Pada pertemuan ke 9 saya belajar mengenai
Â
-         Problem based learning (guru mengawali pembelajaran dengan permasalahan kontekstual , kemudian permasalahan itu diseleseaikan oleh siswa  menggunakan prior knowledge yang mereka miliki atau siswa menemukan sendiri cara penyelesaian masalah tersebut)
Â
-Â Â Â Â Â Â Â Â Â Kegiatan yang bisa dilakukan siswa agar pembelajaran dapat maksimal adalah 5 m , yaitu : mengamati , menanya, mengumpulkan informasi , mengasosiasikan , dan menginformasikan
Â
Â
-Â Â Â Â Â Â Â Â Â Pendeketan penyelesaian masalah berdasarkan poya
- Identifikasi masalah
- Menyusun strategi
- Carried out / mengeksekusi strategi yang telah disusun
- Melihat kembali jawaban (look back)
Â
Â
-Â Â Â Â Â Â Â Â Â Pendekatan penyelesaian masalah dengan berdiskusi kelompok ada 2 macam :
- Colaboratif learning ( bagaimana siswa dikelompokan untuk berdiskuisi untuk menyelesaikan masalah , lebih umum)
- Cooperative learning (lebih spesifik ,sosioconstruktif, siswa perlu berkomunikasi dan perlu dapat motivasi sehingga pembelajarannya lebih efisien ) siswa harus bertemu dengan face to face, penilaian kelompok juga berdasarkan penilaian individu . sehingga semua siswa dalam kelompok itu dapat mendapatkan hasil yang maksimal .
Â
-Â Â Â Â Â Â Â Â Â Dalam cooperative learning terbentuk kompetisi antar kelompok , dapat meningkatkan motivasi agar setiap anggota kelompok dapat paham dan memaksimalkan dalam proses pembelajaran. Ciri khas pada cooperative learning adalah diberikan reward untuk siswa yang aktif dan mendapat hasil yang bagus , bukan berupa verbal tapi juga dapat berupa sertifikat .
Â
-     Sikap siswa yang dapat membuat pembelajaran dengan pendekatan berdiskusi kelompok tidak maksimal adalah:
1. Free rider ( sikap yang cenderung kurang aktif, menyerahkan semua pada teman lain, asal ngikut saja )
2. mendominasi (sikap yang cenderung menggunakan ego dalam berdiskusi)
- Dengan PBL siswa tidak hanya dituntut untuk menyelesaikan masalah tetapi juga memahami prosedur dan memahami . Mengabstrakksi adalah Proses cognitive untuk menerjemahkan makna makna  umum , fakta fakta kontekstual ke dalam ide ide matematika , memodelkan bahasa umum ke dalam bahasa matematika .untuk menyelesaikan soal dengan aturan aturan yang ada di matematika.
Â
-Â Â Â Â Â Â Â Â Â Kelemahan PBL
- Ketika siswa tidak mempunyai abstraksi memodelkan soal dengan aturan matematika maka akan memperlambat pembelajaran
- Siswa tidak focus pda konsep penyelesaian masalah , karna orientasinya pada hasil akhir
- Membutuhkan waktu yang lama
Â
-Â Â Â Â Â Â Â Â Â Kelebihan PBL
- Dapat memberikan kepuasaan sendiri ketika siswa dapat menemukan jawabnnya
- Memberikan kesempatan kepada siswa untuk mngeksplorasi untuk mencari data, info, dan berdiskusi
- Dapat melatih siswa untuk berkomunikasi
Â
-Â Â Â Â Â Â Â Â Â PBL digunakan ketika siswa sudah memiliki more / extensive knowledge
alternative ketika siswa memiliki less / no more prior knowledge
- Mengembangkan penyelesaian masalah siswa namun bukan guru yang ceramah
- Strategi nya dengan example based learning siswa yang mempelajarainya , guru hanya menyediakan contoh tetapi siswa yang menyelesaiakn sendiri memahami sendiri. Siswa memahami tidak sekedar menyontek dalam contoh yang sudah diberikan oleh guru karena didalamnya ada konsep dan prosedur yang jelas, example yang dibuat guru harus mudah dipahami oleh siswa.
Â
-Â Â Â Â Â Â Â Â Â Prinsip penyusunan worked example
- Kata kunci tertulis dengan jelas
- Langkah langkah tertulis dengan jelas
- Menghindari split-attention
- Menghindari reduntdant informasi
- Variatif , tapi dengan modifikasi yang cukup
- Mengarahkan proses metacognitive Â