Praktikum Konseling Individual Lanjut_Genap 2026
Bimbingan dan Konseling (S2)

Mata kuliah ini mengajarkan mahasiswa pentingnya dan posisi bimbingan dan konseling dalam pendidikan; pengertian dan tujuan bimbingan dan konseling; asas
dan prinsip bimbingan dan konseling; komponen layanan dan bidang layanan; sifat, fungsi, strategi dan mekanisme layanan bimbingan dan konseling;
penyelenggaraan dan hubungan kerja antara guru BK, tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan; wadah profesi bimbingan dan konseling, kode etik bimbingan
dan konseling, keterampilan dasar komunikasi dalam konseling; dan pendekatan konseling dalam bimbingan dan konseling.

2025_Feb_Supervisi Klinis dalam Bimbingan dan Konseling
Bimbingan dan Konseling (S2)

Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan kompetensi supervisi klinis profesional yang berlandaskan etika, teori supervisi, dan prinsip pengembangan kualitas layanan konseling. Berpijak pada nilai kemanusiaan, refleksi kritis, dan perkembangan personal-profesional konselor, mahasiswa dilatih memahami relasi kuasa, dinamika sosial-profesional, serta keadilan dalam proses supervisi. Perkuliahan mengintegrasikan fondasi epistemologis dan keterampilan praktis dalam pelaksanaan supervisi konseling yang efektif, berbasis pendekatan teoritis seperti Fundamentals of Clinical Supervision, The Reflective Practitioner, dan Clinical Supervision: An Integrative Developmental Approach. Kegiatan pembelajaran meliputi eksplorasi teori (minggu 1–5), UTS (minggu 6), studi lapangan eksplorasi model supervisi klinis di luar kampus (minggu 7–11), serta penyajian hasil studi lapangan dan perancangan strategi pengembangan model supervisi (minggu 12–16). Proses belajar difasilitasi melalui simulasi supervisi, peer-supervision, studi kasus video, diskusi etik, dan refleksi profesional. Penilaian mencakup kehadiran, partisipasi aktif, UTS, laporan progres studi lapangan, dan UAS berupa paper strategi pengembangan model supervisi klinis untuk praktikum mikro konseling, konseling individu, atau konseling kelompok.

RPL_Konsultasi Professional Kesehatan Mental_Gassal_2025
Bimbingan dan Konseling (S2)

Mata kuliah ini bertujuan membekali mahasiswa dengan konsep, prinsip, dan keterampilan konsultasi profesional dalam berbagai setting layanan bimbingan dan konseling. Secara filosofis, mata kuliah ini menempatkan konsultasi sebagai sarana memberdayakan individu, kelompok, keluarga, organisasi, maupun sistem secara etis dan reflektif. Mahasiswa diajak memahami bagaimana konsultasi menjadi media advokasi, mediasi, dan intervensi dalam menghadapi dinamika sosial-komunal yang kompleks, termasuk isu ketimpangan layanan, konflik institusional, serta ketidakadilan akses psikososial. Mata kuliah ini memperkuat kapasitas mahasiswa dalam membangun hubungan profesional yang sehat, empatik, dan efektif, sekaligus mengelola dinamika interpersonal dan tekanan emosional dalam proses konsultasi. Mahasiswa dilatih untuk berpikir sistemik dan kontekstual dalam merancang strategi konsultasi, baik pada level individu, kelompok, organisasi, maupun komunitas. Lulusan diharapkan mampu menjadi konsultan profesional yang inovatif, adaptif, dan mampu mengambil keputusan strategis berbasis data dan etika profesi dalam berbagai situasi layanan konseling. Pembelajaran dilakukan melalui studi kasus konsultasi, simulasi proses konsultasi profesional, diskusi problem-based learning, dan seminar kasus. Penilaian terdiri dari proyek desain layanan konsultasi, laporan praktik konsultasi, jurnal refleksi etika, dan seminar hasil kasus.

Assesment Bimbingan dan Konseling
Bimbingan dan Konseling (S2)

Assesment dalam Bimbingan dan Konseling membelajarkan mahasiswa Β agar mampu memahami kajian tentang asesmen dalam bimbingan dan konseling (BK), meliputi: konsep dasar asesmen dalam BK, proses asesmen, kode etik, dasar hukum dan profesionalitas, konsep pengukuran, asesmen awal dalam BK, asesmen inteligensi, tes kemampuan (bakat dan prestasi), asesmen perencanaan karir, pengukuran minat, asesmen kepribadian, asesmen hubungan interpersonal, dan pengkomunikasian terhadap hasil asesmen.