Metacognitive week-5 - Susunan Kurikulum Pengarah Pembelajaran

Metacognitive week-5 - Susunan Kurikulum Pengarah Pembelajaran

oleh TICO MILADINA 14301244014 -
Jumlah balasan: 0

Setelah menonton video pembelajaran matematika K-13 itu saya jadi mengerti bahwa tidak mudah menjadi guru. Guru wajib menyusun langkah-langkah pembelajaran dari awal hingga akhir dengan rinci dan membuat media pembelajaran agar siswa-siswi nya aktif dalam kelas. Bahkan dari persiapan pun benar-benar disusun secara detail. Persiapan guru yang menyiapkan media pembelajaran untuk di demonstrasikan di kelas juga tidak disiapkan secara sembarangan. Dalam menyiapkan media pembelajaran guru harus memperhatikan sumber-sumber seperti buku guru dan buku siswa. Tidak hanya itu, sebelum melihat ke arah sumber, guru juga meriview RPP. Dipikirkan secara matang-matang? Ya. Semua itu demi kelangsungan pembelajaran agar efektif dan efisien. Setelah mempersiapkan, kurikulum tidak selesai sampai disitu, dilanjut dengan aktifitas dalam kelas. Diawali dengan guru memasuki ruang kelas memberi salam serta berdoa. Guru juga mengecek kehadiran para siswanya. Jika ada yang tidak masuk? Guru menanyakan perihal apa yang membuat siswa tersebut tidak masuk kepada para siswa lainnya. Tidak hanya menanyakan kenapa, namun guru juga mendorong siswa lain untuk menjenguk dan mengajak para siswa untuk turut berdoa untuk kesembuhan siswa tersebut jika sedang sakit. Setelah salam-menyalam itu berakhir, guru memulai membuka materi yang akan dibicarakan pada hari itu. Tidak menjelaskan secara panjang-lebar yang bisa membingungkan siswa, tapi berbicara secara singkat dengan membuka pikiran siswa untuk memiliki prior knowledge tentang apa yang akan dibicarakan. Tidak hanya itu, memberikan pandangan terhadap sesuatu tanpa tujuan itu akan sulit menjalankan pembelajaran kedepannya. Tujuan pembelajaran tersebut pun disampaikan oleh guru. Bangun pertanyaan-pertanyaan yang dapat membangkitkan keberanian siswa untuk mengangkat jarinya untuk menjawab. Setelah itu guru mulai menghubungkan apa yang di pelajari dengan lingkungan sekitar. Hubungan-hubungan yang ada disertai dengan membangun logika siswa mengenai materi tersebut. Agar lebih mendalam, guru mulai mengeluarkan media pembelajaran dan meminta siswa berkelompok untuk mendiskusikan aktifitas yang diberikan oleh guru. Diam dan hanya duduk melihat siswa itu bukan cara yang tepat dalam membuat media pembelajaran berhasil. Berjalan untuk berkeliling di setiap kelompok siswa dan memperhatikan bagaimana kegiatan mereka berlangsung serta memberi penjelasan lebih lanjut jika ada siswa yang mengalami kesulitan. Guru juga dapat menilai sikap siswa dalam berdiskusi dan bekerja sama. Setelah itu berikan aktifitas yang dapat membangun kreatifitas siswa seperti membuat gambar atau hasil diskusi di kertas tertentu. Buat siswa melakukan tersebut dan siap untuk mempresentasikannya. Presentasi tersebut akan membantu siswa lain untuk tanggap dan kritis dengan masalah tertentu. Setelah kegiatan media pembelajaran tersebut selesai, siswa mungkin dapat lupa meengenai apa yang telah dipelajarinya, oleh karena itu guru mengajak siswa untuk membangun meta cognitive nya, menanyakan apa yang sudah mereka pelajari, dan tulis di kertas mengenai apa yang mereka belum pahami danΒ  akan dibahas di pertemuan selanjutnya. Agar siswa terus melatih pengetahuan yang baru mereka pelajari, sudah seharusnya guru memberikan tugas kepada siswa untuk dikerjakan di rumah dan dikumpulkan. Pembelajaran di dalam kelas selesai, guru menutup dengan berdoa dan memberikan salam. Tugas guru belum selesai di hari itu. Guru harus membuat lembar penilaian untuk setiap siswa mengenai apa yang telah terjadi hari ini. Dan akhirnya saya mengerti bahwa menjadi guru tidak mudah, benar-benar harus sepenuh hati dan totalitas...

496 kata