• Pre-Activity Massage (Sebelum Bertanding)
 langkah - langkah :Â
1. Gunakan teknik Effleurage (gosokan ringan) dan Petrissage (remasan lembut) pada otot-otot utama, terutama bahu, punggung, dan tungkai.
2. Lakukan gerakan dengan arah centripetal (menuju jantung) untuk memperlancar aliran darah vena.
Tujuan dari langkah tersebut yaitu Menenangkan atlet yang mengalami ketegangan psikis (start koorts), Melenturkan otot agar tidak kaku, sekaligus mempersiapkan tubuh untuk aktivitas fisik, dan Memberikan sugesti positif melalui sentuhan yang menenangkan.
• Inter-Activity Massage (Saat Istirahat di Pertandingan)
Langkah - langkah :Â
1. Fokus pada otot yang terasa kaku akibat akumulasi sisa pembakaran.
2. Gunakan teknik Friction (gosokan kuat melingkar) dan Rolling untuk meningkatkan elastisitas otot.
Tujuan dari penanganan tersebut yaitu Mengurangi rasa kaku dan nyeri otot dan Memperbaiki elastisitas jaringan sehingga atlet siap melanjutkan pertandingan.
• Post-Activity Massage (Sesudah Pertandingan)
Langkah - langkah :Â
1. Gunakan teknik Effleurage ringan dan Shaking (goncangan lembut).
2. Durasi lebih singkat agar tidak menambah kelelahan, terutama pada olahraga endurance seperti lari marathon.
Tujuan dari penangan pasca pertandingan yaitu untuk Mengurangi timbunan sisa metabolisme (asam laktat) dan Mempercepat pemulihan otot dan mengembalikan kesegaran tubuh.