carica pohon endemik dari dataran tinggi dieng

carica pohon endemik dari dataran tinggi dieng

by DESY AMANTA SETIANINGTYAS 14405244003 -
Number of replies: 1

Iftakh Nur L                           14405244001

Desy Amanta S                      14405244003

Isna Nur Said                         14405244006

Anna Roswita S                      14405244010

Daqiqatul Fauziyati P               14405244019

Diah Arini                              14405244023

Kelas : B

 

Carica ini mirip dengan papaya, hanya saja buahnya lebih kecil dan berwarna kuning.Carica pubescens merupakan tanaman berbatang basah, tangkai 1-2 cm, bercabang daun lebih banyak dan memiliki ukuran-ukuran bagian tumbuhan yang lebih kecil di bandingkan dengan pepaya biasa (Carica papaya). Bunga jantan memiliki tangkai yang panjang hingga 15 cm, sementara bunga betinanya berukuran lebih besar tetapi tangkainya keras dan pendek. Buah berbentuk bulat telur berukuran 6-10 cm x 3-5 cm, kulit buah yang masih muda tampak hijau gelap dan akan berubah menjadi kuning cerah setelah masak. Buah memiliki biji yang hitam, banyak dan pekat. Daun berkuping sangat dalam dan tangkainya berwarna hijau gelap, urat daunnya lebih tebal di banding pepaya biasa.

Dataran tinggi Dieng merupakan salah satu dataran tinggi di Provinsi Jawa Tengah yang sebagian besar lahan-lahan di sana dikelola untuk lahan-lahan pertanian. Mereka  mengusahakan tanaman buah berupa tanaman carica. Tanaman ini merupakan tanaman endemik di dataran tinggi Dieng, Pada zona/ kawasan Dieng, khususnya di wilayah kecamatan Batur dan Pejawaran dengan ketinggian 1500 m – 2003 mdpal. Carica dapat berkembang dengan baik pada daerah dengan ketinggian 1300 – 2100 mdpal dengan curah hujan yang tinggi pula (2000 – 3000 mm/th) iklim yang dingin dengan hari yang memiliki curah hujan yang lebih banyak di bandingkan hari keringnya atau hari yang dengan curah hujan rendah merupakan daerah yang cocok untuk bercocok tanam carica. Lahan yang gembur dengan sisitem pengairan yang teratur akan lebih baik bagi perkembangan pertumbuhan carica. Jadi tanaman carica menjadi endemik di dataran tinggi Dieng karena kondisi topografi dan iklimnya yang sesuai untuk tanaman tersebut tumbuh.

In reply to DESY AMANTA SETIANINGTYAS 14405244003

Re: carica pohon endemik dari dataran tinggi dieng

by NOVITA ARMY RATNASARI 14405244009 -

mengingat bahwa carica dikatakan sebagai tanaman endemik, sebenarnya ia juga dapat tumbuh di daerah lain di kabupaten wonosobo, hanya saja ketika ia tumbuh selain di Dieng, buah dari carica itu sendiri akan cenderung menyerupai pepaya pada umumnya.

menurut kelompok anda, adakah faktor lain yang menyebabkan carica hanya dapat tumbuh di dataran tinggi dieng selain faktor iklim dan tanah yang sudah disebutkan? soalnya sampai sekarang saya yang asli wonosobo juga masih penasaran kenapa hanya di dieng saja buah ini dapat tumbuh sesuai mestinya, sedangkan di daerah lain di wonosobo yang iklimnya tidak jauh berbeda juga ada yang sudah mencoba menanam carica tapi hasilnya malah menyerupai pepaya(besar)