Metode tanya jawab adalah suatu metode pembelajaran yang dilakukan dengan cara pengajuan-pengajuan pertanyaan yang mengarahkan siswa untuk memahami materi pelajaran dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran. Penggunaan metode ini dengan baik dan tepat, akan dapat merangsang minat dan motivasi siswa dalam belajar.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan metode tanya jawab adalah:
1) Materi menarik dan menantang serta memiliki nilai aplikasi tinggi.
2) Pertanyaan bervariasi, meliputi pertanyaan tertutup (pertanyaan yang jawabannya hanya satu kemungkinan) dan pertanyaan terbuka (pertanyaan dengan banyak kemungkinan jawaban).
3) Jawaban pertanyaan itu diperoleh dari penyempurnaan jawaban-jawaban siswa.
4) Dilakukan dengan teknik bertanya yang baik.
Metode ini dilakukan agar siswa dapat memahami dengan baik suatu materi, oleh karena itu, pertanyaan yang diberikan guru adalah pertanyaan yang dapat, merangsang siswa untuk berpikir, jelas dan tindak menimbulkan banyak penafsiran, singkat dan mudah dipahami siswa, serta disesuaikan dengan kemampuan siswa. Pertanyaan ditujukan pada seluruh siswa, tidak hanya satu atau beberapa siswa agar siswa tidak merasa dibedakan, sehingga setiap siswa dimungkinkan mendapat giliran menjawab. Guru juga perlu memberi waktu yang cukup kepada siswa untuk berpikir dan menciptakan suasana kelas yang tidak tegang.
Dalam metode pembelajaran ini, siswa bisa saja menjawab pertanyaan dengan bermacam-macam. Guru perlu merespon jawaban siswa dengan tepat agar tidak terjadi miskonsepsi, materi yang dipahami lebih mendalam, meningkatkan rasa ingin tahu, dan memunculkan motivasi belajar pada siswa. Beberapa macam respon guru saat proses pembelajaran antara lain :
Verbal teacher responses
• Acceptance Respon ini biasanya berupa “ok”, “uh”, atau “right”. Ketika guru hanya merespon “ya... jawaban itu benar” tanpa ada penjelasan, sebenarnya respon tersebut kurang memotivasi dan biasanya tidak membuat siswa memahami materi lebih dalam lagi.
• Praise Respon ini biasanya berupa “good job”, “perfect”, “excellent”, atau “that’s exactly right”. Ketika menggunakan respon ini, sebaiknya guru harus bisa membedakan antar tiap respon kapan waktu penggunaan atau dalam kondisi seperti apa respon tersebut digunakan.
• Higher level questioning Jenis respon ini yang paling disarankan saat strategi tanya jawab digunakan, karena dengan mengajukan pertanyaan yang levelnya lebih tinggi akan memacu prior knowledge siswa.
• Criticsim Respon ini adalah ketika guru berkomentar lebih dari sekedar mengoreksi jawaban siswa, karena mengajukan pertanyaan yang kritis menanggapi jawaban siswa.
Non-verbal teacher responses
• Wait time is when the teacher and student allow at least five second for thinking. Guru memberikan waktu kepada siswa untuk berpikir sebelum menjawab pertanyaan yang diberikan
• Physical closeness is when the teacher stands or sits within an arm’s length in a stationary position.