langkah langkahnya sebagai berikut:
1. Effleurage(Usapan Ringan): Teknik ini diaplikasikan dengan cara mengusap otot dari bagian ujung ke arah pangkal menggunakan telapak tangan guna memicu kelancaran sirkulasi darah, menciptakan efek relaksasi di awal sesi, serta mengondisikan jaringan otot agar siap menerima gerakan berikutnya.
2. Petrissage (Remasan/Ulenan): Tahapan ini dilakukan dengan cara menekan serta meremas otot secara bergantian menggunakan kedua tangan yang berfungsi untuk meredakan ketegangan fisik, mengurai perlengketan pada jaringan, serta mengoptimalkan fleksibilitas otot yang kaku.
3. Friction (Tekanan/Gesekan): Tindakan ini menggunakan ujung jari atau jempol untuk menyasar langsung titik-titik otot yang mengeras dengan tujuan mengendurkan simpul otot, meminimalisir rasa nyeri pada area tertentu, serta mempercepat aliran oksigen di lokasi yang mengalami ketegangan.
4. Tapotement (Pukulan Ringan): Gerakan ini berupa ketukan atau tepukan berirama cepat dengan sisi luar tangan yang bertujuan untuk mengaktifkan sistem saraf, membangun kesiapan motorik otot, serta memberikan stimulasi energi bagi tubuh secara keseluruhan.
5. Vibration (Getaran): Langkah ini diterapkan melalui getaran frekuensi cepat menggunakan ujung jari atau telapak tangan untuk menghadirkan relaksasi ekstra, menghilangkan rasa kaku yang tersisa, serta memastikan otot berada dalam kondisi yang lebih responsif.