Perbedaan fisik antara kangguru papua dengan kangguru di australia
Nama anggota kelompok : Destian Budi P (14405241064), Setiyo Rizki S (14405241066), Fajar Wahyu Kurniawan (14405244007), Ferry Putra Pratama (14405244015), Willa Lutfi K (14405244026), Rahmad Ragil Susanto (14405241062), Oktavian Andre K (14405244027)
Indonesia merupakan Negara kepulauan yang luas terdiri dari banyak pulau yang tersebar dari sabang sampai merauke dan memiliki daerah di setiap pulaunya. Di sebelah paling timur indonesia terdapat sebuah provinsi yang terkenal yaitu Papua. Geologi papua yang berada di ditepi utara Lempeng Indo-australia yang berkembang akibat adanya pertemuan lempeng Australia yang bergerak ke utara dengan lempeng pasifik yang bergerak ke barat. Dua lempeng ini memiliki sejarah evolusi yang diidentifikasi berkaitan erat perkembanganya. Sebagai contoh dalam hal faunanya. Fauna Papua saling berkaitan atau memiliki kesamaan dengan fauna yang ada di Australia seperti kangguru. Kanguru atau kangguru merupakan hewan mamalia berkantung (marsupial) asli benua australia yang memiliki ciri khas dengan kaki belangnya yang panjang, kaki depannya pendek dan bergerak dengan cara melompat-lompat dan memiliki kantung. tetapi kangguru yang ada di Australia memiliki perbedaan dengan kangguru yang ada di papua. Salah satu jenis kangguru yang sangat jelas memiliki perbedaan dengan kangguru yang ada di Australia adalah jenis kangguru pohon dengan nama ilmiahnya dendrolagus pulcherrimus yang hanya ditemukan di hutan pegunungan Pulau irian. Spesies ini memiliki rambut-rambut halus pendek berwarna coklat muda. Leher,pipi dan kakinya berwarna kekuningan. Sisi bawahnya perut berwarna lebih pucat dengan dua garis keemasanya dipunggungnya, serta memiliki ekor yang panjang. Kangguru pohon sebagian besar aktivitasnya berada di pohon, hal tersebut dikarenakan kondisi lingkungan atau habitatnya yang berbeda dengan kangguru yang ada di Australia yang sebagian besar aktivitasnya berada di darat atau tanah. hal tersebut disebabkan adanya perbedaan kondisi habitatnya. Karena di papua yang kondisinya terdiri dari pegunungan dan hutan-hutan yang lebat sehingga kanguru yang ada di papua menyesuaikan dirinya dengan kondisi habitatnya yang kemudian berevolusi menjadi kangguru pohon.
Kondisi iklim
Provinsi Papua merupakan Provinsi yang paling luas wilayahnya dari seluruh Provinsi di Indonesia. Luas Provinsi Papua ± 410.660 Km2 atau merupakan ± 21% dari luas wilayah Indonesia. Lebih dari 75% masih tertutup oleh hutan-hutan tropis yangÂ
lebat. Secara geografis Papua berada diantara garis meridian 0’19’ - 10045 LS dan antara garis bujur 1300 45 - 141048 BT yang membentang dari Barat ke Timur dengan silang 110 atau 1.200 Km. Dengan demikian daerah Papua berada didaerah yang beriklim tropis dengan cuaca yang panas dan lembab di daerah pantai, serta cuaca dingin dan bersalju pada bagian yang tertinggi. Curah hujan rata-rata 2000mm per tahun. Dengan cuaca dan iklim Papua yang tropis maka Papua hanya memiliki dua musim saja kemarau dan penghujan. Keadaan iklim dipapua sangat dipengaruhi oleh topografi daerah. Pada saat musim panas di dataran asia (bulan Maret dan Oktober) Australia mengalami musim dingin, sehingga terjadi tekanan udara di daerah yang tinggi (australia) ke daerah rendah (asia) melintasi pulau Papua sehingga terjadi musim kering terutama Papua bagian selatan (merauke). Sedangkan iklim Australi yang memiliki empat musim dengan hutan, sabana, dan stepa. Tentunya hal ini mempengaruhi pola hidup dan kebiasaan kangguru Australia sehingga kangguru Australia cenderung berukuran fisik lebih besar dan tinggal ditanah berbeda dengan kangguru Papua.
Kondisi geomorfologi
Morfologi Papua didominasi oleh pegunungan lipatan dan dataran tinggi sehingga memiliki morfologi pegunungan dengan tutupan hutan hujan tropis yang lebat diakibatkan oleh iklim dan curah hujan Papua yang tinggi mengakibatkan vegetasi yang tumbuh berupa hutan hujan tropis sehingga habitat kangguru Papua berada di hutan-hutan yang banyak ditumbuhi pohon dan berdampak pada pola hidup serta bentuk tubuh kangguru Papua. Karena hidup di pohon dan hampir seluruh hidupnya duhabiskan di atas pohon maka evolusi yang terjadi adalah berubahnya ukuran tubuh kangguru menjadi lebih kecil, kaki depan yang kuat sehingga pergerakanya cepat. Sedangkan morfologi Australia yang sebagian besar adalah dataran rendah dan vegetasi berupa sabana, hutan musim, dan stepa maka habitat inilah yang mengakibatkan bentuk tubuh kangguru Australia yangmemiiliki ukuran lebih besar dengan bulu tipis, kaki depan kecil dan kaki belakang besar dan kuat untuk mendukung kehidupan kangguru yang hidup di tanah.