PEMBELAJARAN EFEKTIF
Menurut video yang berjudul “Improving Learning Using Principles of Instructional Design“ dalam suatu proses pembelajaran seorang pendidik sebaiknya bisa menciptakan suasana belajar yang efektif agar siswa udah menerima pengetahuan dan aktif dalam kegiatan pembelajaran. Cara menciptakan suasana pembelajaran yang efektif antara lain :
- Struktur pembelajaran harus jelaskan
- Berikan contoh-contoh yang relevan
- Mendemonstrasikan ketrampilan
- Mengadakan diskusi
- Melibatkan kegiatan praktik
- Menyediakan handouts yang dapat membantu peserta didik memahami materi
Dijelaskan pula 5 prinsip pembelajaran yang efektif, antara lain :
Problem-Based
Pembelajaran yang efektif merupakan pembelajaran yang berbasis masalah. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menciptakan pembelajaran berbasis masalah, yaitu:
- Memberikan masalah di awal proses pembelajaran
- Pilih masalah yang kontekstual
- Buatlah permasalahan tersebut berkembang.
Activate
Pembelajaran yang efektif harus bisa mengaktifkan prior knowledge peserta didik sebagai dasar untuk memahami materi baru yang akan dipelajari, sehingga akan terbentuk skema baru yang menghubungkan prior knowledge and skills dengan pengetahuan dan ketrampilan baru yang akan dipelajari. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengaktifkan prior knowledge peserta didik, diantaranya:
- Ask them
Prior knowledge peserta didik dapat diaktifkan dengan cara menanyai peserta didik tentang materi-materi terdahulu yang telah mereka pelajari dan berhubungan dengan materi baru yang akan mereka dipelajari.
2. Provide them
Untuk peserta didik yang belum mengetahui materi yang dibutuhkan untuk mempelajari materi baru, pendidik bisa mendeskripsikan pengalaman yang berkaitan dengan materi terdahulu, memaparkan masalah, serta menyediakan kerangka berpikir yang akan mengaktifkan prior knowledge mereka.
Demonstrate
Pengetahuan dibagi menjadi 3 kategori, yaitu:
- Konsep
Pendidik dapat membelajarkan konsep dengan memberikan penjelasan tentang mana yang contoh dan yang bukan contoh dari suatu materi yang dipelajari.
2. Ketrampilan
Pendidik dapat membelajarkan ketrampilan dengan mendemonstrasikannya di depan kelas.
3. Proses
Pendidik dapat membelajarkan proses dengan cara memvisualisasikannya.
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mendemonstrasikan suatu pengetahuan, yaitu dengan memaparkan dan menjelaskan,memberikan contoh (dan yang bukan contoh), menggunakan media.
Namun, yang perlu diingat oleh seorang pendidik adalah bahwa ada dua indera yang dapat digunakan untuk memroses suatu informasi, yaitu pendengaran dan penglihatan. Setiap indera tersebut memiliki kapasitas yang terbatas dalam memroses suatu informasi. Pembelajaran membutuhkan proses penyaringan, pemilihan, pengorganisasian, dan pengintegrasian informasi berdasarkan prior knowledge dan pengetahuan baru.
Apply
Pembelajaran yang efektif adalah bagaimana pembelajaran tersebut dapat membuat peserta didik bisa mengaplikasikan materi yang dipelajari.
Integrate
Pembelajaran yang efektif adalah bagaimana pembelajaran tersebut dapat membuat peserta didik bisa mengintegrasikan materi yang dipelajari.
Â
ADDIE
Berbeda lagi dengan desain pembelajaran yang terdapat pada model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Seperti namanya, model ADDIE terdiri dari 5 tahap atau prinsip, sebagai berikut :
Analysis
Pada tahap ini ada beberapa hal yag harus diperhatikan, yaitu masalah atau problem disampaikan, tujuan instruksioanl dan objektif dijelaskan, dan mengidentifikasi kemampuan, lingkungan, serta prior knowledge peserta didik.
Design
Tahap mendesain seharusnya sesuai dengan objek, peraga yang ada, latihan, isi, analisis materi, perencanaan pembelajaran dan media pembelajaran. Tahap ini sebaiknya sistematis dan spesifik. Sistematis berarti logis, orderly metode identifikasi, pengembangan, dan evaluasi sekumpulan target strategi rencana untuk attaining tujuan projek. Spesifik berarti setiap elemen dari rencan design instruksional membutuhakn eksekusi dengan perhatian yang details.
Development
Tahap ini meliputi kegiatan membuat, membeli, dan memodifikasi bahan ajar yang telah dikreasikan dalam design. Dengan kata lain mencakup kegiatan memilih, menentukan metode, media serta strategi pembelajaran yang sesuai untuk digunakan dalam menyampaikan materi atau substansi program.
Implementation
Selama tahap ini, prosedur untuk melatih pendidik dan peserta didik dikembangkan. Pendidik seharusnya menguasai materi dalam kurikulum, hasil pembelajaran, metode penyampaian, dan evaluasi.
Evaluation
Pada tahap evaluasi ini, terdiri atas dua bagian yaitu formative dan summative. Formative evaluation mempresentasikan setiap tahap dalam proses ADDIE. Summative evaluation terdiri atas test designed dan menawarkan kesempatan untuk feedback dari pengguna.Â