Seorang atlet yang mengalami kekakuan otot menjelang pertandingan sebaiknya diberikan massage dengan tahapan yang sistematis. Tahap pertama adalah effleurage, yaitu gerakan usapan ringan menggunakan telapak tangan mengikuti arah serat otot. Tahap ini bertujuan untuk memanaskan otot, melancarkan peredaran darah, dan membuat atlet menjadi lebih rileks.
ย
Selanjutnya dilakukan petrissage, yaitu gerakan meremas dan mengangkat otot secara perlahan dan ritmis. Tujuan dari tahap ini adalah untuk mengurangi ketegangan atau kekakuan otot, meningkatkan kelenturan, serta memperbaiki sirkulasi darah pada jaringan yang lebih dalam.
ย
Tahap berikutnya adalah friction, yaitu memberikan tekanan lebih dalam dengan gerakan melingkar atau melintang pada bagian otot tertentu. Tahap ini bertujuan untuk mengurangi simpul atau ketegangan pada otot, serta membantu mengatasi rasa nyeri pada titik-titik tertentu.
ย
Setelah itu dilakukan tapotement, yaitu gerakan menepuk-nepuk otot dengan cepat menggunakan tangan. Tujuan dari tahap ini adalah untuk merangsang sistem saraf, meningkatkan kesiapan otot, serta memberikan efek segar dan energi bagi atlet sebelum bertanding.
ย
Terakhir, massage diakhiri kembali dengan effleurage sebagai penutup. Tahap ini bertujuan untuk menenangkan otot, membantu meratakan aliran darah, serta memberikan rasa nyaman sehingga atlet siap untuk melakukan aktivitas atau pertandingan dengan kondisi tubuh yang optimal.