Melysa Ambarwati     14405241054
Bekti Handayani        14405241067
Nanda Ardyanti       Â
  14405244
017
Dewi Rahmawati       14405244020
Siti Fatimah                14405244033
Mayang Asri Wijaya   14405244035
Â
Hiu Karpet (Hemiscyllium Freycineti)
Hiu Karpet berbintik (Hemiscyllium Freycineti) merupakan salah satu fauna endemik yang hanya hidup di
Indonesia tepatnya di perairan Raja Ampat dan di sekitar Papua Nugini. Hiu karpet berbintik hidup pada perairan yang memiliki topografi yang rata dan merupakan ekosistem dari terumbu karang. Di laut yang ditinggali oleh hiu karpet berbintik tersebut memiliki ciri banyak pasir dan rumput laut yang lebat, kondisi tersebut merupakan tempat yang sangat tepat bagi hiu karpet berbintik untuk berkamuflase. Ikan ini melakukan kamuflase dengan memanfaatkan lingk
ungannya, h
al tersebut karena hiu karpet memiliki ukuran tubuh yang cenderung kecil dan tidak memiliki gigitan yang tajam. Selain itu, hiu karpet berbintik mampu bertahan pada perubahan iklim yang mengakibatkan air laut menghangat dan menjadi asam serta kadar oksigen pada air menjadi berkurang. Hiu karpet hanya terdapat didaerah laut Papua karena wilayah perairannya yang memiliki terumbu karang dengan topografi yang datar. Topografi yang datar dan keda
laman yang tidak terlalu dalam berpengaruh baik terhadap pertumbuhan karang di wilayah ini yang merupakan habitat hiu karpet.
Papua sebagai wilayah yang merupakan jatung keanekaragaman terumbu karang di dunia dengan segala bio
ta yang berasosiasi dengannya. Kondisi terumbu karang sebanyak 60% dalam kondisi baik da
n sangat baik berdasarkan hasil survei oleh CI (Conservation International) dengan Universitas Cendrawasih dan LIPI. Wilayah ini banyak ditumbuhi terumbu karang karena memiliki iklim tropis yang
lembab dan panas dengan suhu rata-rata 27,40C.
Kondisi masyara
kat di wilayah Papua memiliki tingkat kepadatan penduduk yang masih relatif rendah. Kegiatan industri di daerah tersebut masih sederhana, sehingga belum banyak terjadi pencemaran di
perairannya, dan budaya
masyarakat se
tempat yang mencintai lingkungan. Oleh karena itu, kondisi ekosistem perairan di wilayah Papua masih baik untuk kehidupan biota laut.
Â


Â
Â