HAKIKAT BELAJAR MATEMATIKA
Â
Belajar dapat diartikan sebagai satu proses untuk meningkatan pengetahuan dan wawasan dalam berfikir dan memandang suatu hal, yang ditandai dengan perubahan tingkah laku dan sikap sebagai hasil interaksi dengan lingkungan disekitarnya melalui berbagai pengalaman yang diperoleh. Sementara belajar matematika adalah proses dimana siswa secara aktif mengkonstruksi pengetahuan matematika. Belajar matematika adalah suatu proses yang dilakukan untuk memperoleh suatu informasi dengan mengkonstruksi sendiri pengetahuan matematika sehingga siswa dapat terlibat aktif dan tidak dipandang sebagai penerima pasif.
Belajar matematika bermakna
- Pendekatan spiral
Konsep atau suatu topik matematika selalu dikaitkan dengan topik sebelumnya. Topik yang baru biasanya merupakan pendalaman dari topik sebelumnya dan topik sebelumnya biasanya menjadi prasyarat untuk mengetahui topik baru yang akan dibahas.
- Bertahap
Dimulai dari konsep-konsep yang sederhana, menuju konsep yang lebih sulit. Menggunakan peraga benda-benda konkrit, kemudian menggunakan gambar- gambar pada tahap semi konkrit dan akhirnya ke simbol-simbol pada tahap abstrak.Â
- Pendekatan induktif
Tidak diawali dengan definisi tetapi langsung pada contoh-contoh nyata.
Contohnya : Pengenalan bangun-bangun ruang tidak dimulai dari definisi, tetapi dimulai dengan memperhatikan contoh-contoh dari bangun tersebut dan mengenal namanya. Menentukan sifat-sifat yang terdapat pada bangun ruang tersebut sehingga didapat pemahaman konsep bangun-bangun ruang itu
Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar (UU Nomor 20 Tahun 2003). Sedangkan pembelajaran matematika adalah proses interaksi antara guru dan siswa yang melibatkan pengembangan pola berfikir dan mengolah logika pada suatu lingkungan belajar yang sengaja diciptakan oleh guru dengan berbagai metode agar program belajar matematika tumbuh dan berkembang secara optimal dan siswa dapat melakukan kegiatan belajar secara efektif dan efisien.
Berdasarkan video mengenai pembelajaran yang bermakna
Ada beberapa prinsip yang dapat digunakan atau dilakukan oleh seorang guru dalam pembelajaran didalam kelas berdasarkan pengalaman:
Prinsip 1: Pembelajaran dimulai dengan  adanya pengetahuan yang sudah ada sebelumnya dan  pengalaman dari pengajar
Prinsip 2: Belajar adalah proses siklis
Prinsip 3: Belajar adalah tentang mengubah pengalaman.
Prinsip 4: Belajar adalah tentang membangun hubungan-hubungan skema kognitive
Prinsip 5: Mengajar adalah tentang menciptakan pengalaman pembelajaran yang bermakna.
Pembelajaran yang bermakna apabila diberikan kepada siswa akan memiliki kebermanfaatan bagi siswa itu, salah satu manfaatnya adalah siswa mampu membangun pengetahuannya sendiri sehingga pengetahuan yang didapat siswa lebih melekat dalam fikiran, selain itu siswa dapat mengetahui mengenai konsep pembelajaran yang berhubungan dengan kehidupannya sehari-hari.
                                                                                                                                                                               Â
Â