Pengaruh Bentuklahan Marin di Kawasan Pesisir Parangtritis terhadap Kehidupan Masyarakat Sekitar

Pengaruh Bentuklahan Marin di Kawasan Pesisir Parangtritis terhadap Kehidupan Masyarakat Sekitar

by ERLIN NUR AFIAH 14405241019 -
Number of replies: 10

Pengaruh Bentuklahan Marin di Kawasan Pesisir Prangtritis terhadap Kehidupan Masyarakat Sekitar

 

Nama Kelompok:

  1. Wicka Nurngafifah     (14405241005)
  2. Elin Choirin Nisa        (14405241007)
  3. Vidya Arum Pertiwi    (14405241008)
  4. Indri Astika               (14405241018)
  5. Erlin Nur Afiah           (14405241019)
  6. Seli Adeas                 (14405241047)

 

Gunawan dkk dalam Pramono dan Ashari memberikan suatu pemahaman bahwa wilayah kepesisiran merupakan ekosistem yang dinamik dan memiliki kekayaan habitat yang beragam, baik di darat maupun di laut. Antara habitat-habitat tersebut terdapat hubungan saling berinteraksi. Selain mempunyai potensi yang besar, wilayah kepesisiran juga merupakan ekosistem yang paling mudah terkena dampak pengaruh manusia.

Fisiografi Indonesia dilihat dari aspek geomorfologi terbagi menjadi sembilan bentuklahan, yang terdiri dari bentuklahan vulkan, struktural, fluvial, glasial, organik, eolin, denudasional, solusional, dan marin. Dari masing-masing bentuklahan tersebut dapat dikaji berdasarkan potensi sumber daya, pengaruh bentuklahan terhadap kehidupan masyarakatnya, serta interaksi masyarakat  dengan bentuklahannya (kearifan lokal).

Indonesia sebagai sebuah negara kepulauan dengan jumlah pulau besar dan kecil lebih dari 17.500 buah dan panjang garis pantai lebih dari 81.000 km menjadikan wilayah pesisir memiliki potensi sumberdaya yang sangat besar. Pada kesempatan ini, kelompok kami mencoba untuk membahas bentuklahan marin Parangtritis dari segi pengaruhnya terhadap kehidupan masyarakat  di sekitarnya. Pengaruh bentuklahan dibagi menjadi dua, yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. Dari sisi positif, kawasan pantai Parangtritis memiliki potensi yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakatnya. Potensi tersebut antara lain:

  1. Wisata

Potensi yang berkembang di kawasan pantai Parangtritis yang pertama adalah bidang pariwisata. Wisata yang disediakan di kawasan Pantai Parangtritis antara lain adalah memancing, voli, penyewaan APV, penginapan, jasa foto. Dari segi sosial ekonomi, dibukanya Pantai Parangtritis sebagai obyek wisata mampu mempengaruhi kehidupan masyarakat sekitar. Masyarakat memanfaatkan obyek wisata Pantai Parangtritis untuk sumber pendapatan, misalkan dengan berjualan pakaian, membuka rumah makan dan sebagainya.

2. Budidaya tambak udang

Wilayah sekitar pesisir yang berpasir, banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk budidaya tambak udang. Karena banyaknya suplai air dari laut, sehingga budidaya tambak udang mudah dikembangkan.

3. Lahan pertanian

Kondisi pasir yang memiliki tingkat kesuburan lebih tinggi, saat ini banyak digunakan oleh masyarakat untuk melakukan kegiatan pertanian berupa budidaya bawang merah. Tanaman bawang merah yang tumbuh kemudian diperdagangkan baik antar masyarakat sekitar maupun pengunjung dari luar daerah tersebut. Para petani bawang merah memanfaatkan pula daun bawang yang tumbuh dan memperoleh keuntungan lainnya.

Sedangkan ditinjau dari kondisi geomorfologinya kawasan pantai Parangtritis memiliki kemungkinan terjadinya bahaya dan bencana alam, di antaranya bahaya tsunami (di pantai timur Parangtritis), bahaya banjir di sekitar muara sungai dan aliran sungai (muara S ungai Opak), dan bahaya migrasi pasir sepanjang garis pantai serta bahaya timbunan pasir terhadap pemukiman dan lahan pertanian terutama di sebelah utara gumuk pasir.

Untuk mengatasi potensi bencana alam di kawasan pantai Parangtritis, maka dilakukan upaya mitigasi sebagai berikut:

  1. Bahaya tsunami: adanya pembatasan sarana dan prasarana di wilayah lahan rendah Parangtritis terutama di wilayah gisik, serta membuat jalur evakuasi di titik-titik rawan dilalui bencana.
  2. Bahaya banjir di sekitar muara Sungai Opak: penyudetan mulut Sungai Opak di awal musim hujan.
  3. Migrasi pasir: menghindari penempatan bangunan fisik pada jalur-jalur migrasi pasir halus.

 

In reply to ERLIN NUR AFIAH 14405241019

Re: Pengaruh Bentuklahan Marin di Kawasan Pesisir Parangtritis terhadap Kehidupan Masyarakat Sekitar

by WIKHANI ISMAYA 14405241046 -

jika di daerah parangtritis mulai dimasuki oleh investor investor asing yang akan membangun penginapan atau restoran di daerah tersebut, apakah akan ada pengaruh yang serius terhadap pendapatan masyarakat yang tadinya juga berjualan di situ?

In reply to WIKHANI ISMAYA 14405241046

Re: Pengaruh Bentuklahan Marin di Kawasan Pesisir Parangtritis terhadap Kehidupan Masyarakat Sekitar

by ERRY ERSANI 14405241028 -

Mencoba menanggapi (Investor Asing):
Pendapat saya mengenai daerah Parangtritis jika dimasuki oleh investor asing yang membangun penginapan dan restoran terhadap pendapatan masyarakat yang tadinya juga berjualan di situ yaitu akan serius berpengaruh. Tapi sebelumnya harus diperjelas dulu maksud “masyarakat yang tadinya berjualan di situ” itu berjualan makanan atau souvenir. Jika masyarakat tadi berjualan makanan lalu investor asing masuk dengan mendirikan restoran maka dapat mengancam usaha berjualan tadi yang membuat masyarakat dapat kalah bersaing.
Jika dilihat dari sisi positifnya, pembangunan penginapan di daerah Parangtritis oleh investor asing dapat berpengaruh terhadap pendapatan masyarakat sekitarnya. Hal ini karena dari satu sektor tersebut dapat memunculkan peluang pada sektor lain. Misalnya saja investor asing membangun penginapan dengan promosi di berbagai media termasuk di daerah asal investor tadi maka dapat menarik wisatawan untuk datang dan menginap. Setelah menginap, wisatawan pasti membutuhkan makanan. Pihak penginapan membutuhkan ahli memasak. Ahli memasak ini membutuhkan sayuran yang berkualitas dari petani. Petani membutuhkan tenaga kerja dalam mengolah lahan pertaniannya. Kegiatan pertanian ini membutuhkan bibit dan pupuk, pupuk ini dapat dibeli dari penduduk yang memiliki kotoran dari ternak yang dipeliharanya. Selain itu, penginapan juga akan membutuhkan tenaga kerja untuk kegiatan operasional penginapannya.

 

In reply to WIKHANI ISMAYA 14405241046

Re: Pengaruh Bentuklahan Marin di Kawasan Pesisir Parangtritis terhadap Kehidupan Masyarakat Sekitar

by REXY SATRIA ALFANUHA 14405241044 -

sepakat dengan apa yang disampaikan oleh mbak erry. tentu dengan masuknya investor asing pasti akan mempengaruhi pembangunan dan juga akan meningkatkan pendapatan penduduk yang ada. 

namun saya akan lebih sepakat lagi apabila investor itu ialah investor lokal bukan dari asing. karena apabila mengandalkan investor asing maka pembangunan yang dilakukan cenderung tidak akan memperhatikan kearifan lokal yang ada pada daerah tersebut, pembangunan yang dilakuakn pasti akan mengarah pada money oriented atau berorientasi dengan keuntungan. 

akan lebih baik apabila kita mendapatkan investor lokal yang mau membangun kawasan pesisir Parangtritis. pembangunan yang dilakukan dengan memerhatikan kearifan lokal tentu akan selaras dengan alam yang nantinya tentu akan menguntungkan bagi masyarakat sekitar dan tetap menjaga kebudayaan yang ada. 

In reply to REXY SATRIA ALFANUHA 14405241044

Re: Pengaruh Bentuklahan Marin di Kawasan Pesisir Parangtritis terhadap Kehidupan Masyarakat Sekitar

by ERRY ERSANI 14405241028 -

Menanggapi tanggapannya mas Rexy:

Iya terimakasih atas tanggapannya mas Rexy. Saya juga setuju jika pengembangan oleh Investor lokal lebih diutamakan dibanding dengan investor asing namun perlu juga dilihat realitanya di lapangan. Realita di lapangan berbicara “kok bisa ya orang asing mengucurkan dananya di sini, sementara investor lokal belum banyak yang mau”. Investor lokal dan investor asing keberadaannya sering membuat dilema. Pada kenyataannya dari sisi pengelolaan usaha yang melibatkan investor asing akan lebih baik daripada hanya investor lokal. Menurut pengamatan saya, selama ini pengelolaan penginapan di Parangtritis seperti stagnan dan terbatas pada hotel-hotel melati yang serasa sulit berkembang seperti hotel-hotel di Bali yang melibatkan banyak investor asing. Bukan maksud saya melemahkan investor lokal. Menurut pendapat saya pengelolaan yang sebaiknya dilakukan yaitu melibatkan keduanya, investor lokal dan asing dengan catatan saham yang menjadi milik investor asing tersebut tidak lebih dari 49%. 

In reply to WIKHANI ISMAYA 14405241046

Re: Pengaruh Bentuklahan Marin di Kawasan Pesisir Parangtritis terhadap Kehidupan Masyarakat Sekitar

by ELIN CHOIRIN NISA 14405241007 -

Mencoba menjawab pertanyaan dari Mbak Maya, dan menanggapi jawaban dari Mbak Erry dan Mas Rexy.

“jika di daerah parangtritis mulai dimasuki oleh investor investor asing yang akan membangun penginapan atau restoran di daerah tersebut, apakah akan ada pengaruh yang serius terhadap pendapatan masyarakat yang tadinya juga berjualan di situ?”

Benar apa yang telah diungkapkan oleh Mbak Erry dan Mas Rexy, ketika investor asing mulai mengambil peluang degan cara menanamkan modalnya terutama di kawasan wisata yang sudah terkenal (seperti Pantai Parangtritis), maka secara tidak langsung akan sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat di sekitar obyek wisata. Pada umumnya, penanaman modal investor asing dilakukan di sektor industri, seperti hotel, villa/penginapan, dan restoran. Sebagai contoh adalah investor asing yang menanamkan modalnya untuk pembangunan sebuah restoran. Hal ini tentu saja berpengaruh terhadap pendapatan masyarakat, terutama bagi mereka (pemilik warung makan) yang setiap harinya mengandalkan pemasukan dari para wisatwan yang mampir untuk makan di warungnya. Karena ada kemungkinan para wisatawan lebih memilih tempat makan yang nyaman dan bersih seperti di restoran, daripada harus di warung makan yang sederhana milik masyarakat setempat. Secara langsung, hal ini tentu saja mempengaruhi pendapatan para masyarakat yang berjualan di sekitar Pantai Parangtritis. Penghasilan mereka bisa jadi berkurang karena wisatawan lebih memilih untuk makan di restoran.

Dampak negatif dari pembangunan hotel/restoran oleh pihak investor asing tidak hanya dirasakan oleh masyarakat penjual dagangan di sekitar Pantai Parangtritis, tetapi juga masyarakat di sekitarnya. Ketika hotel/restoran didirikan di atas lahan yang semula merupakan lahan pertanian, hal itu tentu saja mengambil mata pencaharian masyarakat yang bekerja sebagai petani. Selain itu, pembangunan hotel/restoran yang tidak memperhatikan AMDAL pasti akan mendatangkan permasalahan serius diantaranya yaitu limbah, apabila tidak mampu dikelola dengan sebaik-baiknya maka akan berdampak buruk bagi lingkungan di sekitarnya.

In reply to ELIN CHOIRIN NISA 14405241007

Re: Pengaruh Bentuklahan Marin di Kawasan Pesisir Parangtritis terhadap Kehidupan Masyarakat Sekitar

by ERRY ERSANI 14405241028 -

Terimakasih mbk Elin sudah melengkapi jawabannya :)

In reply to ERLIN NUR AFIAH 14405241019

Re: Pengaruh Bentuklahan Marin di Kawasan Pesisir Parangtritis terhadap Kehidupan Masyarakat Sekitar

by DINI YULIA CAHYA 14405241004 -

Bagaimana proses terjadinya migrasi pasir sepanjang garis pantai parangtritis dan apa faktor penyebabnya? Terus contoh dampaknya sendiri untuk masyarakat di wilayah tersebut seperti ap??

In reply to DINI YULIA CAHYA 14405241004

Re: Pengaruh Bentuklahan Marin di Kawasan Pesisir Parangtritis terhadap Kehidupan Masyarakat Sekitar

by MUSFIRA AKYUNI SALSABILA 14405241011 -
Adakah dampak budaya atau adakah kebudayaan khas masyarakat sekitar parangtritis yang dipengaruhi oleh adanya kawasan marine tersebut? Apakah besar pengaruhnya keberadaan bentuk lahan marine terhadap kebudayaan masyatakat sekitar?
In reply to DINI YULIA CAHYA 14405241004

Re: Pengaruh Bentuklahan Marin di Kawasan Pesisir Parangtritis terhadap Kehidupan Masyarakat Sekitar

by DITA ANNISA MEILANI 14405241024 -

mencoba menaggapi pertanyaan dini, sebelumnya mohon diperjelas apa yang dimaksud migrasi pasir ? menurut sepahaman saya migrasi pasir itu berupa pengendapan material yang diangkut oleh sungai Opak kemudian pasir yang terdeposisi tadi terangkut oleh tenaga angin dan mengalami proses atau fase transportasi yang nantinya akan di deposisikan kembali (membentuk sanddune). dari proses migrasi tersebut membentuk bentangahan eolin. lalu contoh sendiri untuk masyarakat sebenarnya sanddune sendiri memiliki funglsi sebagai penahan gelombang tsunami tetapi masyarakat sekitar sepertinya kurang paham fungsi sandune tersebut terbukti dari adanya tambak udang, lahan pertanian dll ditambah lagi pemerintah yang menanam vegetasi cemara udang di sekitar sanddune.

In reply to DINI YULIA CAHYA 14405241004

Re: Pengaruh Bentuklahan Marin di Kawasan Pesisir Parangtritis terhadap Kehidupan Masyarakat Sekitar

by VIDYA ARUM PERTIWI 14405241008 -

Saya ingin menanggapi pertanyaan mbak dini mengenai proses terjadinya migrasi pasir di sepanjang pantai parangtritis dan dampaknya bagi masyarakat.

Mengingat kembali kuliah kita di semster 1 yang membahas bentuklahan eolin (angin), terdapat proses-proses eksogenik yang diakibatkan oleh angin yaitu: pelapukan, erosi, transportasi dan deposisi. Untuk dapat membentuk eolin maka harus ada material berukuran pasir halus hingga debu dalam jumlah yang banyak, ada periode kering yang panjang dan gerakan angin. Nah, proses migrasi pasir sangat berkaitan dengan angin yang menjadi faktor terpenting dalam pembentukan bentuklahan eolin. Angin yang berhembus dengan kecepatan beberapa cm/detik saja sudah cukup kuat untuk menerbangkan debu. Sedangkan untuk material yang berukuran lebih besar dapat ditransport dengan cara menggeser di permukaan ada yang melompat atau menggelinding. Ketika angin mengangkut butir-butir pasir pada suatu saat kecepatannya akan berkurang, sehingga daya angkutny juga berkurang. Maka akan terjadi pengendapan material yang diangkut. Jadi, migrasi pasir dapat dikatakan kekuatan angin sebagai agen geomorfik untuk memindahkan material-material berukuran kecil (pasir halus dan debu) maupun pasir yang kemudian diendapkan di suatu tempat ketika daya angkut angn berkurang.

Dampak dari adanya migrasi seperti sebagian kecil lahan pertanian dan warung makan tertimbun oleh material-material berukuran kecil atau pasir. Sebaiknya bangunan-bangunan tersebut dibangun lebih jauh, agar tidak menggangu regenerasi pasir di kawasan pantai parangtritis.