SPM Metacognitive week 15

SPM Metacognitive week 15

oleh MUNAYA NIKMA ROSYADA 14301241002 -
Jumlah balasan: 0

Pada minggu ini, saya mendapatkan ilmu dari presentasi teman-teman mengenai beberapa metode-metode Cooperative Learning

Group investigation

Karakteristiknya yaitu siswa diberi masalah, dan dipecahkan sendiri

Konsep utama :

  1. Peelitian/inquiry
  2. Pengetahuan/knowledge
  3. Dinamika belajar kelompok

Tujuan :

  1. Mengembangkan daya kreatifitas siswa
  2. Belajar kooperatif

Langkah :

  1. Guru membentuk kelompok besar (4-5 orang), heterogen
  2. Ketua kelompok diberi masalah
  3. Masing-masing kelompok membahas masalah yang diberikan
  4. Ketua atau perwakilan menyampaikan hasil diskusi
  5. Antar kelompok saling memberi tanggapan

Think Pair Share

Karakteristiknya yaitu siswa hanya berkelompok 2 orang, dan akan ada kekurangan dalam metode ini karena tidak ada penengah

Snowball Throwing

Pada metode ini, siswa dilatih kreativitasnya, dan belajar bekerjasama

Karakteristik metode ini yaitu :

  1. Kelompok 5-6 orang heterogen
  2. Tiap kelompok ada ketua nya
  3. Guru menyampaikan materi ke ketua nya, lalu ketua menyampaikan ke teman kelompoknya
  4. Tiap anggota membuat pertanyaan
  5. Masing-masing orang mendapat satu pertanyaan yang dilemparkan siswa dari kelompok lain
  6. Saling menjawab

Suasana di kelas menjadi menyenangkan, namun jika ada murid nakal akan berbuat seenaknya, dan apabila ada ketua kurang baik dalam menyampaikan materi akan menghambat pemahaman satu kelompok tersebut.

STAD

Siswa berkelompok 4-5 orang, dengan kemampuan yang berbeda-beda/heterogen

Teknis pelaksanaan :

  1. Guru menyiapkan lembar kegiatan
  2. Menetapkan siswa dalam kelompok
  3. Diberi pre-test untuk mengetahui pengetahuan yang dimiliki siswa
  4. Kerjasama kelompok
  5. Jadwal aktivitas
    1. Materi
    2. Kerja kelomppok
    3. Tes penghargaan kelompok
    4. Laporan berkala kelas

Langkah-langkah :

  1. Pendahuluan
  2. Pengembangan
  3. Praktek terkendali

JIGSAW

Pelaksanaan metode ini yaitu :

  1. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran
  2. Guru membentuk kelompok awal, terdiri dari 5-6 orang
  3. Setiap anggota diberikan topik yang berbeda dalam satu lingkup pembahasan yang masih sama. Contohnya yaitu Pembahasan mengenai Luas dan Volume bangun ruang, dengan topiknya yaitu Luas dan Volume Kubus, Balok, Prisma, Limas, dan Tabung.
  4. Setiap siswa yang mendapatkan topik yang sama berkumpul membentuk kelompok ahli, dan mendiskusikan masalah/topik tersebut
  5. Guru melakukan observasi dengan membimbing dan mengarahkan siswa secara periodik ke semua kelompok
  6. Kelompok ahli akan membubarkan diri saat sudah menyelesaikan topik

Setiap siswa dalam kelompok ahli kembali ke kelompok awal, dan bertanggungjawab menjelaskan hasil diskusi nya kepada anggota kelompok awal yang lain, begitu seterusnya hingga semua mendapat giliran untuk menjelaskan.

7. ย Guru melakukan kegiatan evaluasi

NHT (Number Heads Together)

Karakteristik

  1. Kelompok heterogen
  2. Setiap siswa memiliki nomor kepala yang berbeda-beda
  3. Dipilih guru secara acak, siapa yang akan mewakili kelompoknya

Langkah :

  1. Penomoran
  2. Pengajuan pertanyaan
  3. Berpikir bersama
  4. Pemberian jawaban

TGT

Siswa dibagi menjadi kelompok dengan anggota 5-6 siswa heterogen

Teknis metode ini yaitu :

  1. Siswa dari kelompok yang berbeda dikelompokkan menurut kemampuan
  2. Di kelompok baru melaksanakan games, untuk mengumpulkan skor
  3. Setelah selesai game, dijumlahkan skor nya
  4. Penghargaan kelompok

Kelebihan:

  1. Waktu tugas lebih
  2. Keaktifan siswa meningkat
  3. Hasil belajar lebih baik

Kekurangan

  1. Sulit mengelompokkan siswa secara heterogen secara akademis
  2. Siswa terlalu asik, sehingga waktu kesimpulan dan klarifikasi dari guru

443 kata