Section outline
-

Mata kuliah ini mengkaji siklus akuntansi pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Koperasi. Pembahasan pada mata kuliah ini mencakup seputar transaksi-transaksi yang biasa terjadi di UMKM dan Koperasi. Analisis transaksi dan pelaporan keuangan dilakukan dengan menerapkan persamaan akuntansi berbasis matematika dengan memperhatikan kaidah-kaidah yang ada pada Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil Menengah (SAK EMKM). Adapun topik-topik pembelajaran yang dibahas pada mata kuliah ini adalah seputar tinjauan umum UMKM dan Koperasi, peranan UMKM dan Koperasi bagi perekonomian Indonesia, siklus akuntansi UMKM dan Koperasi, laporan keuangan dan analisis laporan keuangan UMKM, laporan keuangan Koperasi, dan perhitungan Sisa Hasil Usaha (SHU).
Pembelajaran pada mata kuliah ini dilakukan secara sinkron maya dan asinkron untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi mahasiswa selama pembelajaran berlangsung. Pembelajaran sinkron maya dilakukan dengan memanfaatkan platform digital seperti zoom, google meet, dan media lainnya. Pembelajaran asinkron dilakukan dengan menggunakan platform besmart maupun media lainnya.
Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mampu:
a. Memahami makna dan karakteristik dari UMKM dan Koperasi Indonesia;
b. Menganalisis transaksi yang terjadi di UMKM dan Koperasi;
c. Menyusun dan menganalisis laporan keuangan UMKM dan Koperasi;
d. Menghitung dan mendistribusikan SHU Koperasi;
e. Menganalisis dan menemukan solusi atas permasalahan keuangan yang terjadi di UMKM dan Koperasi.
-
Deskripsi
Pertemuan pertama mata kuliah Akuntansi UMKM dan Koperasi dimulai dengan dosen dan mahasiswa yang saling memperkenalkan diri dalam rangka mempererat hubungan sehingga proses pembelajaran kedepannya dapat tercipta suasana pembelajaran yang menyenangkan. Selain itu, pada pertemuan ini juga akan dilakukan diskusi mengenai rencana pembelajaran selama satu semester (RPS), kontrak belajar, dan diskusi topik mengenai gambaran umum UMKM di Indonesia.
Sub Capaian Pembelajaran
1. Mahasiswa menunjukkan sikap religius, kritis, mampu bekerjasama, serta etis secara akademik dan sikap/moral hidup.
2. Mahasiswa memahami Rencana Pembelajaran Semester.
3. Mahasiswa mampu mendeskripsikan peran akuntansi dalam UMKM di Indonesia.
Bahan Kajian
1. Pembahasan RPS.
2. Kontrak belajar.
3. UMKM di Indonesia.
4. Peran akuntansi di UMKM.
Bentuk Pembelajaran
1. Aktivitas sinkron maya dengan zoom dan aktivitas asinkron menggunakan bantuan Besmart UNY ataupun Google Classroom.
2. Ceramah, diskusi, tanya jawab.
Waktu
150 menit
Pengalaman Belajar
1. Mahasiswa memperhatikan video paparan materi dan mampu mendiskusikan UMKM di forum diskusi Google Classroom.
2. Mahasiswa mampu mengemukakan pendapat di Zoom.
Indikator Penilaian
~ Kriteria
1. Mahasiswa aktif berdiskusi dan mengemukakan pendapat
~Indikator
1. Pertanyaan yang dibuat; Kebenaran pendapat.
Waktu
150 menit
Referensi
A.Wajib :
1. Mackenzie, B. (2012). IFRS for SMEs. Jakarta: Indeks.
2. Sagoro, E. M. (2015). Akuntansi Tanpa Stres. Yogyakarta: AB Publisher
3. Rudianto. (2010). Akuntansi Koperasi. Jakarta: Erlangga.
4. Warsono, S., Sagoro, E. M., Ridha, M. A., dan Darmawan, A. (2010). Akuntansi UMKM Ternyata Mudah Dipahami dan Dipraktikkan. Yogyakarta: Asgard Chapter.
B.Tambahan:
1. DSAK. 2008. ED SAK UKM. Jakarta: IAI.
2. DSAK. 2009. PSAK 27 tentang Akuntansi Koperasi. Jakarta: IAI.
3. DSAK. 2009. SAK Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik. Jakarta: IAI.
4. DSAK. 2018. SAK-Entitas Mikro Kecil Menengah. Jakarta: IAI.
-
Dokumen ini berisi paparan mengenai rencana pembelajaran Akuntansi UMKM dan Koperasi selama satu semester kedepan. Dokumen mencakup penjelasan seputar identitas mata kuliah, deskripsi mata kuliah, capaian pembelajaran, rencana pembelajaran selama 16 pertemuan, penentuan nilai akhir, dan sumber referensi.
-
Materi ini secara sekilas memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai UMKM di Indonesia.
-
Deskripsi
Pada pertemuan sebelumnya, kita telah belajar mengenai UMKM di Indonesia. Pada pertemuan kali ini, kita akan belajar tentang analisis berbagai macam transaksi yang biasanya dijumpai di UMKM akuntansi UMKM. Cakupan pembelajaran mulai dari identifikasi transaksi hingga persamaan dasar akuntansi.
Sub Capaian Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran pada pertemuan ini, diharapkan mahasiswa mampu menganalisis ragam transaksi UMKM dan mengerjakan persamaan dasar akuntansi.
Bahan Kajian
1. Identifikasi transaksi.
2. Persamaan dasar akuntansi.
Bentuk Pembelajaran
1. Aktivitas asinkron melalui Besmart UNY/ Google classroom.
Pengalaman Belajar
1. Mahasiswa memahami cara menganalisis transaksi dengan melihat video yang telah di sematkan.
2. Mahasiswa mampu membuat soal transaksi sekaligus mengerjakan tugas.
Indikator Penilaian
~ Kriteria
1. Keaktifan mahasiswa dalam forum diskusi.
2. Tugas yang dikerjakan mahasiswa.
~Indikator
1. Jumlah aktivitas.
2. Kebenaran dan kelengkapan jawaban tugas.
Teknik Penilaian
Tes tertulis
Waktu
150 menit
Referensi
Sagoro, E. M. (2015). Akuntansi Tanpa Stres. Yogyakarta: AB Publisher
Warsono, S., Sagoro, E. M., Ridha, M. A., dan Darmawan, A. (2010). Akuntansi UMKM Ternyata Mudah Dipahami dan Dipraktikkan. Yogyakarta: Asgard Chapter.
-
Deskripsi
Pada pertemuan sebelumnya, kita telah belajar mengenai analisis transaksi yang dapat dijumpai di UMKM. Pada pertemuan kali ini, kita akan belajar tentang akuntansi UMKM jasa mulai dari identifikasi transaksi hingga penyusunan laporan keuangan.
Sub Capaian Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran pada pertemuan ini, diharapkan mahasiswa mampu menyusun laporan keuangan UMKM jasa sesuai dengan prosedur dengan menerapkan sikap penuh kehati-hatian dan ketelitian.
Bahan Kajian
1. Identifikasi transaksi.
2. Penjurnalan transaksi UMKM jasa.
3. Laporan keuangan UMKM jasa.
Bentuk Pembelajaran
1. Aktivitas asinkron melalui Besmart UNY/ Google classroom.
Pengalaman Belajar
1. Mahasiswa dapat memahami langkah dalam menganalisis transaksi UMKM jasa dengan melihat video yang disematkan di Besmart UNY/ di Google classroom.
2. Mahasiswa dapat mengerjakan tugas yang diberikan mengenai UMKM jasa.
3. Mahasiswa dapat menganalisis berbagai macam transaksi pada UMKM jasa.
4. Mahasiswa dapat menyusun laporan keuangan UMKM jasa.
Indikator Penilaian
~ Kriteria
1. Keaktifan mahasiswa dalam forum diskusi.
2. Tugas yang dikerjakan mahasiswa.
~Indikator
1. Jumlah aktivitas.
2. Kebenaran dan kelengkapan jawaban tugas.
Teknik Penilaian
Tes tertulis
Waktu
150 menit
Referensi
Sagoro, E. M. (2015). Akuntansi Tanpa Stres. Yogyakarta: AB Publisher
Warsono, S., Sagoro, E. M., Ridha, M. A., dan Darmawan, A. (2010). Akuntansi UMKM Ternyata Mudah Dipahami dan Dipraktikkan. Yogyakarta: Asgard Chapter.
-
Deskripsi
Pada pertemuan sebelumnya, kita telah belajar mengenai akuntansi di perusahaan jasa (mulai dari identifikasi transaksi, penjurnalan, hingga penyusunan laporan keuangan). Pada pertemuan kali ini, kita akan belajar tentang bagaimana perlakuan akuntansi pada perusahaan dagang.
Sub Capaian Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran pada pertemuan ini, diharapkan mahasiswa mampu menyusun laporan keuangan UMKM dagang sesuai dengan prosedur dengan menerapkan sikap penuh kehati-hatian dan ketelitian.
Bahan Kajian
1. Identifikasi transaksi UMKM dagang.
2. Penjurnalan UMKM dagang.
3. Laporan keuangan UMKM dagang.
Bentuk Pembelajaran
1. Aktivitas asinkron melalui Besmart UNY.
2. Aktivitas sinkron melalui Google Meet
Pengalaman Belajar
1. Mahasiswa dapat memahami langkah dalam menganalisis transaksi dengan melihat video yang disematkan di Besmart UNY.
2. Mahasiswa dapat mengerjakan tugas yang diberikan mengenai UMKM dagang.
3. Mahasiswa dapat menganalisis berbagai macam transaksi pada UMKM dagang.
Indikator Penilaian
~ Kriteria
1. Keaktifan mahasiswa dalam forum diskusi.
2. Tugas yang dikerjakan mahasiswa.
~Indikator
1. Jumlah aktivitas.
2. Kebenaran dan kelengkapan jawaban tugas.
Teknik Penilaian
Tes tertulis
Waktu
150 menit
Referensi
Sagoro, E. M. (2015). Akuntansi Tanpa Stres. Yogyakarta: AB Publisher
Warsono, S., Sagoro, E. M., Ridha, M. A., dan Darmawan, A. (2010). Akuntansi UMKM Ternyata Mudah Dipahami dan Dipraktikkan. Yogyakarta: Asgard Chapter.
-
-
File diatas merupakan jawaban dari analisis transaksi UMKM dagang untuk usaha AZALEA PHONE. Silahkan Anda cek dan periksa apakah jawaban Anda sudah sesuai atau belum. Jika belum, maka Anda dapat melakukan analisis penyebab perbedaan tersebut.
-
-
File diatas merupakan jawaban dari analisis transaksi UMKM dagang untuk usaha AZALEA PHONE. Silahkan Anda cek dan periksa apakah jawaban Anda sudah sesuai atau belum. Jika belum, maka Anda dapat melakukan analisis penyebab perbedaan tersebut.
-
Deskripsi
Pada pertemuan sebelumnya, Anda telah berhasil menyusun laporan keuangan. Setelah menyusun laporan keuangan, kita perlu mengerti bagamana cara membaca, menganalisis, dan menginterpretasikan informasi yang disajikan dalam laporan keuangan untuk digunakan dalam proses pengambilan keputusan. Proses pembelajaran kali ini kita akan belajar tentang analisis laporan keuangan.
Sub Capaian Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran pada pertemuan ini, diharapkan mahasiswa mampu menganalisis laporan keuangan UMKM dengan menggunakan rasio keuangan (rasio profitabilitas dan likuiditas).
Bahan Kajian
1. Analisis Rasio Keuangan.
2. Analisis Rasio Profitabilitas.
3. Analisis Rasio Likuiditas.
Bentuk Pembelajaran
1. Aktivitas asinkron melalui Besmart UNY.
Pengalaman Belajar
Mahasiswa dapat memahami cara menganalisis informasi pada laporan keuangan dengan menggunakan rasio profitabilitas dan likuiditas.
Indikator Penilaian
~ Kriteria
1. Keaktifan mahasiswa dalam forum diskusi.
2. Tugas yang dikerjakan mahasiswa.
~Indikator
1. Jumlah aktivitas.
2. Kebenaran dan kelengkapan jawaban tugas.
Teknik Penilaian
Tes tertulis
Waktu
150 menit
Referensi
Sagoro, E. M. (2015). Akuntansi Tanpa Stres. Yogyakarta: AB Publisher
Warsono, S., Sagoro, E. M., Ridha, M. A., dan Darmawan, A. (2010). Akuntansi UMKM Ternyata Mudah Dipahami dan Dipraktikkan. Yogyakarta: Asgard Chapter.
-
Silahkan Anda baca dan cermati modul diatas dengan sungguh-sungguh. Semoga modul ini bisa mempermudah Anda dalam memahami analisis laporan keuangan.
-
Setelah Anda memahami dan mampu menyusun laporan keuangan UMKM, Anda perlu memahami standar akuntansi yang dijadikan pedoman oleh UMKM. Standar akuntansi ini mengalami perubahan beberapa kali. Anda diminta untuk memahami perbedaan standar akuntansi versi lama dan versi baru serta perbandingannya dengan standar akuntansi UMKM internasional. Silahkan Anda pelajari semua materi, kerjakan semua aktivitas dan tugas pada sesi ini. Tetap semangat dan semoga selalu sukses dan bahagia. Aamiin.
Deskripsi
Pada pertemuan sebelumnya, Anda telah berhasil melakukan analisis laporan keuangan. Setelah berhasil menyusun dan menganalisis laporan keuangan, memahami standar akuntansi yang dijadikan pedoman oleh UMKM. Standar akuntansi ini mengalami perubahan beberapa kali. Kita perlu memahami perbedaan standar akuntansi versi lama dan versi baru serta perbandingannya dengan standar akuntansi UMKM internasional.
Sub Capaian Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran pada pertemuan ini, diharapkan mahasiswa mampu memahami Standar Akuntansi Keuangan untuk UMKM dengan penuh semangat dan keingintahuan yang tinggi.
Bahan Kajian
1. Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah
2. Standar Akuntansi Keuangan ETAP
3. Standar Akuntansi Keuangan Konvensional (SAK IFRS)
4. IFRS for SMEs
Bentuk Pembelajaran
1. Aktivitas asinkron melalui Besmart UNY.
Pengalaman Belajar
1. Mahasiswa dapat membandingkan SAK-Konvensional (SAK IFRS), SAK ETAP, IFRS for SMEs dengan SAK EMKM.
Indikator Penilaian
~ Kriteria
1. Mahasiswa mampu membedakan SAK-Konvensional (SAK IFRS), SAK ETAP, IFRS for SMEs dengan SAK EMKM.
~Indikator
1. Kebenaran dan kelengkapan jawaban tugas.
Teknik Penilaian
Penugasan
Waktu
150 menit
Referensi
Mackenzie, B. (2012). IFRS for SMEs. Jakarta: Indeks.
Sagoro, E. M. (2015). Akuntansi Tanpa Stres. Yogyakarta: AB Publisher
Warsono, S., Sagoro, E. M., Ridha, M. A., dan Darmawan, A. (2010). Akuntansi UMKM Ternyata Mudah Dipahami dan Dipraktikkan. Yogyakarta: Asgard Chapter.
DSAK. 2008. ED SAK UKM. Jakarta: IAI.
DSAK. 2009. SAK Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik. Jakarta: IAI.
DSAK. 2018. SAK-Entitas Mikro Kecil Menengah. Jakarta: IAI.
-
Modul ini diharapkan dapat mempermudah mahasiswa dalam mempelajari topik mengenai SAK, khususnya untuk UMKM. Silahkan Anda pelajari modul tersebut dengan sungguh-sungguh dan cermat agar Anda dapat menyelesaikan tugas yang diberikan dengan mudah. Selamat belajar.
-
Pada media flipbook ini, kita akan belajar secara ringkas tentang standar akuntansi keuangan yang ditujukan untuk Entitas Mikro Kecil Menengah. Media pembelajaran mencakup pembahasan seputar tujuan dari laporan keuangan, posisi keuangan, kinerja, pengakuan unsur-unsur dalam laporan keuangan, pengukuran dan materialitas, pengakuan dan pengukuran pervasif, asumsi dasar, pengakuan dalam laporan keuangan dan saling hapus. Semangat belajar.
-
Setelah kita belajar standar akuntansi keuangan UMKM yang ada di Indonesia, selanjutnya kita akan belajar standar akuntansi keuangan untuk usaha kecil di tingkat internasional, yaitu IFRS for SMEs melalui media flipbook berikut. Semangat belajar.
-
Setelah kita belajar SAK untuk UMKM, mari kita coba bandingkan SAK EMKM dengan SAK Konvensional (SAK IFRS Indonesia) dan SAK ETAP, serta bandingkan dengan IFRS for SMEs yang merupakan produk dari International Accounting Standards Board. Mari kita pelajari perbedaan ini dengan menggunakan media flipbook berikut. Semangat belajar.
-
Pada kesempatan kali ini, kita akan mempajari kasus keuangan yang sering terjadi di UMKM. Kasus yang sifatnya sederhana namun terkadang sulit untuk mendapatkan solusi yang tepat bagi UMKM. Silahkan Anda pelajari semua materi, kerjakan semua aktivitas dan tugas. Semangat belajar dan semoga sehat selalu.
Deskripsi
Pada pertemuan sebelumnya, Anda telah berhasil mempelajari Standar Akuntansi UMKM. Selain perlu mengetahui standar pelaporan yang berlaku, Anda juga perlu menelisik kasus-kasus yang sering terjadi di UMKM, terutama kasus perihal keuangan UMKM. Jika dilihat secara sekilas, mungkin kasus ini merupakan kasus yang sederhana. Namun, kadangkala UMKM mengalami kesulitan dalam menemukan solusi atas permasalahan tersebut. Sehingga, pada kesempatan kali ini, kita akan belajar mengenai kasus keuangan UMKM.
Sub Capaian Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran pada pertemuan ini, diharapkan mahasiswa mampu menganalisis dan memecahkan berbagai kasus keuangan yang dihadapi oleh UMKM dengan penuh semangat dan pantang menyerah.
1. Mahasiswa mampu menghitung harga pokok penjualan secara tepat.
2. Mahasiswa mampu menghitung harga pokok produksi secara tepat.
3. Mahasiswa mampu menetapkan harga jual dengan tepat.
Bahan Kajian
Kasus Keuangan UMKM:
1. Harga Pokok Produksi
2. Harga Pokok Penjualan
3. Harga Jual.
Bentuk Pembelajaran
1. Aktivitas asinkron melalui Besmart UNY.
Pengalaman Belajar
1. Mahasiswa mengetahui berbagai macam kasus keuangan UMKM melalui video dan paparan materi di Be-Smart UNY dan solusi atas permasalahan tersebut.
Indikator Penilaian
~ Kriteria
1. Mahasiswa mampu mengidentifikasi dan menganalisis kasus keuangan yang terjadi di UMKM
2. Mahasiswa mampu memecahkan masalah keuangan UMKM
~Indikator
1. Kebenaran dalam menganalisis
2. Kebenaran dan kelengkapan solusi atas permasalahan
Teknik Penilaian
Penugasan
Waktu
150 menit
Referensi
Mackenzie, B. (2012). IFRS for SMEs. Jakarta: Indeks.
Sagoro, E. M. (2015). Akuntansi Tanpa Stres. Yogyakarta: AB Publisher
Warsono, S., Sagoro, E. M., Ridha, M. A., dan Darmawan, A. (2010). Akuntansi UMKM Ternyata Mudah Dipahami dan Dipraktikkan. Yogyakarta: Asgard Chapter.
DSAK. 2008. ED SAK UKM. Jakarta: IAI.
DSAK. 2009. SAK Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik. Jakarta: IAI.
DSAK. 2018. SAK-Entitas Mikro Kecil Menengah. Jakarta: IAI.
-
Modul ini memberikan penjelasan mengenai cara menentukan harga pokok produksi, harga pokok penjualan, serta harga jual. Silahkan baca dan pahami modul tersebut dengan sungguh-sungguh dan cermat.
-
PowerPoint ini memberikan penjelasan secara ringkas mengenai pengertian, unsur-unsur, dan langkah dalam menghitung harga pokok produksi. Silahkan baca, cermati, dan pahami materi yang dipaparkan.
-
Untuk meningkatkan semangat Anda dalam belajar dan menurunkan tingkat kebosanan Anda, Anda dapat mempelajari materi harga pokok produksi dengan menggunakan media flipbook berikut.
-
Setelah mempelajari tentang harga pokok produksi, mari kita beralih pada pembahasan selanjutnya yaitu tentang penentuan harga pokok penjualan. PowerPoint ini memberikan penjelasan secara ringkas mengenai pengertian, unsur-unsur, serta bagaimana cara menghitung Harga Pokok Penjualan. Silahkan baca, cermati, dan pahami materi berikut.
-
Agar Anda tidak mengalami kebosanan dalam belajar, Anda dapat mempelajari materi harga pokok penjualan dengan menggunakan media flipbook berikut. Happy learning.
-
Setelah kita bisa menghitung dan menentukan harga pokok produksi serta harga pokok penjualan, selanjutnya kita akan menentukan harga jual. Dalam menentukan harga jual, kita harus mempertimbangkan beberapa hal. Mari kita pelajari hal-hal apa saja yang perlu dipertimbangkan melalui media flipbook berikut.
-
Mari kita diskusikan kasus keuangan UMKM pada forum ini.
-
Pada kesempatan kali ini, kita akan mempelajari topik mengenai koperasi di Indonesia dan salah satu jenis koperasi yaitu koperasi simpan pinjam. Silahkan Anda pelajari semua materi, kerjakan semua aktivitas dan tugas. Semangat belajar dan semoga sehat selalu.
Deskripsi
Pada pertemuan sebelumnya, Anda telah berhasil mempelajari UMKM di Indonesia hingga perlakuan akuntansinya. Pada sesi ini hingga beberapa sesi kedepan, kita akan belajar topik mengenai Koperasi. Khusus pada sesi ini, kita akan membahas Koperasi di Indonesia dan mengulik perlakuan akuntansi pada Koperasi Simpan Pinjam.
Sub Capaian Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran pada pertemuan ini, diharapkan mahasiswa mampu:
1. Memahami dan menjelaskan arti dan peranan koperasi di Indonesia.
2. Memahami dan mengidentifikasi ekuitas koperasi.
3. Memahami akuntansi koperasi.
4. Mengerjakan siklus akuntansi dan menyusun laporan keuangan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) sesuai aturan yang berlaku dengan penuh tanggung jawab.
Bahan Kajian
Kasus Keuangan UMKM:
1. Koperasi Indonesia
2. Akuntansi Koperasi Simpan Pinjam
Bentuk Pembelajaran
1. Aktivitas asinkron melalui Besmart UNY.
Pengalaman Belajar
1. Mahasiswa memperoleh pemahaman terkait koperasi di Indonesia.
2. Mahasiswa memiliki keterampilan dalam menyusun laporan keuangan Koperasi Simpan Pinjam.
Indikator Penilaian
~ Kriteria
1. Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian dan peranan koperasi di Indonesia.
2. Mahasiswa mampu mengidentifkasi ekuitas koperasi.
3. Mahasiswa mampu menjelaskan akuntansi koperasi.
4. Mahasiswa mampu menyusun laporan keuangan KSP.
~Indikator
1. Kebenaran dalam menjawab pertanyaan.
2. Kelengkapan laporan keuangan KSP.
Teknik Penilaian
Penugasan
Kuis
Waktu
150 menit
Referensi
Rudianto. (2010). Akuntansi Koperasi. Jakarta: Erlangga.
DSAK. 2009. PSAK 27 tentang Akuntansi Koperasi. Jakarta: IAI.
UU RI No. 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian
-
Silahkan presensi kehadiran terlebih dahulu pada link diatas.
-
UU No. 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian merupakan pengganti dari UU No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian. Cakupan isi dari UU No. 17 Tahun 2012 ini meliputi: ketentuan umum; landasan, asas, dan tujuan; nilai dan prinsip; pendirian, anggaran dasar, perubahan anggaran dasar, dan pengumuman; keanggotaan; perangkat organisasi; modal; selisih hasil usaha dan dana cadangan; jenis, tingkatan, dan usaha; koperasi simpan pinjam; pengawasan dan pemeriksaan; penggabungan dan peleburan; pembubaran, penyelesaian, dan hapusnya status badan hukum; pemberdayaan; sanksi administratif; ketentuan peralihan; dan ketentuan penutup
-
Modul ini memberikan penjelasan mengenai akuntansi di Koperasi Simpan Pinjam (KSP). Pembahasan modul mencakup penjelasan mengenai KSP, mekanisme bisnis KSP, siklus akuntansi KSP, jurnal transaksi dan laporan keuangan KSP. Cermatilah dengan seksama modul berikut untuk mempermudah saudara dalam mengerjakan penugasan di sesi ini.
-
Guna mengetahui pemahaman saudara mengenai topik pembelajaran hari ini, jawablah pertanyaan-pertanyaan kuis evaluasi ini dengan tepat, jelas, dan lengkap.
-
Pada sesi sebelumnya, kita telah membahas topik mengenai koperasi di Indonesia serta koperasi simpan pinjam. Pada kesempatan kali ini, kita akan mempelajari topik mengenai koperasi konsumen. Silahkan Anda pelajari semua materi, kerjakan semua aktivitas dan tugas. Semangat belajar dan semoga sehat selalu.
Deskripsi
Pada sesi ini, kita akan membahas mengenai koperasi konsumen dan bagaimana perlakuan akuntansi pada jenis koperasi tersebut. Secara singkat, koperasi konsumen merupakan jenis koperasi yang anggotanya terdiri dari para konsumen akhir atau para pemakai barang/jasa dengan kegiatan utamanya adalah melakukan pembelian bersama.
Sub Capaian Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran pada pertemuan ini, diharapkan mahasiswa mampu:
1. Memahami dan menjelaskan pengertian koperasi konsumen.
2. Memahami dan menjelaskan mekanisme bisnis koperasi konsumen.
3. Menyusun siklus akuntansi pada koperasi konsumen.
4. Menyusun jurnal atas transaksi yang ada pada koperas konsumen.
5. Menyusun laporan keuangan untuk koperasi konsumen.
Bahan Kajian:
1. Pengertian koperasi konsumen.
2. Mekanisme bisnis koperasi konsumen.
3. Siklus akuntansi koperasi konsumen.
4. Jurnal transaksi koperasi konsumen.
5. Laporan keuangan koperasi konsumen.
Bentuk Pembelajaran
1. Aktivitas asinkron melalui Besmart UNY.
Pengalaman Belajar
1. Mahasiswa memperoleh pemahaman terkait koperasi konsumen.
2. Mahasiswa memiliki keterampilan dalam menyusun laporan keuangan koperasi konsumen.
Indikator Penilaian
~ Kriteria
1. Mahasiswa mampu menjelaskan koperasi konsumen.
2. Mahasiswa mampu menyelesaikan siklus akuntansi koperasi konsumen.
~Indikator
1. Kebenaran dalam menjawab pertanyaan.
2. Kelengkapan dan ketepatan dalam menyelesaikan siklus akuntansi di koperasi konsumen.
Teknik Penilaian
Kuis
Penugasan
Waktu
150 menit
Referensi
Rudianto. (2010). Akuntansi Koperasi. Jakarta: Erlangga.
DSAK. 2009. PSAK 27 tentang Akuntansi Koperasi. Jakarta: IAI.
Pemerintah Indonesia. 2012. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian. Lembaran RI Tahun 2012 No. 212. Jakarta: Sekretariat Negara.
-
Silahkan presensi kehadiran terlebih dahulu pada link diatas.
-
Modul ini memberikan penjelasan mengenai akuntansi di koperasi konsumen. Pembahasan modul mencakup penjelasan mengenai koperasi konsumen, mekanisme bisnis yang ada pada koperasi konsumen, siklus akuntansi koperasi konsumen, jurnal transaksi dan laporan keuangan pada koperasi konsumen. Cermatilah dengan seksama modul berikut untuk mempermudah saudara dalam mengerjakan penugasan di sesi ini.
-
Jawablah setiap pertanyaan berikut ini dengan memilih jawaban yang paling tepat dari beberapa alternatif jawaban yang tersedia. Semoga berhasil.
-
Pada sesi sebelumnya, kita telah membahas topik mengenai koperasi konsumen. Pada kesempatan kali ini, kita akan mempelajari topik mengenai koperasi pemasaran. Silahkan Anda pelajari semua materi, kerjakan semua aktivitas dan tugas. Semangat belajar dan semoga sehat selalu.
Deskripsi
Pada sesi ini, kita akan membahas mengenai koperasi pemasaran dan bagaimana perlakuan akuntansi pada jenis koperasi tersebut. Secara singkat, koperasi pemasaran atau yang seringkali disebut sebagai koperasi penjualan merupakan koperasi yang anggotanya terdiri dari para produsen atau pemilik barang atau penyedia jasa.
Sub Capaian Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran pada pertemuan ini, diharapkan mahasiswa mampu:
1. Memahami dan menjelaskan pengertian koperasi pemasaran.
2. Memahami dan menjelaskan mekanisme bisnis koperasi pemasaran.
3. Menyusun siklus akuntansi pada koperasi pemasaran.
4. Menyusun jurnal atas transaksi yang ada pada koperasi pemasaran.
5. Menyusun laporan keuangan untuk koperasi pemasaran.
Bahan Kajian:
1. Pengertian koperasi pemasaran.
2. Mekanisme bisnis koperasi pemasaran.
3. Siklus akuntansi koperasi pemasaran.
4. Jurnal transaksi koperasi pemasaran.
5. Laporan keuangan koperasi pemasaran.
Bentuk Pembelajaran
1. Aktivitas asinkron melalui Besmart UNY.
Pengalaman Belajar
1. Mahasiswa memperoleh pemahaman terkait koperasi pemasaran.
2. Mahasiswa memiliki keterampilan dalam menyusun laporan keuangan koperasi pemasaran.
Indikator Penilaian
~ Kriteria
1. Mahasiswa mampu menjelaskan koperasi pemasaran.
2. Mahasiswa mampu menyelesaikan siklus akuntansi koperasi pemasaran.
~Indikator
1. Kebenaran dalam menjawab pertanyaan.
2. Kelengkapan dan ketepatan dalam menyelesaikan siklus akuntansi di koperasi pemasaran.
Teknik Penilaian
Penugasan
Waktu
150 menit
Referensi
Rudianto. (2010). Akuntansi Koperasi. Jakarta: Erlangga.
DSAK. 2009. PSAK 27 tentang Akuntansi Koperasi. Jakarta: IAI.
Pemerintah Indonesia. 2012. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian. Lembaran RI Tahun 2012 No. 212. Jakarta: Sekretariat Negara.
-
Silahkan presensi kehadiran terlebih dahulu pada link diatas.
-
Modul ini memberikan penjelasan mengenai akuntansi di koperasi pemasaran. Pembahasan modul mencakup penjelasan mengenai koperasi pemasaran, mekanisme bisnis yang ada pada koperasi pemasaran, siklus akuntansi koperasi pemasaran, jurnal transaksi dan laporan keuangan pada koperasi pemasaran. Cermatilah dengan seksama modul berikut untuk mempermudah saudara dalam mengerjakan penugasan di sesi ini.
-
Pada sesi sebelumnya, kita telah membahas topik mengenai koperasi pemasaran. Pada kesempatan kali ini, kita akan mempelajari topik mengenai koperasi produsen. Silahkan Anda pelajari semua materi, kerjakan semua aktivitas dan tugas. Semangat belajar dan semoga sehat selalu.
Deskripsi
Pada sesi ini, kita akan membahas mengenai koperasi produsen dan bagaimana perlakuan akuntansi pada jenis koperasi tersebut. Secara singkat, koperasi produsen merupakan koperasi yang membeli bahan baku, mengolah bahan baku menjadi barang jadi dan menjual barang jadi tersebut kepada konsumen yang membutuhkan.Â
Â
Sub Capaian Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran pada pertemuan ini, diharapkan mahasiswa mampu:
1. Memahami dan menjelaskan pengertian koperasi produsen.
2. Memahami dan menjelaskan mekanisme bisnis koperasi produsen.
3. Memahami dan menjelaskan siklus akuntansi pada koperasi produsen.
4. Menyusun jurnal atas transaksi yang ada pada koperasi produsen.
5. Menyusun laporan keuangan untuk koperasi produsen.
Bahan Kajian:
1. Pengertian koperasi produsen.
2. Mekanisme bisnis koperasi produsen.
3. Siklus akuntansi koperasi produsen.
4. Jurnal transaksi koperasi produsen.
5. Laporan keuangan koperasi produsen.Â
Â
Bentuk Pembelajaran
1. Aktivitas asinkron melalui Besmart UNY.
Pengalaman Belajar
1. Mahasiswa memperoleh pemahaman terkait koperasi produsen.Â
2. Mahasiswa memiliki keterampilan dalam menyusun laporan keuangan koperasi produsen.
Indikator Penilaian
~ Kriteria
1. Mahasiswa mampu menjelaskan koperasi produsen.Â
2. Mahasiswa mampu menyelesaikan siklus akuntansi koperasi produsen.
~Indikator
1. Kebenaran dalam menjawab pertanyaan.
2. Kelengkapan dan ketepatan dalam menyelesaikan siklus akuntansi di koperasi produsen.
Teknik Penilaian
Penugasan
Waktu
150 menit
ReferensiÂ
Rudianto. (2010). Akuntansi Koperasi. Jakarta: Erlangga.
DSAK. 2009. PSAK 27 tentang Akuntansi Koperasi. Jakarta: IAI.
Pemerintah Indonesia. 2012. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian. Lembaran RI Tahun 2012 No. 212. Jakarta: Sekretariat Negara.Â
-
Silahkan presensi kehadiran terlebih dahulu pada link diatas.
-
Modul ini memberikan penjelasan mengenai akuntansi di koperasi produsen. Pembahasan modul mencakup penjelasan mengenai koperasi produsen, mekanisme bisnis yang ada pada koperasi produsen, siklus akuntansi koperasi produsen, jurnal transaksi dan laporan keuangan pada koperasi produsen. Cermatilah dengan seksama modul berikut untuk mempermudah saudara dalam mengerjakan penugasan di sesi ini.
-
Mari kita diskusikan topik seputar akuntansi di koperasi produsen pada forum ini...Â
-
Pada sesi sebelumnya, kita telah membahas topik mengenai koperasi produsen. Pada kesempatan kali ini, kita akan mempelajari topik selanjutnya yaitu mengenai koperasi serba usaha. Silahkan Anda pelajari semua materi, kerjakan semua aktivitas dan tugas. Semangat belajar dan semoga sehat selalu.
Deskripsi
Pada sesi ini, kita akan membahas mengenai apa itu koperasi serba usaha dan bagaimana perlakuan akuntansi pada koperasi ini. Secara singkat, koperasi serba usaha adalah koperasi yang memiliki lebih dari satu jenis/bidang usaha.Â
Â
Sub Capaian Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran pada pertemuan ini, diharapkan mahasiswa mampu:
1. Memahami dan menjelaskan pengertian koperasi serba usaha.
2. Memahami dan menjelaskan mekanisme bisnis koperasi serba usaha.
3. Memahami dan menjelaskan siklus akuntansi pada koperasi serba usaha.
4. Menyusun jurnal atas transaksi yang ada pada koperasi serba usaha.
5. Menyusun laporan keuangan untuk koperasi serba usaha.
Bahan Kajian:
1. Pengertian koperasi serba usaha.
2. Mekanisme bisnis koperasi serba usaha.
3. Siklus akuntansi koperasi serba usaha.
4. Jurnal transaksi koperasi serba usaha.
5. Laporan keuangan koperasi serba usaha.Â
Â
Bentuk Pembelajaran
1. Aktivitas asinkron melalui Besmart UNY.
Pengalaman Belajar
1. Mahasiswa memperoleh pemahaman terkait koperasi serba usaha.Â
2. Mahasiswa memiliki keterampilan dalam menyusun laporan keuangan koperasi serba usaha.
Indikator Penilaian
~ Kriteria
1. Mahasiswa mampu menjelaskan koperasi serba usaha.Â
2. Mahasiswa mampu menyelesaikan siklus akuntansi koperasi serba usaha.
~Indikator
1. Kebenaran dalam menjawab pertanyaan.
2. Kelengkapan dan ketepatan dalam menyelesaikan siklus akuntansi di koperasi serba usaha.
Teknik Penilaian
Penugasan
Waktu
150 menit
ReferensiÂ
Rudianto. (2010). Akuntansi Koperasi. Jakarta: Erlangga.
DSAK. 2009. PSAK 27 tentang Akuntansi Koperasi. Jakarta: IAI.
Pemerintah Indonesia. 2012. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian. Lembaran RI Tahun 2012 No. 212. Jakarta: Sekretariat Negara.Â
-
Silahkan presensi kehadiran terlebih dahulu pada link diatas.
-
Modul ini memberikan gambaran kepada saudara mengenai akuntansi di koperasi serba usaha. Pembahasan modul mencakup penjelasan mengenai koperasi serba usaha, mekanisme bisnis yang ada pada koperasi serba usaha, siklus akuntansi koperasi serba usaha, jurnal transaksi dan laporan keuangan pada koperasi serba usaha. Cermatilah dengan seksama modul berikut untuk mempermudah saudara dalam mengerjakan penugasan di sesi ini.
-
Kerjakanlah soal-soal berikut ini dengan memilih jawaban yang tepat dari beberapa alternatif jawaban yang tersedia. Semangat dan semoga beruntung :)
-
Pada sesi sebelumnya, kita telah membahas topik mengenai koperasi serba usaha. Pada kesempatan kali ini, kita akan mempelajari topik selanjutnya yang merupakan topik terakhir yaitu mengenai sisa hasil usaha. Silahkan Anda pelajari semua materi, kerjakan semua aktivitas dan tugas. Semangat belajar dan semoga sehat selalu.
Deskripsi
Pada sesi ini, kita akan membahas mengenai sisa hasil usaha (SHU). Penghitungan dan distribusi SHU harus tepat berdasarkan simpanan pokok dan simpanan wajib setiap anggota. Â
Â
Sub Capaian Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran pada pertemuan ini, diharapkan mahasiswa mampu:
- Menjelaskan pengertian Sisa Hasil Usaha .
- Menyusun serta menetapkan AD-ART Koperasi khususnya dalam pembagian SHU.
- Menghitung simpanan pokok koperasi.
- Menghitung simpanan wajib koperasi.
- Menghitung SHU Koperasi.
- Mendistribusikan SHU anggota koperasi.
Bahan Kajian:
- Pengertian SHU
- Prinsip SHU Koperasi
- Penghitungan SHU
Â
Bentuk Pembelajaran
1. Aktivitas asinkron melalui Besmart UNY.
Pengalaman Belajar
1. Mahasiswa memperoleh pemahaman terkait sisa hasil usaha koperasi.Â
2. Mahasiswa memiliki keterampilan dalam menghitung sisa hasil usaha koperasi.
Indikator Penilaian
~ Kriteria
1. Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian sisa hasil usaha.
2. Mahasiswa mampu menghitung sisa hasil usaha koperasi.
~Indikator
1. Kebenaran dalam menjawab pertanyaan.
2. Kelengkapan dan ketepatan dalam menyelesaikan kasus penghitungan sisa hasil usaha.
Teknik Penilaian
Penugasan
Waktu
150 menit
ReferensiÂ
Rudianto. (2010). Akuntansi Koperasi. Jakarta: Erlangga.
DSAK. 2009. PSAK 27 tentang Akuntansi Koperasi. Jakarta: IAI.
Pemerintah Indonesia. 2012. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian. Lembaran RI Tahun 2012 No. 212. Jakarta: Sekretariat Negara.Â
-
Silahkan presensi kehadiran terlebih dahulu pada link diatas.
-
-
Petunjuk
1. Berdoalah sebelum mengerjakan ujian.2. Waktu pengerjaan adalah 150 menit dengan total 50 soal pilihan ganda.Â
3. Kuis dibuka pada pukul 13.00 WIB sampai dengan 15.30 WIB.
4. Bacalah soal dengan teliti dan cermat.Â
5. Pilihlah jawaban yang paling tepat dari beberapa alternatif jawaban yang tersedia.
-













