Pembelajaran Kreatif

Pembelajaran Kreatif

by EKA SEPTIARY MAGHFIRA 16203241019 -
Number of replies: 1
Pembelajaran yang membuat saya kreatif terjadi ketika saya menginjak semester 4. Di semester tersebut terdapat mata kuliah “Kreatives Schreiben”. Dalam mata kuliah tersebut saya diajarkan bagaimana membuat karya dalam Bahasa Jerman, contohnya puisi. Mata kuliah tersebut membuat saya kreatif karena saya dituntut untuk bisa menghasilkan suatu karya. Secara tidak langsung saya akan mencari ide-ide baru sehingga saya dapat menghasilkan karya tersebut dan itu sangat menyenangkan. Bagi saya mempelajari hal-hal baru adalah tantangan bagi saya. Tentu saja disetiap kali pertemuan akan ada inovasi dan ide-ide baru yang bermunculan. Yang dilakukan oleh dosen pertama kali adalah memberikan materi sesuai dengan apa yang akan diajarkan. Kemudian beliau memberikan contoh bagaimana membuatnya. Lalu akan dibentuk beberapa kelompok untuk diskusi bersama. Setelah selesai menyampaikan dan mahasiswa paham, mahasiswa akan berlatih membuat karya tulisan yang sudah dicontohkan oleh dosen. Tentu saja tulisan-tulisan tersebut tidak secara langsung dikumpulkan untuk mendapatkan nilai. Setelah mahasiswa membuat sebuah karya, karya itu akan ditukarkan kepada mahasiswa lain untuk dikoreksi. Jika ada yang salah maka akan dilakukan revisi. Setelah melalui beberapa kali revisi, mahasiswa berhak mengumpulkan karya tersebut kepada dosen sebagai nilai tugas. Dari mata kuliah ini juga saya menjadi tahu perbedaan antara karya yang ada di Indonesia dan yang ada di Jerman. Namun pada dasarnya sama saja.
In reply to EKA SEPTIARY MAGHFIRA 16203241019

Re: Pembelajaran Kreatif

by ISNAINI NUR FAJRIYAH 16203241008 -

Menurut saya pembelajaran kreatif itu pada saat guru memberikan saya beberapa pertanyaan atau masalah kepada siswa. Karena saat guru memberikan pertanyaan atau masalah tentu saja siswa akan berfikir untuk memecahkan masalah tersebut dan mencari solusi untuk menyelesaikan masalah itu, dalam proses pencarian solusi itu tentu siswa akan dituntut untuk berfikir kreatif agar solusi yang diperoleh dapat secara tepat menyelesaikan masalah yang diberikan oleh guru. Karena menurut saya kreatif itu tidak hanya hal-hal yang bersangkutan dengan seni, pola pikir itu juga membutuhkan sesuatu yang kreativitas untuk dapat mengembangkan suatu pemikiran. Setelah guru memberikan contoh masalah kepada siswa, guru hanya sebagai pengamat agar siswa berfikir sendiri untuk mengembangkan kreativitas. Setelah itu, guru dapat memberikan saran atau masukan terhadap pemikiran yang telah dikemukakan oleh siswa. Yang dilakukan oleh siswa adalah mengemukakan apa yang telah ia pikirkan kepada guru dan menyampaikan apa yang ia ketahui. Jika apa yang telah ia pikirkan itu kurang baik, maka siswa harus mendengarkan masukan dari guru dan dapat memperbaikinya.