Ringkasan Perkuliahan minggu ke-4
Pada minggu ke-4 perkuliahan di besmart membahas mengenai Pendekatan Instruksional untuk mengelola beban kognitif bagi siswa matematika.
Memori kerja diperlukan untuk melakukan tugas tertentu. Beban kerja sama dengan beban kognitif.
Tipe kognitif load
- Berguna, beban intrinsik relevan untuk mencapai tujuan pembelajaran
ditentukan oleh tingkat elemen interaktivitas, tergantung pada tujuan instruksional khusus dan pengetahuan sebelumnya dari pelajar - Boros, beban yang tidak produktif (beban asing) - tidak relevan untuk pembelajaran, cara di mana informasi disajikan untuk peserta didik dan kegiatan pembelajaran yang diperlukan dari mereka tergantung pada desain instruksi.
Pembelajaran yang efficient
- Mengelola beban intrinsik
- Mengurangi beban kognitif extranous
- Jika tugas-tugas sederhana (beban intrinsik rendah) beban kognitif extranous tidak perlu dikurangi
Beban kognitif germane
Hindari cerita dan teks yang panjang (berlebihan) yang dapat mengalihkan perhatian siswa.
Worked Example
Berisi suatu permasalahan yang diikuti dengan langkah penyelesaian yang tepat sampai ditemukan jawaban akhirnya. Menyediakan suatu permasalahan yang diselesaikan dengan menggunakan langkah-langkah penyelesaian. Contoh dan masalah yang diberikan harus merupakan pencampuran dari work example dan masalah asli. Contoh dan permasalahan yang diberikan hendaknya dapat memotivasi siswa untuk mempelajari work example sendiri.
Work example paling efektif diberikan kepada seseorang yang baru belajar, dan work example tidak sesuai bila diberikan kepada seseorang yang telah menguasai proses pemecahan masalah.Ketika work example ini diberikan pada materi yang memiliki extranous cognitive load maka dapat membantu untuk mengurangi extranous cognitive load tersebut.
Redundancy effect
Efek dari informasi yang berlebihan adalah ketika sebuah informaasi baik teks ataupun grafik dapat ditampilkan secara lebih sederhana akan tetapi ditambahkan dengan informasi lain,maka akan menyebabkan fokus ataupun perhatian siswa menjadi teralihkan bahkan hal ini dapat menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam menerima suatu pelajaran.
Instructional implication
Hindari memberikan informasi yang berlebihan dan dapat mengalihkan perhatian siswa.
Pengulangan suatu informasi dapat dilakukan akan tetapi yang sifatnya tidak berlebihan.
Aturan umumnya adalah masukkkan informasi yang tidak dimengerti oleh siswa , dan eliminasi informasi yang telah dimengerti oleh siswa.ย
ADDIE MODEL
Dalam model addie ada langakah atau tahapan-tahapan proses pembelajaran diantaranya: analyze-design-development-implementation-evaluation.
Analyze phases,
Dalam fase analisis, permasalahan dalam bahan pembelajaran dapat diklarifikasi, bahan pembelajaran dan tujuan pembelajaran juga dapat ditentukan dengan tepat.
Design phases
Dalam fase desain ini berhubungan dengan tujuan ataupun sasaran pembelajaran. Penilaian bahan ajar, isi pembelajaran, latihan, analisis bahan ajar, rencana pembelajaran, dan media pilihan yang sistematis dan spesifik. Sistematis disini berarti logis, identifikasi metode yang sesuai, pengembangan dan evaluasi rencana strategi untuk mencapai target yang dituju. Spesifik artinya setiap elemen rencana design bahan pembelajaran membutuhkan suatu pelaksanaan yang detail.
Development phases
Pada tahap ini merupakan tahapan produksi dimana segala sesuatu yang telah dibuat dalam tahap desain menjadi nyata.
Implementation phases
Selama fase implementasi, sebuah cara untuk melatih fasilitator dan pembelajar dikembangkan. Pelatihan fasilitator harus dapat mengetahui ulasan jalannya kuriulum, hasil pembelajaran, metode yang disampaikan, dan langkah percobaan.
Evaluation phases
Di fase ini terdiri dari 2 bagian yaitu: formative dan summative. Formative evaluation menunjukkan setiap langkah dalam proses ADDIE dan Summative evaluation betujuan untuk menilai keefektifan pembelajaran secara keseluruhan.
ย
ย