kelompok 2

kelompok 2

by ROSITA PANGESTI 16808141055 -
Number of replies: 3

nama kelompok :

Rosita Pangesti

Erlianti Indah Budiarti

Yuliana Tri Pamungkas

Purwanti

Ahmad Nur Hidayat

 

BUMDes merupakan program Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia (Kemendesa). BUMDes tergabung dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Kemendesa memiliki target jumlah BUMDes tahun 2014-2019 yakni sebanyak 5000 unit, tetapi ternyata hingga tahun 2018 ini sudah terbentuk 35.000 unit. Sekretaris Jenderal Kemendesa dalam kedesa.id mengatakan bahwa “Meskipun jumlah BUMDes saat ini sudah tinggi, namun tidak semua dari mereka mengerti bagaimana cara mengelola BUMDes dengan baik, hanya sebagian dari mereka yang telah dapat mencapai omset tinggi”.Karena pentingnya peran badan usaha milik desa guna pembangunan sumber keuangan desa maka kami melakukan penelitian pada UED-SP terbaik di Pulau Jawa yakni UED-SP Sedya Makmur. UED-SP Sediya Makmur berdiri pada 10 september 1988 dengan modal awal sebesar 1.000.000.UED-SP Sediya Makmur memiliki omset/tahun sebesar Rp 8,7 Miliar dengan total aset pada tahun 2018 sebesar Rp 12 Miliar. Saat ini, jumlah nasabah peminjam UED Sedya Makmur telah mencapai 1.900 orang, yang 10%-15% dari peminjam dana merupakan pemilik UMKM warung, sembako, dan kelontong.

In reply to ROSITA PANGESTI 16808141055

Re: kelompok 2

by MUHAMMAD HARIR MA`RUF 16808141030 -

bagaimanakah kriteria BUMDES itu sukses/ berhasil, dan bagaimana ukuran BUMDES itu berhenti atau fakum?

 

In reply to MUHAMMAD HARIR MA`RUF 16808141030

Re: kelompok 2

by ERLIANTI INDAH BUDIATI 16808141056 -

bumdes adalah badan usaha milik desa jadi sebuah bumdes bergerak dalam bidang mereka masing masing, setiap bumdes memiliki visi dan tujuan mereka masing masing sesuai dengan perusahaan pada umumnya, dalam kasus ini ued sp sedya makmur memiliki visi untuk memberantas rentenir jadi bumdes ini akan dikatakan sukses ketika mereka mampu benar benar menghilangkan peran rentenir di desa itu, selain itu mereka memiliki target terbesar yakni menjadikan seluruh warga desa sebagai nasabah mereka.