Ringkasan Video 1 โ video 7
Dalam pembelajaran tradisional , guru mengajar dikelas dengan system komunikasi yang satu arah sehingga membuat siswa menjadi boring , berbicara sendiri , atau tidak paham namun tidak berani bertanya. Problem Based Learning (PBL) adalah aktivitas kelompok. Beberapa siswa belajar dan mendiskusikan dengan kelompoknya dan guru hanya memfasilitasi pembelajaran.
3 Roles di PBL class : Group , Tutor (guru), salah satu anak dalam kelompok menjadi moderator. Mereka melakukan diskusi dan mencatat hasil diskusi.
Dibawah ini merupakan objectives of PBL process
1. Knowledge : Basic & clinical content in context
2. Skills : Acquire critical thinking , decision making , problem solving & self learning
3. Attitude : Teamwork , interpersonal & networking
Dalam pembelajaran menggunakan PBL , the lesson start with :
1. Open-ended question
2. Research and investigate
3. Present and discuss
4. Reflect their learning
Guru (tutor) memberikan suatu topic permasalahan untuk didiskusikan dalam kelompok kemudian mereka melakukan hypothesis (brian stroming hypothesize) , mereka mengidentifkasi permasalahan nya dari apa yang mereka ketahui dan yang mereka belum ketahui , moderator mencatat point point yang didiskusikan , issue yang ada didiskusikan bersama teman teman kelompok nya dan melakukan percobaan atau pencarian sumber untuk mendapatkan jawaban . siswa mencari dan mengumpulkan data bisa dari internet , buku dan lain sebagainya kemudian akan dibahas dikelas , setiap siswa dalam kelompok harus belajar dan bertukar informasi dengan hal hal atau proses tersebut mereka dapat menyelesaikan permasalahan dari tutor atau guru . kemudian guru akan memberikan umpan balik dan evaluasi.
Karakteristik PBL :
- active learning
- small groups
- real life problems
7 jump :
1. clarification
2. problem statement
3. brainstorm
4. clustering
5. learning goals
6. self study
7. post discussion
Guru disini untuk mendukung , mengfokuskan dan membantu siswa. Dalam diskusi kelompok guru membantu mengarahkan bahasan atau pola pikir siswa , dalam satu kelompok terdiri dari ketua diskusi , scribe ( penulis proses diskusi dan hasilnya) dan peserta diskusi. Pembelajaran dengan PBL merupakan suatu pembelajran yang active, dan permasalahannya adalah real life problems, dalam proses PBL dibutuhkan team work , kemampuan berkomunikasi, dan coorperation , pada kenyataannya ada juga siswa yang tidak menyukai proses pembelajaran tersebut pada akhirnya akan membuat ilmu tidak tersampaikan dengan baik , tips dan trick untuk mengatasi hal tersebut adalah selalu menanyakan bagaimana pendapat mu , atau kalau seperti ini bagaimana , sehingga dapat menciptakan diskusi yang active , semua peserta diskusi ikut serta secara langsung dalam diskusi sehingga terciptanya proses PBL yang baik.
Hasil dari proses PBL meliputi :
1. Pengetahuan : Konsep dasar
2. Keterampilan : Berpikir kritis, Membuat keputusan, Pemecahan Masalah dan Belajar mandiri
3. Sikap : Kerjasama, Interpersonal dan Jaringan
Teknis pelaksanaan PBL adalah :
1. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok
2. Guru menjadi tutor, bertugas untuk memfasilitasi belajar siswa, sebagai ahli suatu konten, mengembangkan pertanyaan, dan mendesain aktivitas belajar siswa.
3. Salah satu anggota menjadi moderator/leader, dan yang lainnya menjadi scribe
Leader berperan dalam memberi struktur yang jelas dalam berdiskusi, menjaga kelompok agar tetap fokus dan aktif berpartisipasi. Kerja kelompok akan baik jika semua mempunyai kontribusi yang sama dan saling memberikan feedback
4. Masalah dibedakan menjadi beberapa bagian, dinamakan trigger 1, 2, dan seterusnya
5. Tutor memberikan trigger 1
6. Siswa melakukan brainstorming (mengidentifikasi apa yang sudah diketahui dan yang belum diketahui) dan mencari hipotesis (Posing the problem)
7. Tiap siswa mencari data yang diperlukan
8. Siswa membawa kesimpulan masing-masing
9. Siwa bergiliran menyampaikan dan mendengarkan
10. Semuanya belajar dan menyampaikan ilmu
11. Setelah trigger 1 usai, tutor/guru memberi feedback dan mengevaluasi
12. Lalu guru memberikan trigger 2 dan terjadi proses yang sama secara berulang dan berkelanjutan pada kelompok-kelompok PBL
Sumber lain menjelaskan bahwa Problem Based Learning dibagi menjadi beberapa tahap :
1. Posing the problem
Siswa seharusnya dapat mengaitkan permasalahan dengan topik yang telah dipelajari.
2. Works on the problem
Siswa menyampaikan pekerjaan mereka masing-masing secara bergiliran. Mereka bertukar pekerjaan dengan kelompok lain untuk mengetahui strategi menyelesaikan permasalahan. Siswa bereksplorasi sesuai masalah
3. Intervention as questions arise
4. Students apply scaffolded instruction
5. A solution is reached
671 words