Keragaman dapat terjadi dalam berbagai bentuk, termasuk perbedaan ras, identitas etnis, usia, jenis kelamin, tingkat sosial ekonomi pendidikan, dan orientasi seksual. Istilah 'diversity management' mengacu pada komitmen sistematis dan terencana dari organisasi untuk merekrut dan mempertahankan karyawan dengan beragam latar belakang dan skill. apabila kita kaitkan dengan revolusi industri 4.0, maka diversity yang tepat untuk diangkat adalah perbedaan skill dari karyawan. Hal ini karena saya belum menemukan, atau mungkin belum ada yang memulai, literasi keterkaitan antara revolusi industri 4.0 dengan cultural diversity.Â
Keragaman, dikombinasikan dengan pemahaman tentang kekuatan dan kelemahan individu, dan hubungan kerja yang didasarkan pada kepekaan dan kepercayaan, telah terbukti meningkatkan kreativitas dan kemampuan memecahkan masalah (Hennessey & Amabile, 1998).
Dengan adanya revolusi industri ke empat, manajer ditantang untuk menekankan kembali manajemen perbedaan tidak hanya dari segi kultural, latar belakang, atau sosial, namun bagaimana menentukan kombinasi kemampuan yang terbaik dari berbagai kemampauan yang dimiliki karyawan. Revolusi industri mengoptimalkan nilai efisiensi produksi dengan teknologi robotik sehingga harus diimbangi dengan efisiensi skill dari karyawan yang diterjunkan.Â
Ketika memilih individu untuk bergabung dengan tim, akan sangat membantu manajer apabila ia tidak hanya mempertimbangkan kompetensi fungsional, tetapi juga preferensi yang dimiliki orang untuk berbagai jenis pekerjaan dan berbagai jenis konteks pekerjaan. Cara-cara di mana individu suka bekerja, dan aktivitas dalam peran pekerjaan mereka yang memberi mereka kepuasan terbesar, akan membentuk cara mereka memilih untuk melepaskan tanggung jawab mereka, bekerja secara individu atau dalam tim.