nama kelompok :
Rosita Pangesti
Erlianti Indah Budiarti
Yuliana Tri Pamungkas
Purwanti
Ahmad Nur Hidayat
BUMDes merupakan program Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia (Kemendesa). BUMDes tergabung dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Kemendesa memiliki target jumlah BUMDes tahun 2014-2019 yakni sebanyak 5000 unit, tetapi ternyata hingga tahun 2018 ini sudah terbentuk 35.000 unit. Sekretaris Jenderal Kemendesa dalam kedesa.id mengatakan bahwa “Meskipun jumlah BUMDes saat ini sudah tinggi, namun tidak semua dari mereka mengerti bagaimana cara mengelola BUMDes dengan baik, hanya sebagian dari mereka yang telah dapat mencapai omset tinggi”.Karena pentingnya peran badan usaha milik desa guna pembangunan sumber keuangan desa maka kami melakukan penelitian pada UED-SP terbaik di Pulau Jawa yakni UED-SP Sedya Makmur. UED-SP Sediya Makmur berdiri pada 10 september 1988 dengan modal awal sebesar 1.000.000.UED-SP Sediya Makmur memiliki omset/tahun sebesar Rp 8,7 Miliar dengan total aset pada tahun 2018 sebesar Rp 12 Miliar. Saat ini, jumlah nasabah peminjam UED Sedya Makmur telah mencapai 1.900 orang, yang 10%-15% dari peminjam dana merupakan pemilik UMKM warung, sembako, dan kelontong.