Kelompok kami membahas tentang perbedaan paradigma belajar Behaviorisme, Kognitifisme, Humanisme, dan Konstruktifisme.ย
- Teori behaviorisme adalah teori belajar yang lebih menekankan pada tingkah laku manusia.
- Teori kognitif adalah teori yang menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan kemampuan manusia dalam memahami berbagai pengalamannya.
- Teori belajar humanisme pada dasarnya memiliki tujuan belajar untuk memanusiakan manusia. Oleh karena itu proses belajar dapat dianggap berhasil apabila si pembelajar telah memahami lingkungannya dan dirinya sendiri.
- Dalam teori konstruktiviktif, permasalahan dibangun dari pengetahuan yang direkontruksi sendiri oleh siswa, sehingga siswa mampu mencari masalah, kemudian menyelesaikannya, hingga mampu menyusun keseluruhan hal tersebut dalam satu konsep.
ย
Kami juga mengerjakan kuis yang ada di besmart ini.
- Abraham Harold Maslow mengembangkan paradigma pembelajaran humanistik.
- Beberapa strategi pembelajaran beserta tokoh yang mengembangkannya antara lain Jigsaw Learning (Elliot Aronson), Worked example - problem solving pairs (John Sweller), Mnemonic (Gerald R Miller), Student Team Achievement Devision (Robert Slavin), Realistic mathematics education (Freudhental).
- Sistem pemrosesan informasi menjadi dasar pengembangan pembelajaran yang berparadigma kognitivisme.
- Jean Peaget merupakan tokoh yang mengembangkan dasar pembelajaran beraliran konstruktivisme.
- "Guru adalah fasilitator damal pembelajaran" adalah pemikiran baik kognitivisme maupun konstruktivisme.