FAHRU DWI MARDIANTO 23060430008

FAHRU DWI MARDIANTO 23060430008

by Fahru Dwi Mardianto 23060430008 -
Number of replies: 0

Menghadapi kekakuan otot menjelang pertandingan (pre-event) membutuhkan pendekatan yang berbeda dengan pijat relaksasi biasa. Tujuannya bukan untuk membuat atlet tertidur, melainkan untuk mempersiapkan sistem saraf dan sirkulasi darah agar siap meledak di lapangan.

Berikut adalah urutan langkah sports massage yang tepat dengan bahasa yang lebih santai namun tetap profesional:

Β 

1. Palpasi dan Effleurage Ringan (Pemanasan Awal)

Langkah pertama adalah melakukan usapan panjang dan lembut di area yang kaku.

Β 

Tujuannya: Untuk melakukan "skrining" atau merasakan area mana yang paling tegang. Selain itu, ini berfungsi untuk meningkatkan suhu kulit dan melancarkan aliran darah ke permukaan, sehingga otot tidak "kaget" saatΒ 

Untuk mengatasi kekakuan otot menjelang pertandingan, sports massage dilakukan dengan urutan yang bertujuan menyiapkan performa fisik secara instan. Dimulai dengan effleurage (usapan) untuk meningkatkan suhu otot, lalu dilanjutkan dengan petrissage (remasan) dan friction ringan untuk melancarkan sirkulasi serta memecah perlengketan jaringan. Tahap krusial adalah tapotement (pukulan berirama) dan shaking yang berfungsi menstimulasi sistem saraf agar otot tetap responsif dan tidak terlalu lemas, kemudian diakhiri dengan passive stretching untuk memaksimalkan jangkauan gerak. Secara keseluruhan, teknik ini bertujuan untuk meningkatkan elastisitas dan aliran darah tanpa menimbulkan rasa nyeri, sehingga atlet merasa lebih ringan, energik, dan siap bertanding dengan risiko cedera yang minimal.