Berikut saya lampirkan tugas manajemen strategiÂ
Â
Manajemen strategi adalah suatu bentuk tindakan dimana sebuah organisasi mempersiapkan sebuah konsep atau strategi guna mencapai suatu tujuan. Definisi lainnya adalah ilmu dalam penyusunan, penerapan dan pengevaluasian untuk keputusan fungsional yang bisa memungkinkan perusahaan mencapai tujuannya. Merupakan suatu proses atau rangkaian kegiatan-kegiatan pengambilan suatu keputusan yang memiliki sifat mendasar dan menyeluruh, disertai dengan penetapan cara melaksanakannya yang dibuat oleh pemimpin lalu diterapkan oleh semua jajaran yang ada dalam suatu organisasi untuk mencapai target atau sasarannya. Manajemen strategi mengkombinasikan aktivitas-aktivitas yang berasal dari bagian fungsional suatu bisnis untuk mencapai tujuan organisasi.
Tujuan diadakannya suatu manajemen strategi adalah (1) Untuk menjalankan dan mengevaluasi strategi yang telah dipilih secara efektif dan secara efisien, (2) Untuk mengevaluasi kinerja, meninjau, mengkaji ulang, malakukan penyesuaian dan menkoreksi jika terdapat kesalahan atau penyimpangan dalam pelaksanaan strategi, (3) Untuk memperbaharui strategi yang dirumuskan supaya sesuai dengan perkambangan lingkungan eksternal, (4) Untuk meninjau kembali dari kekuatan, kelemahan, peluang serta ancaman bisnis yang ada, (5) Untuk dapat melakukan inovasi atas produk atau barang supaya sesuai dengan selera dari konsumen.
Manajemen strategi sendiri memiliki beberapa manfaat yakni (1)Proses dari manajemen ini dapat menghasilkan  keputusan yang terbaik karena interaksi kelompok yang mengumpulkan berbagai macam keputusan strategi yang lebih besar atau banyak, (2) Aktivitas dari formulasi strategi dapat mempertinggi kemampuan dari perusahaan dalam menghadapi berbagai macam masalah yang sedang dihadapi, (3) Keterlibatan dari pegawai di dalam formulasi strategi dapat memperbaiki pengertian mereka atas penghargaan produktivitas di dalam setiap perencanaan strategi, dengan begitu dapat mempertinggi motivasi kerja pegawai, (4) Penerapan dari manajemen strategi dapat membuat manajemen perusahaan menjadi lebih peka terhadap ancaman eksternal (ancaman dari luar), (5) Setidaknya manajemen strategi juga dapat mencegah timbulnya berbagai macam masalah yang bersal dari dalam maupun dari luar perusahaan serta dapat meningkatkan kemampuan perusahaan dalam menghadapi masalah, (6) Membuat perusahaan dapat melaksanakan semua aktivitas operasionalnya secara lebih efisien dan efektif, (7) Dapat membuat perusahaan mudah untuk beradaptasi pada perubahan yang terjadi, (8) Dan perusahaan yang menggunakan konsep manajemen strategi akan lebih profitable daripada perusahaan yang tidak menerapkannya.
Â
Â
Â
Â
Â
Â
Â
Poin-poin penting dari artikel tersebut adalah :
- Manajemen strategi adalah salah satu bentuk manajemen penting dalam pencapaian tujuan organisasi
- Manajemen strategi memiliki beberapa tujuan
- Manajemen strategi memiliki beberapa manfaat
Â
Sumber : http://www.pengertianku.net/2015/05/pengertian-manajemen-strategi-serta-fungsi-dan-manfaatnya.html
Â
Perilaku organisasi merupakan sebuah ilmu yang mempelajari sikap, tindakan dan tingkah laku manusia dalam sebuah organisasi. Dari dua padanan kata tersebut dapat dijelaskan secara lebih terperinci sebagai berikut, perilaku adalah tindakan dan sikap yang dilakukan umumnya oleh suatu individu sedangkan organisasi adalah kumpulan orang yang bekerjasama untuk mencapai suatu tujuan bersama.
Dalam pembentukan perilaku seseorang amat tergantung faktor-faktor internal maupun eksternalnya . Faktor internal yang mempengaruhi perilaku seseorang antara lain; jenis RAS/keturunan; jenis kelamin; sifat fisik. Kepribadian, intelegensia; bakat dsb. Sedangkan faktor eksternal antara lain; pendidikan; agama; kebudayaan; lingkungan; dan sosial ekonomi. Faktor tersebut sedikit banyak mempengaruhi perilaku seseorang, begitu pula dalam perilakunya di sebuah organisasi.
Â
Organisasi merupakan kumpulan individu yang melaksanakan program-program guna meraih suatu tujuan. Dalam bentuknya suatu organisasi dapat berbentuk tidak formal dan formal. Secara tidak disadari tiap individu akan masuk suatu organisasi yang tidak formal. Contoh organisasi yang tidak formal adalah keluarga. Dalam keluarga dipastikan terjadi sebuah sistem organisasi, walaupun mungkin penyusunannya tidak melalui proses yang formal, hanya beerdasarkan sebuah kebiasaan yang disandarkan pada sebuah norma, hingga lahirlah sebuah aturan. Seorang Bapak yang berkewajiban mencari nafkah untuk keluarga, seorang ibu yang bertanggungjawab terhadap administrasi dapur dan keuangan keluarga. Dan seorang anak yang mempunyai tanggungjawab untuk belajar dan mengabdi kepada orang tua. Sedangkan untuk organisasi yang formal bisa kita saksikan di lingkungan sekitar kita. Contoh pengurus RT. Dalam pengelolaan organisasi di lingkungan RT sudah lebih terencana dan tersistem dibandingkan dengan organisasi yang ada di keluarga. Sudah terdapat struktur organisasi yang dipimpin oleh ketua RT, sekretaris, bendahara hingga bidang-bidang yang dibutuhkan masyarakat sekitar.
Â
Â
Â
Â
Â
Â
Â
Â
Â
Â
Poin-poin penting yang didapat dari artikel tersebut adalah :
- Tiap-tiap individu memiliki perilakunya masing-masing
- Tiap-tiap perilaku individu dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternalnya
- Perilaku individu memiliki pengaruh dalam pembentukan perilaku organisasi
- Organisasi merupakan kumpulan individu yang memiliki tujuan bersama
- Organisasi dapat berbentuk formal maupun tidak formal
Â
Sumber : http://fitranhebat.blogspot.co.id/2014/02/artikel-perilaku-organisasi.html