Metacognitive week 4

Metacognitive week 4

oleh RIZKA AZIZATUL LATIFAH 14301241039 -
Jumlah balasan: 0

Prinsip Dasar Mendesain Pembelajaran
(Meningkatkan Pembelajaran Menggunakan Prinsip-Prinsip Desain Instruksional)
Cara agar belajar presentasi menjadi lebih efektif ada dua yaitu substantive dan desain instruksional. Desain instruksional adalah putting together in a way that people learn best.
Menurut Angela M. Dooley ada 6 cara agar belajar menjadi lebih efektif :
1. Strukturnya harus jelas.
2. Berikan contoh yang relevan.
3. Demonstrate skill.
4. Ajak diskusi.
5. Masukan aktivitas praktis.
6. Berikan handout yang membantu.
Menurut David M. Marley ada beberapa prinsip desain instuksional :
1. Problem Based
Cara memberikan pembelajaran yang berbasis masalah atau poblem based :
a. Berikan masalahnya di awal.
b. Berikan masalah yang nyata.
c. Berikan masalah yang progresif.
Contoh : β€œkita akan belajar mengenai . . .”
β€œHasil kita belajar . . . kalian akan bisa . . .”
2. Active
Agar siswa aktif dalam pembelajaran dapat kita berikan :
a. Pancinglah dengan sebuah masalah.
b. Paparkan masalahnya.
c. Berikan kerangkanya.

3. Demonstrasi
Kategori pengetahuan
Instruktor
Konsep Berikan contoh dan bukan contoh
Skill Demonstrasikan
Proses Visualisasikan

Ada beberapa hal yang menyebabkan Cognitive Overload yaitu :
a. Ada 2 chanel (auditory dan visual) untuk memproses informasi.
b. Setiap chanel memiliki keterbatasan masing-masing untuk memproses informasi.
c. Belajar memerlukan penyaringan, pemilihan, pengorganisasian dan mengintegrasikan antara prior knowledge dan new knowledge.
Ada beberapa hal yang guru berikan untuk mendemonstrasikan pembelajaran :
a. Tunjukkan dan ceritakan.
b. Berikan contoh dan bukan contoh.
c. Gunakan multimedia untuk belajar.

4. Mengaplikasikan
a. Biarkan siswa memberikan contoh.
b. Biarkan siswa mempraktekan.
c. Berikan respon balik kepada siswa.
5. Mengintegrasikan
a. Biarkan siswa merefleksikan.
b. Biarkan siswa berdiskusi.
c. Biarkan siswa mencipta.

ADDIE
Model ADDIE adalah suatu proses tradisional yang digunakan oleh para instructional designer dan para pengembang training. Terdapat 5 tahap dalam model ADDIE yang dinamis dan pedoman yang felksibel untuk membangun alat pelatihan dan dukungan kinerja yang efektif. Kelima fase tersebut yaitu analisis, design, pengembangan, pelaksanaan, dan evaluasi. Terdapat beberapa kelemahan untuk model ADDIE yang mana menyebabkan tingkat spin-off atau variasi.

ADDIE merupakan model Instructional Systems Design (ISD). Dimana saat ini banyak model pembelajaran yang spin-off atau bervariasi. Salah satu yang umum diterima perbaikan untuk model ini adalah penggunaan prototipe cepat. Ini merupakan ide yang menerima umpan balik yang berkelanjutan atau formatif sementara bahan aja sedang dibuat.

Teori belajar juga mempunyai peran penting dalam desain bahan ajar yang dapat menentukan hasil dari bahan ajar tersebut. Dalam model ADDIE setiap langkah memiliki hasil yang dapat menjadi umpan untuk langkah berikutnya.
Tahap Analisis
Pada tahap ini mengklarifikasi masalah pembelajaran, menetapkan tujuan dan pembelajaran yang objektif, dan mengidentifikasi lingkungan belajar, pengetahuan yang ada pada peserta didik dan keterampilan peserta didik.
Tahap Desain
pada tahap ini menyepakati tujuan pembelajaran, instrumen penilaian, latihan, Konten, analisis materi pelajaran, perencanaaan pembelajaran dan media pembelajaran. Tahap desain harus sistematis dan spesifik. Sistemais berarti masuk akal, metode yang teratur dalam mengidentifikasi, mengembangkan dan mengevaluasi rencana strategi yang telah ditargetkan untuk mencapai tujuan. Spesifik berarti setiap element dari rencana desain instruksional perlu dijalankan dengan memperhatikan secara rinci atau detail.
Tahap Pengembangan
Tahap pengembangan merupakan suatu tahap dimana pengembang membuat dan menyusun konten yang dicipatakan dalam tahap desain. Programmer bekerja untuk mengembangkan dan / atau mengintegrasikan teknologi. Penguji melakukan prosedur debugging. Desain bahan ajar ditinjau dan direvisi sesuai dengan umpan balik yang diberikan.
Tahap Pelakasanaan
Selama tahap implementasi, prosedur ditujukan untuk melatih fasilitator dan mengembangkan peserta didik. Pelatihan fasilitator seharusnya mencakup kurikulum, hasil pembelajaran, penyampaian, dan prosedur pengujian. Pada peserta didik, mereka harus mempersiapkan pelatihan mereka pada alat-alat baru.
Tahap Evaluasi
Tahap evaluasi terdiri dari dua bagian yaitu formatif dan sumatif. Evaluasi formatif ada pada setiap tahap proses ADDIE. Evaluasi sumatif terdiri atas pengujian yang didesain untuk domain specific criterion-berhubungan dengan item dan memberikan keuntungan untuk umpan balik dari pengguna.

616 kata