Metakognitif, 12 April 2016

Metakognitif, 12 April 2016

by ARI DHAMAYANTI 14301241045 -
Number of replies: 0

Lanjutan PBL ........

Strategi pembelajaran menggunakan Problem Based Learning (PBL) bisa menggunakan dua macam cara yaitu Colaborative Learning dan Cooperative Learning. Perbedaan dari kedua proses pembelajaran tersebut adalah pada pengelompokkan untuk berdiskusi, apabila strategi Colaborative lebih umum untuk mengelompokkan siswa dalam berdiskusi. Sedangkan untuk strategi Cooperative lebih spesifik dalam pengelompokan.

Cooperative Learning

Cooperative Learning diturunkan dari sosio konstruktivistik, sehingga siswa harus berkomunikasi agara berkembang. Dalam prosesnya, ada face to face atau interaksi antar siswa saat berdiskusi. Dan hasil diskusi kelompok berdasarkan prestasi setiap anggota kelompok.

Kita tahu bahwa di setiap diskusi kelompok, pasti akan ada :

  • Social loafing yaitu individu yang mendominasi dalam kelompok tersebut
  • Free riding  yaitu individu yang tidak ikut dalam diskusi kelompok
  • Motivation yaitu antar anggota saling memberi motivasi

Sehingga strategi pembelajarannya ini muncul untuk menghindari hal-hal yang menunjukkan bahwa hasil diskusi tidak sesuai dengan rata-rata hasil tiap individu. Ciri khas dari strategi pembelajaran ini adalah adanya reward (hadiah). Hadiah ini bukan hanya dalam bentuk verbal, tetapi juga ada yang berbentuk sertifikat.

Problem Solving

Ketika siswa diberikan sebuah masalah, maka siswa akan mencoba untuk menyelesaikan masalah tersebut. Guru berharap bahwa siswa tidak hanya menyelesaikan masalah tersebut, tetapi juga memahami konsep dari setiap proses penyelesaiannya.

Misalkan ada sebuah masalah : 

“Ani membeli dua keranjang buah jeruk. Ketika sampai di rumah Ani menghitung jumlah buah jeruk yang ia miliki. Ternyata ada satu buah jeruk yang busuk, sehingga tersisa 5 buah jeruk yang tidak busuk. Berapa jumlah jeruk di setiap keranjang?”

Penyelesaian :

 

 Jadi, jumlah buah jeruk di setiap keranjang adalah  buah.

Problem Based Learning (PBL)

Kekurangan dari strategi PBL antara lain :

  • Ketika siswa tidak memiliki pengetahuan prasyarat untuk penyelesaian masalah
  • Siswa tidak fokus pada pengetahuan karena lebih  fokus atau berorientasi pada penyelesaian masalah

Hal itu sangat kritikal karena belajar itu memahami, jadi apabila ketika dalam proses PBL proses memahami itu tidak terjadi maka belajar itu gagal. Sehingga kita harus tahu kapan PBL digunakan, yaitu ketika siswa sudah mempunyai pengetahuan prasyarat.

 

 

 

Alternatif ketika siswa berada pada Less/No Prior Knowledge :

  • Ada petunjuk dalam penyelesaian masalah
  • Pembelajaran masih bersifat student center
  • Pengembangan problem solving skill
  • Construct concept & procedure (memahami bukan mencontek)

352 words