Pada minggu ke sebelas ini saya mempelajari tentang pendekatan-pendekatan pembelajaran yang efektif dan dapat membantu pemahaman siswa yang mengalami kesulitan atau ketidakmampuan dalam memahami matematika.
Siswa yang mengalami kesulitan belajar akan menyebabkan dirinya kurang memahami apa yang diajarkan olehguru, hal ini akan menyebabkan prior knowledge  siswa kurang mencukupi dan membuat perkembangan pengetahuan akan terhambat, terutama pengetahuan baru yang membutuhkan pemahaman pengetahuan sebelumnya atau prasyarat. Jadi kesulitan belajar siswa harus diatasi sesegera mungkin agar pengetahuan siswa tetap berkembang dengan baik.
Dari banyak penelitian, telah ditemukan beberapa pendekatan yang begitu besarpengaruhnya membantu siswa yang mengalami kesulitan belajar. Pendekatan-pendekatan tersebut yaitu:
1. Perintah yang sistematis dan jelas
Siswa yang mengalami kesulitan belajar memerlukan instruksi yang jelas sehingga siswa memahami benar apa yang harus dilakukan untuk memecahkan permasalahan. Instruksi juga harus sistematis agar siswa terbimbing untuk membangun pengetahuan tentang cara-cara dan algoritma penyelesaian sehingga siswa bias memecahkan permasalahan lain yang sejenis.
2. Instruksi diri
Pendekatan ini digunakan agar siswa dapat mengatur dirinya sendiri sebagai pembelajar. Sehingga siswa berpikir apa yang ia lakukan agar ia memahami apa yang belum ia pahami. Contoh: siswa akan lebih memperhatikan pembelajaran karena ia merasa belum paham.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam instruksi diri saat menyelesaikan permasalahan antara lain:
- Menentukan tujuan (apa yang akan dicari)
- Memeriksa apa yang telah dikerjakan
- Mengingat tentang strategi atau cara mencari solusi
- Memantau proses menemukan solusi
- Memperbaiki jika ada yang kurang tepat
- Meneliti kembali solusi yang telah ditemukan
3. Tutor dengan teman sebaya
Menurut penelitian, pendekatan ini membuat sepasang teman sebaya saling membantu dalam mempelajari materi atau dalam menyelesaikan tugas. Tutor sebaya akan berjalan dengan baik ketika keduanya memiliki tingkat pemahaman terhadap pembelajaran yang berbeda. Lalu guru dapat meminta keduanya untuk bergantian menjelaskan konsep materi. Dalam pendekatan ini, kedua siswa akan mendapatkan peluang yang sama untuk memahami materi dengan lebih baik.
4. Penggambaran secara visual
Guru dapat menggunakan gambar, permodelan, garis bilangan, grafik fungsi, dan lain-lain untuk membantu pemahaman siswa terhadap suatu konsep.