Metacognitif Week 16

Metacognitif Week 16

oleh NURRITA SABRINA 14301244010 -
Jumlah balasan: 0

Pada minggu terakhir ini saya mempelajari kembali mengenai kooperatif learning, dimana awalnya kooperatif learning muncul karena adanya kompetisi ras di Amerika sehingga munculah beberapa tokoh yang mencetuskan strategi pembelajaran dengan metode kooperatif dengan anggota kelompoknya terdiri dari suatu kelompok heterogen.

Prinsip kooperatif learning

  1. Face-to-face interaction

Pembelajarannya harus selalu bertatap muka (harus ada interaksi langsung dengan teman kelompok lainnya). Jika suatu kelompok meski terdiri dari anggota yang heterogen namun dalam pengerjaan tugasnya di bagi (terpisah, tidak ada diskusi dan tatap muka) maka itu bukanlah pembelajaran dengan sistem kooperatif learning.

  1. Students accountability (tanggung jawab individu)

Ada tanggung jawab individu di dalam suatu kelompok. Dalam membuat kelompok kita mengelompokkannya begitu saja tanpa mempertimbangkan banyak hal.  Kooperatif learning ini juga menghindari karakter siswa yang free rider dan siswa yang terkadang ingin mendominasi karena kooperatif dikatakan berhasil jika semua anggota mampu mencapai target atau indikator yang ditujukan, sehingga siswa yang sifatnya free rider dan mendominasi ini dapat ditekan dengan sistem belajar yang kooperatif.

  1. External motivation

Setiap pola pembelajaran kooperatif  memiliki reward , ini bertujuan agar setiap anggota dari tiap kelompok termotivasi belajar baik untuk dirinya dan juga  membantu temannya demi mencapai tujuan berasama. Pemberian reward ini dilihat dari skortiap individu. Dalam kooperatif learning ada 2 tes yakni pre-test dan post test. Nanti skor rata-rata kenaikan tertinggi inilah yang harus diberi reward oleh seorang pendidik, karena kenaikan skor tersebut membuktikan bahwa mereka telah bekerja keras untuk saling bantu membantu satu sama lain demi tercapainya tujuan bersama (sesuai dengan tujuan diadakannya kooperatif learning).

  1. Communication school

Dengan diimplementasikannya sistem pembelajaran kooperatif siswa diharapkan memiliki kemampuan bersosialisasi dan berkomunikasi yang baik dengan orang lain yakni teman satu kelompoknya.

  1. Interdependence

Pembelajaran kooperatif akan mengakibatkan ketergantungan positif antara anggota satu dan yang lainnya. Namun , jika pengelompokannya sudah heterogen akan tetapi pengerjaannya masih individual maka itu bukan termasuk pembelajaran dengan metode kooperatif.

 

Kooperatif Learning ini akan efektif  di implementasikan ke siswa jika prior knowledge dari siswanya tinggi. LKS nya baiknya memberikan chalengging problem (masalah yang menantang ). Kooperatif learning ini juga termasuk salah satu sistem PBS dengan orientasi berkelompok. Namun , tidak semua mata pelajaran disekolah dapat menggunakan PBS dan kooperatif learning. Dengan diimplementasikannya pembelajaran kooperatif ini juga dapat i membantu mengaktifkan prior knowledge karena mereka nanti akan berkumpul , saling bertukar wawasan dan informasi sehingga prior knowledge mereka dapat aktif dengan cepat.  Prasyarat tetap crucial oleh sebab itu guru harus pandai mengobservasi kemampuan siswanya agar siswa dapat mencapai higher of thinking.

Kurikulum di luar negeri berbeda dengan indonesia  karea mereka memiliki moving class (kelas yang berpindah-pindah). 

416 kata