Pada pertemuan ke 3 , saya belajar tentang hakikat belajar matematika merupakan proses di mana siswa secara aktif mengkonstruksi pengetahuan matematikanya sendiri. Belajar dikatakan bermakna jika siswa memahami tujuan belajar matematika. Adapun tujuan pendidikan matematika adalah sebagai berikut :
1. Melatih cara berpikir dan bernalar dalam menarik kesimpulan, bisa melalui kegiatan penyelidikan , eksplorasi , eksperimen dan lain lain
2. Mengembangkan aktivitas kreatif yang melibatkan imajinasi dan intuisi
3. Mengembangkan kemampuan memecahkan masalah
4. Mengembangkan kemampuan menyampaikan informasi atau mengkomunikasikan gagasan antara lain melalui pembicaraan lisan , grafik , diagram dan lain lain.
Dalam mencapai tujuan pendidikan matematika , terdapat beberapa pendekatan yaitu :
1. Pendekatan spiral (mengaitkan topik matematika dengan topik sebelumnya)
2.Pendekatan bertahap (dimulai dari konsep-konsep yang sederhana menuju konsep yang lebih sulit)
3. Pendekatan Induktif (tidak diawali dengan definisi tetapi langsung pada contoh-contoh nyata)
Pada minggu ketiga saya juga belajar tentang kurikulum berbasis kompetensi. Kurikulum menurut UU no. 2 tahun 2003 tentang Sisdiknas adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran, serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Sedangkan kompetensi berarti kemampuan dalam menentukan dan melaksanakan sesuatu.
190 words