih berperan sebagai guru selama Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) berlangsung untuk mendorong siswa lain berperan serta dalam diskusi.
- Pada hari-hari berikutnya, guru mengurangi peran dalam diskusi sehingga “guru-siswa” dan siswa lain berinisiatif sendiri melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Peran guru selanjutnya sebagai moderator dan membantu siswa apabila mengalami kesulitan.
http://www.eurekapendidikan.com/2015/02/strategi-pembelajaran-reciprocal.html