Batubara, ditutup atau dieksplorasi (yang mana yang rugi?)

Batubara, ditutup atau dieksplorasi (yang mana yang rugi?)

by RONI MARUDUT SITUMORANG 14405241016 -
Number of replies: 0

Berdasarkan data dari Statistik Energi Indonesia, perkiraan cadangan batubara Indonesia adalah 104.940 miliar ton. Sedangkan cadangan terukurnya sebesar 21.13 miliar ton2. Pada tahun 2009, total produksi batubara Indonesia mencapai 263 juta ton, 230 juta ton diantaranya diekspor ke berbagai negara, atau dengan kata lain sekitar 87% dari total produksi batubara negeri ini diekspor ke luar negeri. Hanya sekitar 13 persen atau 33 juta ton yang dimanfaatkan untuk kebutuhan domestik3. Jumlah ini menempatkan Indonesia sebagai produsen batubara terbesar kelima di dunia, dan pengekspor batubara terbesar kedua di dunia. Ekspor batubara terdiri dari 200 juta ton batubara (steam coal)4 dan 30 juta ton kokas (coking coal)5. Indonesia saat ini merupakan negara eksportir batubara terbesar dunia setelah Australia dan merupakan eksportir batubara terbesar Asia (Statistik Batubara, World Coal Institute). Sekitar 78 persen batubara diekspor ke pembeli di Jepang, Cina, India, Australia dan Afrika dan selebihnya digunakan di dalam negeri. Pada tahun 2010, Indonesia diperkirakan akan menghasilkan 280 juta ton batubara dengan 75 juta ton dialokasikan untuk penggunaan dalam negeri (Walhi, 2010:6). Penambangan batubara telah berkembang luas di Indonesia. Menurut Kementerian ESDM (2008), sumber tambang batubara total di Indonesia adalah 90.05 juta ton berlokasi di 15 propinsi. Deposit batubara utama di Indonesia adalah Sumatra Utara (54%), Kalimantan Timur (28%), Kalimantan Selatan (10%), Riau (2%), dan Kalimantan Tengah (1.4%) (Cahyono, dkk., 2014:61).

Berikan tanggapan anda dengan isu-isu berikut ini

  • Pertambangan batubara merupakan salah satu ancaman terhadap kelestarian hutan Indonesia. Pertambangan batubara merupakan salah satu pemicu utama deforestasi di Indonesia.
  • Lokasi pertambangan batubara skala besar di Kabupaten Sangatta, Kalimantan Timur. Bentangan alam yang sebelumnya merupakan merupakan hutan atau gunung berubah menjadi danau raksasa yang penuh zat berbahaya.
  • Pertambangan batubara merupakan sektor penting aspek tambang, pada tahun 2014 terjadi penurunan eksplorasi dan harga batubara yang menyebabkan Indonesia memiliki kerugian yang sangat banyak sesuai tabel berikut (Biro APBN, 2015)

ย 

DAFTAR PUSTAKA

Cahyono Agus, dkk. 2014. J. MANUSIA DAN LINGKUNGAN. PERAN REVEGETASI TERHADAP RESTORASI TANAH PADA LAHAN REHABILITASI TAMBANG BATUBARA DI DAERAH TROPIKA. Vol. 21, No.1, Maret 2014: 60-66

Walhi. 2010. Batubara Mematikan. Jakarta: Greenpeace Asia Tenggara.

Biro APBN. 2015. Biro Analisa Anggaran dan Pelaksanaan APBN SETJEN DPR_RI. Jakarta: Direktorat Jenderal Mineral Batubara, KEDSM.

ย 

Attachment data_001.jpg