Kelompok 1

Kelompok 1

by YULIANA TRI PAMUNGKAS 16808141063 -
Number of replies: 4

Nama Kelompok:

Rosita Pangesti                     (16808141055)

Erlianti Indah Budiati             (16808141056)

Yuliana Tri Pamungkas           (16808141063)

Purwanti                               (16808141065)

 

UBER, Inc.

Uber didirikan pada Maret 2009 oleh Travis Kalanick dan Garrett Camp. Uber adalah perusahaan rintisan dan perusahaan jaringan transportasi asal San Francisco, California, yang menciptakan aplikasi penyedia transportasi yang menghubungkan penumpang dengan sopir kendaraan sewaan serta layanan tumpangan.

Dalam pengelolaan SDM di UBER, Inc. tedapat beberapa isu yang menyebabkan citra UBER menjadi buruk, bahkan menyebabkan Travis mengundurkan diri dari posisi CEO. Isu-isu tersebut diantaranya, pelecehan seksual, diskriminasi, perusahaan lebih melindungi pegawai dengan posisi yang lebih tinggi, politik kantor yang tidak sehat, kekacauan organisasi, penilaian performa kinerja yang berubah, dan ancaman pemutusan hubungan kerja.

Menurut kami solusi yang dapat diterapkan antara lain: Control dari perusahaan induk di perkuat, pembaharuan tatanan regulasi peraturan yang ada, transparanisasi regulasi peraturan, perbaikan kualitas SDM, dan perombakan budaya kerja yang ada.

In reply to YULIANA TRI PAMUNGKAS 16808141063

Re: Kelompok 1

by setyabudi indartono -

Rosita Pangesti  

Apa maksud dari pernyataan dalam makalah anda ini: Berbeda dari perusahaan lainnya, Divisi HRD di UBER tidak menerapkan strategi untuk menciptakan lingkungan yang aman dan menyenangkan untuk seluruh karywan.

Mengapa Uber memberlakukan strategi ini?

In reply to setyabudi indartono

Re: Kelompok 1

by ROSITA PANGESTI 16808141055 -

Terimakasih Pak Tya atas pertanyaan yang diberikan. disini saya akan mencoba menjawab pertanyaan dari Pak Tya.

menurut saya kenapa UBER menerapkan strategi tersebut mereka lebih ke efektivitas perusahaan dalam menjalankan bisnisnya. sehingga mereka tidak begitu mengutamakan keamanan dan kenyamanan karyawan mereka. Seperti contohnya mereka memberikan jaket kepada karyawan perempuan mereka yang jaket tersebut sama dengan jaket karyawan laki-laki. selain efektivitas perusahaan, perusahaan UBER juga lebih mementingkan memecahkan masalah yang ada bukan menghindari konflik dengan menciptakan lingkungan yang aman dan menyenangkan bagi karyawan. sebagai contoh mereka menampung segala pengaduan yang terjadi dalam perusahaan.

In reply to YULIANA TRI PAMUNGKAS 16808141063

Re: Kelompok 1

by setyabudi indartono -

Erlianti Indah Budiati

Jelaskan mengapa terjadi diskriminasi di UBER?

apa latarbelakangnya dan efek yang terjadi?

In reply to setyabudi indartono

Re: Kelompok 1

by ERLIANTI INDAH BUDIATI 16808141056 -

sebuah permasalahan diskriminasi di uber terjadi akibat ketidak sempurnaan peran HRM . telah kami cantumkan di atas bahwasanya divisi HRD di UBER tidak menerapkan strategi untuk menciptakan lingkungan yang aman dan menyenangkan untuk seluruh karywan. Mereka cenderung membiarkan lingkungan kerja mereka, dan ketika terjadi permasalahan dan pengaduan kepada mereka, mereka akan mencari solusi untuk memecahkan masalah tersebut. kontrol yang buruk terhadap penciptaan lingkungan yang aman bagi seluruh karyawan dan memilih hanya menyelesaikan setiap mmasalah yang ada tanpa mencegahnya membuat banyak permasalahan SDM muncul di dalam UBER salah satunya adalah diskriminasi.