Section outline
-
-
Apakah terdapat kendala selama pengerjaan tugas Analisis Zerosicks Alat Berat?
Komentar sebagai absensi pada mata kuliah K3LH Senin 16 Maret 2019
-
-
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) mempunyai tujuan untuk memperkecil, menghilangkan potensi bahaya atau resiko kerja yang mengakibatkan kesakitan, kecelakaan dan kerugian yang mungkin terjadi. Salah satu panduan untuk meyusun program kebijakan atau pendidikan terkait kesehatan dan keselamatan kerja adalah ZEROSICKS.
-
-
-
-
Hazard (potensi bahaya) merupakan sifat-sifat intrinsik dari suatu zat, peralatan atau proses kerja yang dapat menyebabkan kerusakan atau membahayakan sekitarnya. Potensi bahaya tersebut akan tetap menjadi bahaya tanpa menimbulkan dampak atau berkembang menjadi kecelakaan (accident) apabila tidak ada kontak (exposure) dengan manusia. Proses kontak antara potensi bahaya dengan manusia dapat terjadi melalui beberapa cara, yaitu: manusia yang menghapiri potensi bahaya, potensi bahaya yang menghampiri manusia melalui proses alamiah, dan manusia dan potensi bahaya saling menghampiri. Berdasarkan sumbernya, hazard dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu: Occupational Health Hazard (OHH) dan Occupational Safety Hazard (OSH).
-
Berikut video jenis Hazard di dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja :
-
-
-
Environtment, mengenali kondisi lingkungan sekitar (alam, udara, air, tanah) yang menimbulkan nilai ambang batas (NAB).
-
Berikut contoh analisis lingkungan terkait K3 yang ada pada sebuah kantor :
-
-
-
Risk, mengenali resiko kerja yang dapat menimbulkan penyakit akibat kerja (PAK) dan kecelakaan akibat kerja (KAK), serta MSDS (material safety data sheet). Bahaya yang mempunyai potensi dan kemungkinan menimbulkan dampak / kerugian, baik dampak kesehatan maupun yang lainnya biasanya dihubungkan dengan resiko (risk). Berdasatkan pemahaman tersebut, maka resiko dapat diartikan sebagai kemungkinan terjadinya suatu dampak / konsekuensi.
-
Berikut penjelasan dan teknis dalam risk assessment :
-
-
-
Observation / Opportunity / Occupational, mengamati tingkat resiko bahaya, yang berdampaknya terhadap lingkungan, mesin peralatan maupun manusia pekerja dengan menggunakan analisa 5W + 1H (what, where, when, who, why, how).
-
Lakukanlah observasi berdasarkan video berikut :
-
-
-
Solution, mencari alternatif solusi SMART (specifics, measruable, action, realistic, time) yang akan dilakukan setelah melakukan observasi.
-
Berikut video penggunaan APD yang menjadi salah satu solusi dalam menanggulangi kecelakaan kerja :
-
-
-
Implementasi, menerapkan secara KISSS (koordinasi, integrasi, sinkron, sinergi, simpel).
-
Berikut video Implementasi Zerosicks di Lab Otomasi :
-
-
-
Culture / Climate / Control, melakukan pembudayaan K3 di lingkungan kerja, kemudian dilakukan kontrol, monitoring dan evaluasi secara berkala.
Berawal dari laporan International Atomic Energy Authority (IAEA) tahun 1991 tentang kecelakaan yang terjadi di Chernobyl yang memperkenalkan budaya keselamatan, perhatian akan budaya keselamatan suatu organisasi mulai dilirik sebagai salah satu penyebab terjadinya major accident. Usaha untuk menurunkan tingkat kecelakaan dimulai dari usaha untuk memperbaiki dan meningkatkan teknologi (engineering, equipment, safety, compliance) dan sistem (integrating HSE, certification, competence, risk assessment), tetapi teknologi dan sistem ini tidak dapat menurunkan tingkat kecelakaan sampai tingkat yang diinginkan.
-
Berikut video upaya pembudayaan K3 di lingkungan FT UNY agar civitas akademika di FT UNY berkarakter K3.
-
-
-
Knowledge / Knowhow, melakukan pengembangan untuk penelitian dan diklat sebagai tindakan lebih lanjut.
-
-
-
Standarisasi, merupakan aturan perundangan yang mengatur tentang K3, seperti UU K3, keputusan menteri, ISO, NIOSH, OHSAS, dsb.
-