Pada pertemuan minggu terakhir ini saya belajar mengenai cooperative learning
 Cooperative Learning pertama kali muncul di Amerika Serikat, strategi itu muncul karena Amerika Serikat memiliki heterogenitas yang sangat tinggi , hal itu menimbulkan tingkat kompetisi yang tinggi dalam kehiidupan di Amerika Serikat. Cooperative Learning adalah salah satu strategi pengelompokan siswa dalam proses pembelajaran, tujuannnya adalah untuk pemahaman materi dan social communication.
Cooperative Learning merupakan pengembangan dari Problem Based Learning, dimana LKS yang diberikan kepada siswa merupakan challenging problems. Tidak semua sekolah bisa menerapkan Problem Based lLearning ataupun Cooperative Learning kepada siswanya. Siswa yang tidak menguasai materi prasyarat akan mengalami kesulitan dalam memahami atau menyelesaikan permasalahan. Kelemahan dalam penerapan Cooperative Learning di Indonesia adalah kurang dapat mengekspolre pengetahuan yang siswa miliki
Prinsip- Prinsip Cooperative Learning
1. Face to face interactionÂ
Dalam proses pembelajaran , siswa berinteraksi secara langsung (tatap muka) dengan guru ataupun dengan siswa lain.
2. Students accountability
Pembelajaran dengan cooperative learning dapat membuat siswa memiliki rasa tanggung jawab , baik tanggung jawab terhadap dirinya sendiri maupun terhadap kelompoknya untuk memahami materi yang diberikan dan membantu siswa lain jika ada yang kesulitan
3. External motivation
Guru dapat memberikan penghargaan atau hadiah (reward) untuk siswa sebagai motivasi agar mereka bersungguh sungguh dalam belajar. Hal ini bertujuan untuk melatih tanggung jawab siswa.
4. Communication skills
Keterampilan dalam berkomunikasi dengan orang lain, dengan dibentuknya kelompok-kelompok siswa untuk berdiskusi terhadap suatu permasalahan sehingga siswa dapat memiliki keterampilan dalam komunikasi
5. Interdependence
Siswa dapat mengalami ketergantungan satu dengan yang lain dalam memahami pembelajaran. Dengan adanya ketergantungan satu sama lain tersebut dapat membuat siswa menjadi senang berdiskusi dengan berfikir aktif, kreatif, dan inovatif , dan juga dapat mengembangkan kemampuan setiap anggota kelompok
Â