a
---
1. Effleurage (Usapan Ringan)
Ini adalah teknik pembuka menggunakan telapak tangan dengan tekanan lembut dan berirama searah dengan aliran darah menuju jantung.
Tujuannya Memanaskan jaringan otot, meningkatkan aliran darah, dan membantu atlet merasa rileks secara mental. Ini juga berfungsi sebagai tahap "perkenalan" agar otot tidak kaget.
2. Petrissage (Pijatan Meremas)
Gerakan mengangkat dan meremas jaringan otot secara lembut menggunakan jari atau telapak tangan.
Tujuannya Melepaskan ketegangan pada serat otot yang kaku, meningkatkan elastisitas otot, dan membantu pembuangan sisa metabolisme (seperti asam laktat) dari jaringan ke sistem limfatik.
3. Friction (Gesekan Melingkar)
Tekanan yang lebih spesifik menggunakan ibu jari atau ujung jari pada area yang terasa sangat tegang atau keras (knot). Untuk pra-pertandingan, gerakan ini dilakukan secara singkat dan tidak terlalu dalam.
TujuannyaMemecah perlengketan kecil pada serat otot dan meningkatkan suhu lokal pada area tersebut agar lebih fleksibel saat digunakan bergerak.
4. Vibration (Getaran)
Menggetarkan area otot menggunakan telapak tangan atau ujung jari dengan frekuensi cepat namun tekanan ringan.
Tujuannya Menstimulasi sistem saraf dan "membangunkan" otot yang lelah atau kaku tanpa menyebabkan trauma fisik. Ini memberikan efek kesegaran pada otot.
5. Tapotement (Pukulan Ringan)
Gerakan menepuk atau memukul ringan secara ritmis menggunakan sisi tangan atau telapak tangan yang dikuncupkan.
Tujuannya Meningkatkan tonus otot dan sirkulasi darah secara cepat agar atlet merasa lebih energik dan siap untuk beraksi.
6. Effleurage Penutup (Usapan Akhir)
Mengulangi gerakan pertama dengan tekanan yang jauh lebih ringan.
Tujuannya Menenangkan sistem saraf kembali dan memberikan sinyal pada tubuh bahwa proses terapi telah selesai.