Enrolment options
Mata kuliah ini bertujuan membekali mahasiswa dengan konsep, prinsip, dan keterampilan konsultasi profesional dalam berbagai setting layanan bimbingan dan konseling. Secara filosofis, mata kuliah ini menempatkan konsultasi sebagai sarana memberdayakan individu, kelompok, keluarga, organisasi, maupun sistem secara etis dan reflektif. Mahasiswa diajak memahami bagaimana konsultasi menjadi media advokasi, mediasi, dan intervensi dalam menghadapi dinamika sosial-komunal yang kompleks, termasuk isu ketimpangan layanan, konflik institusional, serta ketidakadilan akses psikososial. Mata kuliah ini memperkuat kapasitas mahasiswa dalam membangun hubungan profesional yang sehat, empatik, dan efektif, sekaligus mengelola dinamika interpersonal dan tekanan emosional dalam proses konsultasi. Mahasiswa dilatih untuk berpikir sistemik dan kontekstual dalam merancang strategi konsultasi, baik pada level individu, kelompok, organisasi, maupun komunitas. Lulusan diharapkan mampu menjadi konsultan profesional yang inovatif, adaptif, dan mampu mengambil keputusan strategis berbasis data dan etika profesi dalam berbagai situasi layanan konseling. Pembelajaran dilakukan melalui studi kasus konsultasi, simulasi proses konsultasi profesional, diskusi problem-based learning, dan seminar kasus. Penilaian terdiri dari proyek desain layanan konsultasi, laporan praktik konsultasi, jurnal refleksi etika, dan seminar hasil kasus.