Minggu ini, saya mempelajari tentang materi prasyarat dalam kompetensi dasar kelas XII SMA yang berkurikulum 2013.
Adapun materi pembelajaran matematika yang diajarkan di kelas XII SMA, yaitu:
- Matriks, determinan, operasi matriks, dan invers matriks
- Bunga, pertumbuhan, peluruhan, barisan & deret aritmatika, dan barisan & deret geometri
- Induksi matematika
- Diagonal ruang, diagonal bidang, dan bidang diagonal
- Integral tentu.
Dari kelima materi pembelajaran yang diajarkan, saya dan teman-teman mencari materi prasyarat yang harus sudah dipelajari siswa dengan tujuan agar siswa dapat mengikuti pembelajaran dengan baik.
- Materi prasyarat dari materi pertama, yaitu relasi dan fungsi; persamaan linear; pertidaksamaan; operasi bilangan; bilangan; persamaan kuadrat; sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV); sistem persamaan linear tiga variabel (SPLTV); aljabar; dan trigonometri.
- Materi prasyarat dari materi kedua, yaitu bilangan; operasi bilangan; jenis bilangan; barisan bilangan; pola bilangan; jenis baris bilangan; deret bilangan; jenis deret bilangan; logika; pengertian bunga; suku bunga; jenis bunga; kelajuan; dan percepatan.
- Materi prasyarat dari materi ketiga, yaitu penjumlahan; deret persegi; deret kubik; variabel; persamaan kuadrat; logika; relasi dan fungsi; dan pola.
- Materi prasyarat dari materi keempat, yaitu rusuk; sisi; ruang; bangun ruang; kuadrat bilangan; bilangan akar; dan phytagoras.
- Materi prasyarat dari materi kelima, yaitu integral tak tentu; sifat-sifat integral; teknik pengintegralan; turunan; bilangan; operasi bilangan; relasi dan fungsi; persamaan; volume; luas daerah; menggambar grafik fungsi; persamaan kuadrat; SPLDV; dan trigonometri.
Selain itu, materi yang saya pelajari yaitu Cooperative Learning, yaitu pembelajaran yang menekankan pada sikapa atu perilaku bersama dalam bekerja atau membantu diantara sesama dalam struktur kerjasama yang teratur dalam kelompok, yang terdiri dari dua orang atau lebih. Model ini berbasis pada teori belajar kognitif dan teori belajar sosial. Dalam hal ini, suatu kelompok bisa dikatakan sukses atau berhasil apabila semua anggota kelompok bisa menguasai seluruh materi pembelajaran dengan baik. Begitu pula sebaliknya, jika masih ada anggota kelompok yang tidak menguasai materi, artinya kelompok tersebut belum bisa dikatakan berhasil.
Adapun langkah-langkah pembelajaran dalam Cooperative Learning, yaitu:
- menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa,
- menyajikan informasi,
- mengorganisasikan siswa ke dalam kelompok-kelompok belajar,
- membimbing kelompok belajar,
- evaluasi, dan
- memberikan penghargaan.
Dalam model pembelajaran Cooperative Learning ini, terdapat tiga model evaluasi yaitu model evaluasi kompetisi, evaluasi individual, dan evaluasi cooperative learning.