~SPM Meta-cognitive Week 14~

~SPM Meta-cognitive Week 14~

oleh PONY SALIMAH NURKHAFFAH 14301241006 -
Jumlah balasan: 0

SPM Meta cognitive Week 14

Jumat, 20 Mei 2016

Pada pertemuan kali ini, saya belajar mengenai Inquiry Learning bersama dosen tamu bernama Mr.Doorman dari Utrecht University.

Pertama, Mr.Doorman menjelaskan beberapa Role of teacher dalam pembelajaran, yaitu :

1. Asks students to make questions

    Artinya guru memancing siswa agar bertanya mengenai apapun. Hal ini bersesuaian   

    dengan proses “menanya” pada pembelajaran di Kurikulum 2013.

2. Asks students for what, how, and why

    Misalnya pada pembelajaran matematika, guru hendaknya tidak langsung memberikan 

    rumus-rumus saja namun menjelaskan apa, mengapa, dan bagaimana rumus tersebut

    didapat.

3. Write down the numbers and make screenshots

    Guru dapat menulisakan dan menekankan kata-kata kunci dalam pembelajaran sehingga

    siswa dapat mengingat-ingat materi tersebut dengan mudah.

4. Reflection at the end

    Guru hendaknya dapat memberikan refleksi di akhir pembelajaran guna mengevaluasi

    pembelajaran pada saat itu agar pembelajaran ke depan menjadi lebih baik.

5. Student centered

    Artinya pembelajaran hendaknya lebih berpusat pada siswa bukan pada guru. Sehingga

    siswa terlibat secara aktif dalam pembelajaran.

6. Structured lesson plan

 

     Setelah itu, kami diberikan suatu kasus dan disajikan beberapa jawaban dari siswa atas kasus tersebut. Kami diminta untuk mengurutkan jawaban siswa dari yang low hingga high. Dari kegiatan tersebut, dapat disimpulkan bahwa student’s answers hendaknya :

  1. Correctness
  2. Clear
  3. Representations
  4. Generalizing
  5. Formulas

TXT Example

Role of teacher

  1. Introducing the context and the problem
  2. Organizing student-led inquiry ownership from teacher to studnets
  3. Organizing whole classroom discussion: idea generation, comparasion, evaluation, and focusing
  4. Organizing/peer feedback
  5. Missing in the example : reflection

 

Why inquiry learning is important?

1. Become problem solving in a quickly changing society

    Inquiry learning dapat mendidik siswa untuk menjadi problem solver. Karena siswa

    dihadapkan pada suatu permasalahan dan dituntut untuk menyelesaiakan permasalahan

    tersebut.

2. Learn to deal with missing/superfluos data

3. Learn to be mathematical creative

    Inquiry learning dapat mendidik siswa untuk menjadi kreatif. Karena dalam menemukan

    suatu solusi, maka siswa dituntut untuk sekreatif mungkin dengan berbagai metode/cara

    untuk menyelesaikan suatu permasalahan.

4. Learn to be critically reflect on the result

 

How is inquiry learning?

1. Include open problems and rich context

2. Inquiry lesson plan

   5 minutes for create group

   10 minutes for student work in groups and identify further information is needed

   5 minutes for discussion

   25 minutes continue and finalize design

   10 minutes for presentation of some group

   5 minutes for reflection

 

Adapun peran guru dalam inquiry learning adalah sebagai berikut.

1. Emphasize the importance of adopting a structured lesson

2. Use metacognitive prompts

    a. Rephrase problems, known, and unknown

    b. Underline information

    c. Reflect

 

Characteristics of open problems and rich context that evoke inquiry

1. Evoking inquiry

- Students need to plan inquiry

- Students need to collaborate and communicate

2. Creating sense of purpose and utility

-  Contexts relate to a workplace practice

-  Tasks set students in a professional role

-  Tasks ask for a product

467 kata