SPM Meta-cognitive Week 13

SPM Meta-cognitive Week 13

by PONY SALIMAH NURKHAFFAH 14301241006 -
Number of replies: 0

SPM Meta-cognitive Week 13

Selasa, 10 Mei 2016

      Pada pertemuan minggu ke-13, kami secara berkelompok membahas bagaimana cara membuat indikator dari kompetensi dasar yang telah ditentukan. Kemudian, menentukan contoh soal dan materi prasyarat apa saja yang harus dipelajari oleh siswa. Sebelumnya, saya belajar terlebih dahulu apa itu pengertian indikator. Indikator adalah perilaku yang dapat diukur dan/atau diobservasi untuk menunjukkan ketercapaian kompetensi dasar tertentu yang menjadi acuan penilaian mata pelajaran. Indikator pencapaian kompetensi dirumuskan dengan menggunakan kata kerja operasional yang dapat diukur, yang mencakup pengetahuan, sikap, dan keterampilan.

      Indikator merupakan salah satu komponen penting dalam kegiatan pembelajaran. Keberadaan indikator akan menjadi acuan terhadap berhasil atau tidak berhasilnya pelaksanaan kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan. Dengan demikian, guru harus memahami benar dan mampu menyusun indikator secara baik. Apabila serangkaian indikator dalam satu Kompetensi Dasar sudah dapat dicapai oleh siswa, berarti target Kompetensi Dasar tersebut sudah terpenuhi.

      Kelompok kami memilih materi program linear (Materi kelas XII Semester 1 pada Kurikulum 2013)  yaitu pada Kompetensi Dasar 3.2 yaitu menerapkan prosedur yang sesuai untuk menyelesaikan masalah program linear terkait masalah nyata dan menganalisis kebenaran langkah-langkahnya. Adapun salah satu indikator yang kami buat adalah Menerapkan konsep sistem persamaan dan pertidaksamaan linier dua variabel dan menerapkannya dalam pemecahan masalah program linear. Sehingga, untuk melampaui indikator tersebut diperlukan materi prasyarat berupa bilangan serta sistem persamaan dan pertidaksamaan linear.

      Berdasarkan Panduan Pengembangan Indikator (2010) terdapat ketentuan-ketentuan yang perlu diperhatikan, ketentuan tersebut adalah:

1. Setiap KD dikembangkan sekurang-kurangnya menjadi tiga indikator

2. keseluruhan indikator memenuhi tuntutan kompetensi yang tertuang dalam kata kerja 

    yang digunakan dalam SK dan KD.

3. Indikator yang dikembangkan harus menggambarkan hirarki kompetensi

4. rumusan indikator sekurang-kurangnya mencakup dua aspek, yaitu tingkat kompetensi

    dan materi pelajaran

5. Indikator harus mengakomodir karakteristik mata pelajaran sehingga menggunakan kata

    kerja operasional yang sesuai.

6. rumusan indikator dapat dikembangkan menjadi beberapa indikator penilaian yang

    mencakup ranak kognitif, afaktif, dan/atau psikomotor

 

307 words